Pengertian Konektor BNC

Pengertian Konektor BNC: Fungsi, Jenis dan Cara Pasang

Posted on

Finoo.id – Pengertian Konektor BNC: Fungsi, Jenis dan Cara Pasang. Apakah kalian pernah mendengar tentang konektor BNC? Konektor BNC adalah alat yang berfungsi untuk menghubungkan perangkat elektronik satu dengan yang lainnya, sama seperti konektor pada umumnya.

Konektor BNC sering digunakan dalam proses instalasi jaringan kabel koaksial. Contohnya, konektor ini digunakan untuk menghubungkan CCTV dengan perangkat perekam, sehingga rekaman dapat ditampilkan pada layar monitor.

Selain membahas secara umum, artikel ini juga akan menjelaskan dengan lebih detail mengenai kabel BNC. Pengertian, fungsi, dan jenis-jenisnya akan diulas secara lengkap dalam artikel ini.

Pengertian Konektor BNC

Dalam dunia elektronika, konektor berperan sebagai media penghubung antara perangkat satu dengan perangkat lainnya. Di pasaran, terdapat banyak tipe dan jenis konektor dengan berbagai fungsi dan aplikasi. Salah satu tipe yang akan kita bahas adalah konektor BNC.

Konektor BNC merupakan kependekan dari Bayonet Neill Concelman. Tipe konektor ini termasuk dalam kategori RF. Dilihat dari bentuknya, konektor BNC memiliki penampilan fisik yang menyerupai tabung. Bagian luar konektor dilengkapi dengan cincin pemutar yang berfungsi sebagai pengunci.

Cincin pemutar ini memberikan kekuatan tambahan pada sambungan konektor, dan juga mencegah putusnya sambungan akibat tarikan yang dapat membuat konektor menjadi longgar.

Konektor BNC umumnya digunakan dalam jaringan kabel koaksial. Kabel koaksial adalah jenis kabel yang memiliki dua konduktor dan terdiri dari empat lapisan, yaitu dua lapisan konduktor dan dua lapisan isolator.

Pada jenis kabel ini, terdapat dua jenis konduktor. Konduktor pertama terletak di bagian tengah atau inti kabel, sedangkan konduktor kedua melingkar di sekitar isolator bagian dalam.

Baca Juga :   √ Fungsi Magnetic Switch dan Cara Kerjanya Pada Motor Starter

Kabel koaksial sering digunakan dalam instalasi sistem CCTV. Fungsinya adalah menghubungkan CCTV dengan kamera pengawas. Konektor BNC dalam kabel koaksial berperan sebagai penghubung antara kabel penghantar utama dan perangkat CCTV lainnya.

Selain digunakan dalam CCTV, konektor BNC juga sering digunakan pada berbagai jenis perangkat elektronik, terutama perangkat audio visual seperti radio, televisi, komputer, dan sebagainya.

Fungsi Konektor BNC

Konektor BNC, atau juga dikenal sebagai konektor Bayonet Neill-Concelman, memang sering digunakan sebagai konektor audio video. Namun, fungsi konektor BNC tidak terbatas hanya pada audio dan video saja. Berikut adalah beberapa fungsi konektor BNC:

  1. Media Penghubung: Konektor BNC digunakan sebagai media penghubung antara satu kabel dengan kabel lainnya. Dengan menggunakan konektor ini, kabel-kabel dapat terhubung secara fisik dan mengirimkan sinyal dengan baik.
  2. Stabilitas Sinyal: Konektor BNC berfungsi untuk menjaga kestabilan sinyal dari pengirim menuju media penerima. Koneksi yang kokoh dan aman pada konektor BNC membantu mencegah gangguan atau kehilangan sinyal selama proses transmisi.
  3. Koneksi Jaringan: Konektor BNC digunakan sebagai media yang menghubungkan antara kabel dengan jaringan. Konektor ini dapat digunakan dalam pengaturan jaringan lokal (LAN) atau jaringan yang lebih besar seperti jaringan komputer.
  4. Konektor Analog dan Digital: Konektor BNC berperan sebagai konektor untuk menghubungkan sinyal analog dan digital. Hal ini memungkinkan penggunaan konektor BNC pada berbagai perangkat seperti monitor, kamera, peralatan audio, dan perangkat lainnya yang memerlukan transmisi sinyal yang akurat.
  5. Koneksi dengan Kabel T: Konektor BNC dapat digunakan sebagai konektor untuk menghubungkan dengan kabel T. Kabel T adalah jenis kabel yang memiliki cabang tambahan untuk menghubungkan beberapa perangkat secara paralel.
  6. Penggunaan pada Kabel Antena: Konektor BNC digunakan pada amatir kabel antena dan aplikasi lainnya. Konektor ini umumnya digunakan untuk menghubungkan antena dengan perangkat penerima sinyal seperti televisi atau radio.
Baca Juga :   √ Apa itu Sensor Photoelectric? Jenis dan Prinsip Kerjanya

Jenis – Jenis Konektor BNC

Di pasaran, kita bisa menemukan berbagai jenis dan varian konektor BNC yang berbeda. Perbedaan ini tergantung pada berbagai kriteria, termasuk fungsi dan aplikasinya. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang setiap jenis konektor BNC yang tersedia:

1. BNC RG59 Cimpring

Konektor BNC RG59 Cimpring adalah jenis konektor yang dirancang khusus untuk digunakan dengan kabel CCTV tipe RG59. Konektor ini umumnya digunakan dalam instalasi jaringan kabel CCTV.

Fungsinya adalah sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat-perangkat CCTV lainnya, seperti monitor, kamera, dan DVR.

2. BNC RG6 Cimpring

Selanjutnya, terdapat juga tipe konektor BNC RG6 Cimpring. Mirip dengan tipe sebelumnya, konektor BNC ini juga digunakan dalam instalasi CCTV.

3. BNC Drat

Jenis konektor ini juga umum digunakan dalam instalasi CCTV untuk menghubungkan kabel koaksial dengan perangkat CCTV.

Untuk memasang konektor BNC dengan ulir, tidak diperlukan alat khusus. Cukup dengan memasukkan konektor ke dalam kabel, lalu memutar cincin pada bagian luar konektor untuk mengunci secara manual.

4. BNC RCA

Konektor BNC RCA adalah jenis konektor yang digunakan untuk mengubah konektor BNC menjadi RCA. Konektor ini sering digunakan dalam penghubung antara kabel yang keluar dari monitor dan televisi.

5. BNC ke BNC

Konektor tipe ini digunakan untuk menghubungkan konektor BNC RG6 dengan perangkat berbasis video seperti monitor, televisi, atau DVR.

Cara Pemasangan Kabel Coaxial pada Konektor BNC

Konektor BNC memiliki dua versi, yaitu versi 50 ohm dan 75 ohm. Konektor ini sering digunakan dalam instalasi yang menggunakan kabel koaksial.

Untuk dapat digunakan, konektor BNC perlu dipasang dengan cara di-crimping agar dapat terhubung dengan baik.

Baca Juga :   √ Pengertian Konektor: Jenis, Fungsi dan Tipe Kabelnya Lengkap

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menyambungkan kabel koaksial dengan konektor BNC:

  1. Kupas ujung kabel koaksial secara perlahan.
  2. Lanjutkan untuk mengupas selongsong kabel hingga kawat tembaga di dalamnya terlihat.
  3. Tekuk serabut kawat tembaga ke arah belakang.
  4. Pasang konektor BNC dan putar dengan gerakan searah jarum jam.
  5. Terakhir, kencangkan konektor dengan memutar pengunci.
  6. Konektor BNC siap digunakan.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, kalian dapat menyambungkan kabel koaksial dengan konektor BNC secara efektif.

Baca Juga :

Penutup

Secara keseluruhan, kita telah mempelajari tentang pengertian konektor BNC, alat penting dalam dunia elektronik dan telekomunikasi.

Konektor ini, dengan desainnya yang unik dan kegunaan yang spesifik, telah memainkan peran penting dalam memfasilitasi transmisi sinyal video dan data yang efisien dan berkualitas.

Meski terlihat sederhana, konektor BNC memiliki kecanggihan dalam menghadirkan hasil yang maksimal. Tanpa keberadaan konektor BNC, pengalaman kita dalam memanfaatkan teknologi mungkin tidak akan sebaik yang kita nikmati saat ini.

Teruslah mengeksplorasi dan belajar tentang berbagai komponen elektronik lainnya. Sebab, setiap detil dalam dunia teknologi memiliki cerita dan peran pentingnya masing-masing.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang Pengertian Konektor BNC: Fungsi, Jenis dan Cara Pasang. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *