Biaya Atap Baja Ringan Rumah

√ Biaya Atap Baja Ringan Rumah Type 45 Material dan Pekerjanya

Posted on

Finoo.id – √ Biaya Atap Baja Ringan Rumah Type 45 Material dan Pekerjanya. Dari berbagai jenis rumah tinggal, model rumah tipe 45 seringkali menjadi pilihan yang populer di antara banyak orang. Pilihan ini bukan tanpa alasan, karena rumah tipe 45 menawarkan opsi hunian yang terjangkau, baik untuk keluarga kecil maupun pasangan muda.

Baru-baru ini, beberapa individu telah memilih untuk membangun rumah tipe 45 dengan konsep minimalis modern menggunakan atap baja ringan. Penggunaan atap baja ringan dianggap lebih hkalianl dan menguntungkan dari berbagai aspek jika dibandingkan dengan menggunakan rangka atap kayu.

Namun, pembangunan rumah tipe 45 dengan atap baja ringan ini perlu direncanakan dengan matang, terutama dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan atap baja ringan. Dengan melakukan perhitungan yang teliti, kalian dapat menghindari kemungkinan pembengkakan biaya atau kelebihan pengeluaran.

Sebenarnya, perhitungan biaya untuk membangun atap baja ringan pada rumah tipe 45 cukup sederhana, asalkan kalian mengetahui prosedurnya. Dalam ulasan ini, kami akan menjelaskan cara menghitung biaya atap baja ringan untuk rumah tipe 45, termasuk kebutuhan material dan biaya tenaga kerja.

Keunggulan dan Kelemahan Atap Baja Ringan

Walaupun baja ringan memiliki berbagai keunggulan jika dibandingkan dengan jenis atap lainnya, bukan berarti material tersebut tidak memiliki kekurangan sama sekali. Oleh karena itu, sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai biaya atap baja ringan untuk rumah tipe 45, berikut adalah beberapa kelebihan dan kelemahan dari baja ringan.

Keunggulan:

  1. Bahan Lebih Kuat serta Tahan Lama: Baja ringan dikenal memiliki kekuatan yang tinggi dan daya tahan yang lama, membuatnya menjadi pilihan yang kokoh dan awet untuk konstruksi atap.
  2. Bebas Rayap dan Korosi: Baja ringan tidak rentan terhadap serangan rayap atau korosi, menjadikannya pilihan yang lebih tahan terhadap kerusakan organik maupun oksidasi.
  3. Mudah Dipasang: Proses pemasangan atap baja ringan relatif lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan jenis atap lainnya, memungkinkan penyelesaian proyek pembangunan lebih efisien.
  4. Memiliki Bobot Lebih Ringan: Bobot ringan baja membuatnya lebih mudah diangkut dan dipasang, mengurangi tekanan struktural pada bangunan.
  5. Aman dari Bahaya Kebakaran: Baja ringan tidak mudah terbakar, memberikan tingkat keamanan yang tinggi terhadap risiko kebakaran pada rumah.
  6. Ketahanan Baik terhadap Cuaca: Material baja ringan memiliki daya tahan yang baik terhadap perubahan cuaca ekstrem, seperti hujan, panas, atau dingin.
  7. Sifat Lentur: Baja ringan memiliki sifat lentur yang memungkinkan penggunaan dalam desain atap yang lebih kreatif dan inovatif.
  8. Ramah Lingkungan: Kemampuan daur ulang baja ringan membuatnya menjadi pilihan ramah lingkungan, mengurangi dampak lingkungan dari limbah konstruksi.
Baca Juga :   Cara Membuat Septic Tank Buis Beton Paling Tepat dan Sesuai

Kelemahan:

  1. Kurang Fleksibel untuk Profil Rumah Tertentu: Baja ringan mungkin kurang cocok untuk beberapa profil rumah tertentu yang membutuhkan bentuk atau desain khusus.
  2. Mudah Terbawa Angin: Karena bobotnya yang ringan, atap baja ringan bisa mudah terbawa angin dalam kondisi cuaca yang ekstrem.
  3. Mampu Mengurangi Nilai Estetika Rumah Tipe 45: Penggunaan baja ringan dapat mempengaruhi nilai estetika rumah tertentu, terutama bagi mereka yang mengutamakan tampilan arsitektur tradisional.
  4. Dapat Berakibat Fatal apabila Salah Perhitungan: Kesalahan perhitungan dalam pembangunan atap baja ringan bisa berakibat fatal terhadap kestabilan dan keamanan struktur bangunan.
  5. Rentan Terkena Hempasan Angin Kencang: Karena ringan, atap baja ringan dapat lebih rentan terkena hempasan angin kencang, yang dapat menyebabkan kerusakan pada struktur atap.

Luas Rumah Type 45

Saat akan mengestimasi biaya pembangunan atap baja ringan untuk rumah tipe 45, tentu penting untuk mengetahui terlebih dahulu ukuran atau luas stkalianrnya. Sesuai dengan namanya, rumah tipe 45 merupakan sebuah hunian yang memiliki volume atau luas bangunan sekitar 45 meter persegi.

Dimensi luas bangunan rumah tipe 45 yang umum dijumpai di Indonesia biasanya adalah 6 m x 7.5 m dan 8 m x 5.6 m. Sementara itu, luas tanah atau lahan yang digunakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pemilik rumah.

Biaya Atap Baja Ringan Rumah Type 45

Secara keseluruhan, prosedur menghitung anggaran biaya untuk atap baja ringan rumah tipe 45 tidak akan memiliki perbedaan signifikan dengan perhitungan BIAYA ATAP BAJA RINGAN RUMAH TYPE 36. Sebabnya, langkah pertama yang tetap diperlukan adalah menentukan luas atau volume atap baja ringan untuk rumah tipe 45.

Penting diingat bahwa dalam perhitungan pembangunan atap baja ringan rumah tipe 45, perhatian tidak hanya tertuju pada kebutuhan bahan material saja, melainkan juga pada biaya tenaga kerja untuk proses konstruksinya. Tanpa menunggu lebih lama, mari kita langsung perhatikan dengan seksama perhitungan biaya untuk atap baja ringan rumah tipe 45 di bawah ini.

Volume Atap Baja Ringan

Langkah awal adalah mencari tahu luas atau volume total atap baja ringan pada rumah tipe 45. Sebagai contoh, jika kalian berencana memasang atap baja ringan model pelana pada rumah tipe 45 dengan ukuran 6 m x 7.5 m, overstek 1.5 meter, dan tingkat kemiringan 10 derajat, maka cara menghitung volume total atap rumahnya akan seperti berikut ini.

Diketahui :

  • Lebar rumah : 6 meter.
  • Panjang rumah : 7.5 meter.
  • Overstek : 1.5 meter.
  • Kemiringan atap : cos 10 derajat (0.984).

Perhitungan :

  • Volume atap baja ringan : ((Panjang + overstek) x (Lebar + overstek)) ÷ Cos (kemiringan atap)
  • Volume atap baja ringan : ((7.5 m + 1.5 m) x (6 m + 1.5 m) ÷ 0.984.
  • Volume atap baja ringan : (9 m x 7.5 m) ÷ 0.984.
  • Volume atap baja ringan : 67.5 m2 ÷ 0.984 = 68.59 m2 (dibulatkan menjadi 69 m2).

Jadi, total volume atap baja ringan rumah type 45 berukuran 6 m x 7.5 m yaitu sekitar 69 meter persegi.

Kebutuhan Atap Baja Ringan

Saat ingin mengetahui total dana yang dibutuhkan untuk membangun atap baja ringan pada rumah tipe 45, kalian juga perlu mengetahui total kebutuhan bahan materialnya. Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk menghitung kebutuhan material baja ringan pada atap rumah tipe 45, baik itu kaso maupun reng baja ringan.

Baca Juga :   √ Biaya Pembuatan Rumah Kayu Sederhana Terbaru: Bahan & Ongkos

Kaso Baja Ringan

  • Kebutuhan kaso : (Volume rangka atap x 4) ÷ 6.
  • Kebutuhan kaso : (69 m2 x 4) ÷ 6.
  • Kebutuhan kaso : 276 m2 ÷ 6 = 46 batang

Reng Baja Ringan

  • Kebutuhan reng : Jumlah kaso x 1.2.
  • Kebutuhan reng : 46 x 1.2 = 55.2 batang (dibulatkan menjadi 56 batang)

Kebutuhan total material baja ringan untuk memasang atap pada rumah tipe 45 berukuran 6 m x 7.5 m diperkirakan sekitar 46 batang kaso dan 56 batang reng.

Biaya Atap Baja Ringan

Langkah berikutnya adalah menghitung biaya untuk atap baja ringan pada rumah tipe 45, termasuk dalam hal pembelian bahan material dan ongkos pekerja bangunan. Misalnya, jika HARGA BAJA RINGAN saat ini adalah Rp 75.000 untuk kaso dengan ketebalan 0.70 mm dan Rp 40.000 untuk reng dengan ketebalan 0.45 mm, maka total estimasi anggaran pembelian atap baja ringan untuk rumah tipe 45 akan seperti berikut ini.

Pembelian Kaso Baja Ringan

  • Biaya : Kebutuhan kaso x Harga material per batang.
  • Biaya : 46 batang x Rp 75.000 = Rp 3.450.000.

Pembelian Reng Baja Ringan

  • Biaya : Kebutuhan reng x Harga material per batang.
  • Biaya : 56 batang x Rp 40.000 = Rp 2.240.000.

Langkah berikutnya adalah menghitung biaya pekerja borongan dalam pembangunan atap baja ringan pada rumah tipe 45. Disarankan untuk menggunakan pekerja sistem borongan karena biaya jasanya umumnya lebih ekonomis dibandingkan dengan pekerja sistem harian.

Sebagai ilustrasi, misalnya HARGA BORONGAN PEMASANGAN BAJA RINGAN saat ini adalah Rp 40.000 per meter persegi, maka perhitungannya akan seperti di bawah ini.

  • Ongkos pekerja : Volume atap baja ringan x Harga borongan.
  • Ongkos pekerja : 69 m2 x Rp 40.000 = Rp 2.760.000.

Berdasarkan perhitungan di atas, untuk pemasangan atap baja ringan pada rumah tipe 45 dengan ukuran 6 m x 7.5 m menggunakan pekerja borongan, diperkirakan biayanya sekitar Rp 8.450.000 (Rp 3.450.000 + Rp 2.240.000 + Rp 2.760.000). Biaya tersebut mencakup seluruh pengeluaran, mulai dari pembelian material hingga upah pekerja borongan untuk pemasangan.

Hal yang Mempengaruhi Harga Baja Ringan

Penggunaan baja ringan sebagai struktur rangka atap dapat melibatkan penggunaan bahan galvanis atau galvalum, yang pada akhirnya akan memengaruhi harga per meter persegi. Selain itu, penawaran garansi pemasangan dengan durasi tertentu juga dapat memengaruhi harga layanan secara keseluruhan.

Sebagai contoh, di kota Jakarta, beberapa penyedia jasa pemasangan baja ringan menawarkan garansi pemasangan selama 5 hingga 10 tahun, dengan kriteria layanan yang telah disepakati antara pemilik rumah dan penyedia jasa pada saat penkaliantanganan kontrak borongan sebelum pelaksanaan pemasangan rangka atap baja ringan.

Baja ringan dapat diperoleh melalui toko bangunan atau langsung dari pabrik produsen bahan bangunan untuk mendapatkan harga yang lebih ekonomis. Sebagian penyedia jasa borongan baja ringan biasanya menawarkan harga bahan per meter persegi atau paket yang mencakup harga tenaga kerja pemasangan baja ringan.

Untuk mendapatkan harga terbaik, disarankan untuk meminta daftar harga baja ringan dari beberapa kontraktor, lalu membandingkannya untuk mendapatkan penawaran yang paling ekonomis. Meskipun mencari harga baja ringan yang terjangkau adalah cara untuk menghemat biaya pembangunan rumah, perlu tetap berhati-hati agar tidak mengorbankan kualitas konstruksi atap. Keberhati-hatian ini penting agar konstruksi atap tetap kuat, tahan lama, dan ekonomis, serta memberikan rasa aman terhadap potensi kerusakan akibat struktur rangka atap yang tidak mampu menahan beban bangunan dengan baik.

Baca Juga :   √ Apa Itu Ukuran Sekrup Gypsum, Ciri Serta Jenisnya Paling Lengkap

Tips Memilih Atap Baja Ringan

Tentu, ingin menggunakan baja ringan sebagai atap rumah guys? Sebelumnya, pastikan kita memahami beberapa faktor penting yang harus diperhatikan dalam memilih baja ringan sebagai atap rumah.

1. Pilih Baja Ringan dengan Lapisan Anti Karat yang Optimal

Dalam memilih baja ringan sebagai atap rumah, pastikan untuk memilih yang dilengkapi dengan lapisan anti karat yang optimal. Lapisan ini sangat penting karena jika musuh bagi kayu adalah lapuk, maka musuh bagi baja ringan adalah karat. Semakin tebal lapisan anti karatnya, semakin baik pula perlindungan terhadap keawetan baja ringan tersebut.

2. Pilih Baja Ringan yang Menyertakan Garansi

Jangan lupa untuk memilih baja ringan yang dilengkapi dengan garansi, guys. Pastikan untuk menanyakan hal ini kepada penjual atap baja ringan. Kebanyakan toko menawarkan garansi penuh selama 1 tahun, yang dapat memberikan kepercayaan ekstra terhadap kualitas dan performa baja ringan yang kalian pilih.

3. Pilih Baja Ringan dengan Fitur Lengkap

Pilihlah baja ringan yang dilengkapi dengan fitur-fitur lengkap untuk mendukung kebutuhan konstruksi rumah kalian, guys. Baja ringan yang ideal sebaiknya dilengkapi dengan panduan untuk mendesain struktur baja ringan, paku self-drilling yang memudahkan proses pemasangan, dan sistem bracing atau pengaku yang meningkatkan kestabilan keseluruhan struktur.

Baca Juga :

Penutup

Dengan semakin meningkatnya popularitas penggunaan atap baja ringan untuk rumah tipe 45, pertimbangan mengenai biaya pembangunan menjadi semakin penting.

Mengetahui secara rinci biaya atap baja ringan untuk rumah tipe 45 merupakan langkah awal yang bijak sebelum memulai proyek pembangunan.

Dalam menghitung biaya, faktor seperti pemilihan material, pekerja borongan, dan keberlanjutan konstruksi menjadi kunci untuk merencanakan dengan bijak.

Dalam artikel ini, kita telah menjelajahi langkah-langkah penting untuk menghitung biaya atap baja ringan pada rumah tipe 45, serta beberapa tips dalam memilih material dan pekerja untuk memastikan proyek berjalan efisien dan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.

Dengan pemahaman yang baik tentang biaya atap baja ringan rumah tipe 45, diharapkan dapat membantu para pembangun untuk membuat keputusan yang tepat dan merencanakan proyek pembangunan rumah dengan lebih cerdas.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Biaya Atap Baja Ringan Rumah Type 45 Material dan Pekerjanya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *