Pengertian Jangka Kaki

Pengertian Jangka Kaki: Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakanya

Posted on

Finoo.idPengertian Jangka Kaki: Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakanya. Jangka kaki termasuk dalam kategori alat ukur tidak langsung karena jangka tidak memiliki skala ukur sendiri dan memerlukan alat ukur tambahan. Biasanya, orang mengenal jangka sebagai alat untuk menggambar lingkaran atau busur.

Namun, dalam dunia teknik, jangka memiliki fungsi sebagai alat ukur yang penting. Bagaimana cara menggunakan jangka sebagai alat ukur? Sebelum memakai jangka, operator harus mengetahui jenis-jenis jangka dan fungsinya.

Hal ini penting agar mereka dapat memilih jangka yang sesuai saat melakukan pengukuran dan tentu saja, memahami cara penggunaannya.

Pengertian Jangka Kaki

Jangka kaki adalah alat pengukur yang terdiri dari dua kaki, mur pengatur, dan pegas. Alat ini juga dikenal sebagai spring joint caliper. Jarak antara kedua kaki dapat diubah dengan mengatur mur pengaturnya. Karena alat ini tidak memiliki skala, diperlukan alat pengukur tambahan.

Biasanya, alat pengukur yang digunakan bersama jangka kaki adalah mikrometer atau jangka sorong. Alat-alat tersebut digunakan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang presisi.

Menggunakan jangka kaki untuk pengukuran bukanlah hal yang mudah. Operator harus cermat saat mengatur mur pengatur untuk mengubah jarak antara kedua kaki jangka.

Jenis Jenis Jangka Kaki

Terdapat beragam jenis jangka yang dapat ditemui dan digunakan secara luas. Jangka-jangka ini memiliki nilai yang sangat tinggi, terutama bagi operator pengukuran yang sangat terampil.

Ada empat jenis utama jangka kaki yang digunakan untuk mengukur diameter atau jari-jari suatu benda, yaitu:

1. Inside Caliper atau Jangka Kaki Dalam

Fungsi dari jenis yang pertama ini adalah untuk mendapatkan pengukuran diameter dan dimensi, khususnya pada bagian internal dari suatu objek. Selain itu, alat ini juga digunakan untuk memeriksa apakah permukaan bagian dalam suatu benda sejajar atau tidak.

Baca Juga :   √ Apa itu Manometer? Fungsi, Jenis dan Prinsip Kerjanya

Beberapa tipe inside caliper dilengkapi dengan titik putar pegas dan sekrup penyetel yang memposisikan kedua kaki jangka dengan benar. Jenis yang pertama ini tersedia dalam berbagai ukuran, tetapi umumnya ukurannya tidak terlalu besar sehingga dapat dioperasikan dengan satu tangan.

Sebelum menggunakan alat ini, ada beberapa peraturan yang sebaiknya diikuti:

  • Jenis jangka ini sebaiknya tidak digunakan untuk pengukuran yang memerlukan tingkat akurasi tinggi, seperti 0,0005 inci (0,125 cm) atau lebih rendah.
  • Alat ini tidak boleh digunakan sebagai alat pengait atau pengaitan. Selain itu, hindari memperpanjang penjepit jangka melebihi kapasitas pengukurannya.
  • Jangka juga tidak boleh dipaksakan ke dalam ruang yang memiliki ukuran bagian dalam yang terlalu kecil.

2. Outside Caliper atau Jangka Kaki Luar

Fungsi utama dari jenis jangka yang kedua ini adalah untuk mentransfer pengukuran. Jangka ini memiliki dua kaki yang terhubung pada titik pivot di ujungnya. Setiap kaki dapat dibuka sesuai dengan jarak yang akan diukur. Kaki-kaki jangka ini dibengkokkan sehingga menghadap satu sama lain di ujungnya.

Pembengkokan kaki-kaki ini bertujuan untuk menghasilkan pengukuran yang lebih akurat. Alat ini digunakan untuk memindahkan suatu ukuran ke dalam skala pengukuran.

Sama seperti inside caliper, outside caliper juga tersedia dalam berbagai ukuran. Namun, yang paling sering digunakan adalah yang dapat digenggam dengan tangan.

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti untuk menggunakan jangka jenis ini:

  • Lakukan pengukuran diameter luar atau dimensi luar dari suatu benda dengan menggunakan pegas yang dimiliki oleh outside caliper.
  • Kemudian, transfer pengukuran tersebut ke skala pengukuran dengan cara memegang jangka dengan kuat dan memposisikan salah satu ujung jangka ke ujung penggaris.
  • Ujung yang lain dapat ditempatkan pada skala pengukuran penggaris, namun pastikan kedua ujung jangka tersebut sejajar agar hasil pengukuran diameter luar menjadi sangat akurat.

3. Divider Caliper atau Jangka Kaki Pembagi

Jangka pembagi yang berikutnya adalah alat yang memiliki prinsip kerja yang mirip dengan jarum pada kompas. Alat ini terdiri dari dua kaki, di mana salah satu kakinya berfungsi sebagai titik referensi, sedangkan kaki yang lain digunakan untuk menggambar garis atau melakukan pengukuran.

Baca Juga :   Alat Ukur Luas: Fungsi, Jenis, Kategori dan Kegunaan

Penggunaan yang paling umum dari jenis jangka pembagi ini adalah untuk menciptakan garis dengan jarak tertentu. Ketika salah satu kakinya ditempatkan pada titik awal, kaki yang lainnya dapat digerakkan untuk menggambar garis lurus atau membentuk sudut yang diinginkan. Hal ini membuatnya sangat berguna dalam berbagai aplikasi, terutama dalam pekerjaan konstruksi, pembuatan blueprint, dan desain arsitektur.

Selain digunakan untuk menggambar, jangka pembagi ini juga sering diterapkan pada benda-benda yang terbuat dari baja. Ini karena baja memiliki sifat yang memungkinkan pengukuran yang akurat dan tahan lama, sehingga jangka pembagi ini cocok untuk pekerjaan yang memerlukan ketelitian tinggi dan ketahanan.

Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa jangka pembagi ini tidak terbatas pada penggunaan pada benda-benda berbahan baja saja. kalian juga dapat menggunakan alat ini pada berbagai jenis bahan seperti plastik keras atau kaca, tergantung pada kebutuhan aplikasi kalian. Kemampuan fleksibel ini menjadikannya alat yang serbaguna dalam dunia pengukuran dan pembuatan garis yang akurat.

4. Jenny Caliper atau Jangka Kaki Bengkok

Selain dikenal sebagai DD leg caliper, alat ini memiliki fungsi khusus yang memungkinkan pembuatan garis yang benar-benar sejajar dengan bagian ujung atau tepi dari suatu benda kerja. Jangka ini dapat digunakan untuk mencapai presisi dalam pembuatan garis lurus atau pengukuran yang harus sejajar dengan tepi atau sudut benda kerja.

Keunikan dari jenis jangka ini terletak pada kombinasi fungsinya. Ini merupakan gabungan antara jangka pembagi dan jangka luar. Ketika digunakan, alat ini memungkinkan operator untuk dengan mudah menentukan pusat atau titik tengah dari suatu benda kerja. Hal ini sangat berguna dalam berbagai aplikasi, terutama dalam pekerjaan yang memerlukan pengukuran yang akurat dan presisi.

Misalnya, dalam proses fabrikasi atau pembuatan komponen mesin, operator dapat menggunakan jangka ini untuk menemukan pusat lubang yang harus dibor atau titik referensi penting lainnya. Dengan demikian, jangka DD leg caliper menjadi alat yang sangat penting dalam memastikan bahwa semua pengukuran dan tkalian-tkalian yang dibuat pada benda kerja berada dalam posisi yang benar dan sejajar.

Jadi, selain kemampuannya dalam menciptakan garis sejajar, alat ini juga berperan penting dalam menentukan titik tengah atau pusat suatu objek kerja, menjadikannya alat yang sangat berharga dalam berbagai aplikasi teknik dan manufaktur.

Baca Juga :   Alat Ukur Besaran Pokok Beserta Contoh dan Penjelasanya

Cara Mengukur Menggunakan Jangka Kaki

Terdapat beberapa langkah yang bisa kalian ikuti untuk melakukan pengukuran dengan menggunakan alat pengukur ini. Berikut adalah beberapa langkah yang perlu diperhatikan:

  1. Tentukan Bagian yang Akan Diukur: Pertama-tama, identifikasi bagian dari benda kerja yang ingin kalian ukur, seperti diameter sebuah lubang atau panjang suatu objek.
  2. Persiapkan Jangka: Putar bagian mur pengubah pada jangka hingga kaki jangka tersebut terbuka dan bersentuhan dengan permukaan benda kerja yang akan diukur. Saat menyesuaikan mur pengubah, penting untuk memiliki perasaan yang baik agar pengukuran berjalan dengan akurat.
  3. Lakukan Pengukuran: Setelah kedua kaki jangka berada dalam posisi yang tepat di atas benda kerja, lakukan pengukuran jarak di antara kedua kaki jangka dengan menggunakan alat pengukuran tambahan seperti mikrometer sekrup atau jangka sorong. Pastikan kalian membaca hasil pengukuran dengan teliti untuk mendapatkan data yang akurat.

Baca Juga :

Penutup

Selain keempat jenis jangka yang telah dijelaskan sebelumnya, masih terdapat banyak jenis jangka kaki lain yang dapat digunakan dalam berbagai situasi sehari-hari.

Misalnya, jangka orleon, jangka pegas, jangka buat, dan masih banyak lagi. Penting untuk memilih jenis jangka yang paling sesuai dengan kebutuhan spesifik kalian agar dapat melakukan pengukuran dengan akurat dan efisien. Dengan pemilihan yang tepat, kalian akan dapat menyelesaikan berbagai tugas pengukuran dengan baik.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang Pengertian Jangka Kaki: Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakanya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *