Cara Menyambung Banyak Speaker

√ Cara Menyambung Banyak Speaker Sound System Dengan Tepat

Posted on

Finoo.id – √ Cara Menyambung Banyak Speaker Sound System Dengan Tepat. Bagaimana caranya menghubungkan beberapa loudspeaker? Kita dapat menggunakan lebih dari satu speaker untuk satu unit power amplifier. Secara dasar, kita hanya perlu speaker yang memiliki impedansi yang sesuai dengan power amplifier kita.

Umumnya, output dari power amplifier tertulis di sana. Sebagai contoh, Output 100 watt ~ 8Ω, yang berarti amplifier tersebut dapat menghasilkan daya hingga 100 watt dengan speaker 8Ω. Angka 8Ω biasanya merupakan beban operasional yang aman yang direkomendasikan untuk amplifier tersebut.

Jadi, jika kita ingin menggunakan lebih dari satu speaker untuk satu power amplifier, ada rumus untuk menghitung agar impedansi total dari jumlah speaker yang digunakan sama dengan yang direkomendasikan oleh pabrik pembuat amplifier.

Dalam dunia elektronika, setiap detail memerlukan perhatian yang baik, termasuk speaker, kualitas kabel speaker, panjang kabel speaker, dan polaritas speaker. Namun, kali ini kita hanya akan fokus pada menghubungkan lebih dari satu speaker. Speaker dapat dianggap sebagai tahanan. Dua atau lebih speaker dengan tahanan yang sama akan memiliki perbedaan saat dihubungkan dalam satu rangkaian (paralel/seri), bisa lebih sedikit atau lebih banyak total tahanannya.

Nilai tahanan/impedansi speaker yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat berdampak signifikan pada kualitas audio, bahkan dapat merugikan amplifier.

Mari kita bersama-sama belajar dalam postingan ini untuk mengoptimalkan sistem suara kita agar aman dan memberikan hasil yang sesuai dengan harapan.

Tujuan Menyambung Banyak Speaker Sound System

Sebelum saya menjelaskan tata cara dan rumusnya, penting untuk memahami tujuan penggunaan lebih dari satu speaker. Menurut saya, ada tiga tujuan utama yang dapat ditempuh:

1. Meningkatkan Penyebaran Suara Audio

Tujuan pertama adalah untuk mencapai penyebaran suara audio yang lebih luas. Dengan menggunakan beberapa speaker, kita dapat menciptakan pengalaman audio yang merata dan menjangkau area yang lebih besar, memberikan kenyamanan mendengarkan di seluruh ruangan atau tempat acara.

2. Menyesuaikan Daya Keluaran Amplifier dengan Daya Speaker

Tujuan kedua adalah menyelaraskan daya keluaran dari amplifier dengan kapasitas daya speaker. Hal ini penting untuk mencegah overload atau underutilization. Dengan merencanakan penggunaan multiple speaker, kita dapat mengoptimalkan distribusi daya secara merata, sehingga setiap speaker menerima daya yang sesuai dan menghasilkan suara dengan kualitas maksimal.

Baca Juga :   √ Mengenal Driver Amplifier Class TD Cara Kerja & Kelebihanya

3. Menyesuaikan Hambatan/Impedansi Speaker dengan Kebutuhan Power Amplifier

Tujuan ketiga adalah menyesuaikan hambatan atau impedansi speaker dengan kebutuhan power amplifier. Dalam hal ini, kita perlu memastikan bahwa total impedansi dari semua speaker yang digunakan sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh pabrik pembuat amplifier. Hal ini vital untuk menjaga keseimbangan antara amplifier dan speaker, sehingga kualitas audio tetap optimal dan aman dari potensi kerusakan.

Sebelum memulai pemasangan speaker tambahan, pastikan terlebih dahulu apa tujuan utama kalian dari tiga poin di atas. Terkadang, kesalahpahaman umum adalah bahwa semakin banyak speaker, semakin baik suara yang dihasilkan. Namun, hal ini tidak selalu benar, karena perlu perhitungan matang agar hasilnya efektif, menghemat anggaran, dan tentu saja, menjaga keselamatan. Proses ini dapat dibandingkan dengan penggunaan transistor final yang diparalelkan; menambahkan lebih dari satu unit speaker juga memerlukan perencanaan matang untuk hasil yang optimal.

Cara Menyambung Banyak Speaker Sound System Dengan Tepat

Apa konsekuensinya jika perhitungan tidak tepat saat menggunakan sejumlah speaker? Power amplifier tidak akan menghasilkan daya secara optimal, dan bahkan transistor akhir amplifier dapat mengalami kepanasan (overheat), menyebabkan kerusakan cepat, terutama jika sistem pendinginannya tidak memadai.

Penting untuk dicatat bahwa perhitungan yang kritis dalam hal ini adalah nilai impedansi speaker, bukan diameter fisiknya seperti 12″ atau 15″. Nilai impedansi, seperti 2Ω, 4Ω, atau 8Ω, yang perlu diperhitungkan. Semakin rendah impedansi speaker, cenderung semakin besar daya output yang dihasilkan, namun, hal ini juga berarti kebutuhan arus pada power amplifier akan semakin besar. Setiap amplifier memiliki karakteristik yang berbeda, beberapa mendukung 2Ω, sementara yang lain tidak. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang pengaturan speaker sangat penting.

Ketika menyambung banyak speaker, fokus utamanya adalah pada impedansi, bukan diameter speaker (inch). Jumlah total speaker harus memberikan impedansi yang sesuai dengan rekomendasi power amplifier agar daya maksimal yang diinginkan dapat tercapai. Oleh karena itu, pengetahuan tentang cara merangkai speaker untuk mencapai impedansi yang diinginkan menjadi hal yang krusial.

Namun, pertanyaan penting selanjutnya adalah: “Apakah jumlah speaker dapat tak terbatas selama impedansinya sesuai dengan persyaratan?” Jawabannya tergantung pada kebutuhan dan kondisi spesifik. Kita tidak dapat dengan mudah menyatakan bahwa jumlah speaker tidak masalah selama total impedansi sesuai dengan rekomendasi power amplifier. Kita juga perlu mempertimbangkan kekuatan output maksimal dari power amplifier, karena semakin banyak speaker, semakin besar kebutuhan daya dari amplifier untuk menggerakkan semuanya.

Dalam menghitung total daya, rumusnya sederhana, hanya perlu menjumlahkan daya masing-masing speaker. Sebagai contoh, jika ada 4 speaker 100 watt, hasilnya dari penggabungannya (baik seri maupun paralel) adalah: 100Wx4 unit = 400 watt. Artinya, daya maksimal output power amplifier harus setidaknya 400 watt agar hasilnya sesuai dengan harapan.

Baca Juga :   Pengertian Speaker, Fungsi, Jenis & Cara Pemakaian

Kesimpulannya, apapun jumlah speaker yang digunakan, selama total daya dorong maksimalnya mencapai 400 watt, maka tidak masalah. Kembali kepada inti pembahasan, yaitu cara menyambung banyak speaker dengan benar untuk sistem suara. Dengan mengikuti asumsi bahwa kebanyakan power amplifier didesain untuk beban speaker 2, 4, atau 8Ω, berikut beberapa skema yang dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut. Penting untuk diingat bahwa kita dapat merangkainya secara seri, paralel, atau kombinasi keduanya sesuai dengan kebutuhan.

Cara Merangkaikan 2 Unit Speaker :

Catatan: Jika setiap speaker memiliki impedansi 8Ω, maka ketika disusun secara seri, impedansinya akan menjadi 16Ω. Sebaliknya, jika dihubungkan secara paralel, impedansinya akan menjadi 4Ω. Dengan daya masing-masing speaker mencapai 200 watt, hasilnya adalah kemampuan untuk menggerakkan power amplifier dengan kekuatan transistor final hingga 200 watt.

Cara Merangkaikan 4 Unit Loudspeaker

A : 4 LS Secara pararel

Penjelasan gambar: Di atas adalah metode pengaturan 4 unit speaker secara paralel. Jika setiap speaker memiliki impedansi 8Ω, hasil totalnya akan menjadi 2Ω. Namun, impedansi 2Ω membawa risiko, karena Transistor Final akan menghasilkan panas yang signifikan, meskipun daya total keluaran akan meningkat.

Metode ini dapat digunakan selama kita dapat menghitung dengan tepat kekuatan driver power yang sesuai untuk speaker 2Ω. Namun, perlu dicatat bahwa speaker dengan impedansi 2Ω umumnya lebih cocok untuk digunakan dengan power amplifier kelas D.

B: Kombinasi seri dan pararel

Penjelasan gambar: Dengan menggunakan metode merangkai 4 unit speaker 8Ω secara kombinasi seperti yang terlihat pada gambar di atas, kita akan mendapatkan impedansi total sebesar 8Ω. Ini merupakan nilai yang cukup ideal untuk power amplifier pada umumnya, yang umumnya beroperasi pada rentang impedansi antara 4-8Ω. Bagaimana cara menghitungnya? Tetap membaca, di bawah ini saya sudah memberikan contoh perhitungan rangkaian speaker.

Mini scoop adalah jenis kotak salon yang cocok untuk speaker 4Ω dan power amplifier berkekuatan besar. Pelajari skema dan cara membuat kotak speaker mini scoop berukuran 12″.

Cara Merangkai Jika Lebih Banyak Speaker Dan Rumus-Rumusnya

Sama seperti menghitung nilai resistor jika dipararel atau seri, yaitu menggunakan rumus :

Secara seri :

Ztotal = Z1+Z2+Z3+Z4

Secara pararel

1/Ztotal = 1/Z1+1/Z2+1/Z3

Keterangan :

  • Ztotal = Total Impedansi speaker
  • Z1 = Speaker ke 1
  • Z2 = Speaker ke 2
  • Z3 = Speaker ke 3

Dalam rumus untuk resistor, R mewakili nilai hambatan sebuah resistor. Namun, dalam konteks loudspeaker, kita menggantikan R dengan impedansi loudspeaker, yang dilambangkan dengan simbol Z.

Tips Menyambungkan Banyak Speaker

Setelah memahami cara menyambungkan seri paralel 3 speaker, terdapat beberapa tips agar penggabungan banyak speaker tidak mengakibatkan masalah dan tetap menghasilkan kualitas suara maksimal.

Baca Juga :   √ Pengertian Crossover Pasif: Fungsi & Kegunaan Dalam Sistem Audio

Meskipun loudspeaker dapat menghasilkan suara meski kutubnya terbalik, namun kualitas suara yang dihasilkan tidak akan optimal. Oleh karena itu, penting untuk menyambungkan kabel power speaker aktif dengan benar. Berikut adalah beberapa tips untuk mencapai hasil yang memuaskan:

  1. Perhatikan Kutub Speaker:
    Biasanya, speaker sudah memiliki tkalian kutub, yaitu negatif (-) atau positif (+). Jika speaker terdapat di dalam kotak (box), cara termudah untuk menyambungkannya adalah dengan menggunakan batu baterai 1,5 hingga 3 volt. Alirkan arus listrik dari baterai ke kutub atau pin speaker. Jika membran speaker terdorong keluar, itu menunjukkan bahwa penyambungan sudah benar.
  2. Pentingnya Impedansi yang Sesuai:
    Untuk menghindari kerusakan, pastikan menggunakan impedansi 4 atau 8 ohm yang sesuai dengan kebutuhan daya power amplifier. Hal ini akan memastikan bahwa speaker berfungsi secara optimal dan aman.
  3. Hindari Impedansi 2 Ohm tanpa Spesifikasi:
    Tidak disarankan menyambungkan banyak speaker dengan impedansi 2 ohm tanpa mengetahui spesifikasi dan kelas power amplifier yang digunakan sebagai pendorong. Semakin besar impedansi, potensi daya yang dihasilkan semakin kecil.
  4. Perhatikan Overheating pada Power Amplifier:
    Terlalu besar impedansi bisa menyebabkan power amplifier menjadi panas berlebihan dan dapat merusak transistor final. Bahkan, dapat merusak komponen speaker lainnya. Oleh karena itu, perlu memperhatikan ukuran impedansi agar sesuai dengan kapabilitas power amplifier.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, kalian dapat menyambungkan banyak speaker dengan aman dan efektif, mengoptimalkan kualitas suara dan mencegah potensi kerusakan pada komponen audio.

Baca Juga :

Penutup

Dengan demikian, telah dijelaskan dengan rinci cara menyambung banyak speaker pada sistem suara. Penerapan metode seri paralel dan tips-tips yang disajikan di atas dapat menjadi panduan bagi kalian dalam mengoptimalkan penggunaan beberapa speaker secara efektif.

Penting untuk selalu memperhatikan kutub speaker, menggunakan impedansi yang sesuai, dan menghindari kombinasi impedansi yang tidak sesuai untuk mencegah potensi kerusakan pada power amplifier dan komponen speaker.

Semoga panduan artikel finoo.id ini membantu kalian dalam menjalankan proyek sound system dengan lebih baik. Selalu perhatikan kebutuhan dan spesifikasi perangkat audio kalian agar dapat mencapai hasil yang diinginkan.

Dengan memahami cara menyambung banyak speaker dengan benar, kalian dapat meningkatkan pengalaman mendengarkan dan menciptakan sistem suara yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Selamat mengoptimalkan sound system kalian!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *