Apa Itu Selasar

√ Apa Itu Selasar? Perabot dan Ide-Ide Yang Dapat Diterapkan

Posted on

Finoo.id – √ Apa Itu Selasar? Perabot dan Ide-Ide Yang Dapat Diterapkan. Pengertian yang mudah dipahami tentang selasar adalah lorong, yang membuatnya sering kali disalahpahami sebagai koridor. Namun, sebenarnya keduanya adalah bagian bangunan yang berbeda. Apa sebenarnya pengertian lorong? Apa saja peralatan yang digunakan untuk membuat lorong? Dan bagaimana inspirasinya? Artikel ini akan menjawab semua pertanyaan kalian!

Apa Itu Selasar?

Di dalam ruangan selalu terdapat nama-nama untuk berbagai ruangan atau bagian yang ada di dalamnya. Salah satu bagian yang penting untuk dikenali adalah selasar.

Selasar merupakan ruang, lorong, atau jalan yang menghubungkan satu titik dengan titik lainnya di dalam bangunan, seperti dari satu pintu ke pintu lainnya. Beberapa bangunan merancang selasarnya terbuka, tanpa atap atau dinding di sekitarnya. Sedangkan yang lainnya menggunakan atap dan dinding untuk bagian ini.

Tidak ada aturan yang kaku dalam hal model konstruksi. Semua dapat disesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan.

Meskipun terlihat sederhana, selasar adalah ruangan atau bagian dari bangunan yang memperoleh perhatian khusus dalam proses konstruksi dan desainnya. Estetika ruang ini akan disesuaikan dengan konsep tertentu, sesuai dengan keinginan pemilik bangunan atau perancangnya.

Selain aspek estetika, ruangan atau bagian ini juga dipertimbangkan dari segi fungsionalitasnya. Penempatan perabot seperti cermin, lemari, atau bangku tidak hanya sebagai hiasan tetapi juga dapat digunakan untuk kebutuhan penghuni ruangan.

Pentingnya estetika dan fungsionalitas selasar tidak lepas dari perannya sebagai ruangan penyambutan bagi pengunjung yang datang. Oleh karena itu, menjaga keteraturan dan kerapian ruangan ini adalah hal yang wajar dilakukan.

Perabot-perabot untuk selasar

Pembuatan dan desain interior selasar memerlukan perhatian khusus. Keseimbangan antara keduanya harus terjaga agar selasar tampak indah dan memikat bagi yang melintas atau singgah sejenak di area tersebut. Cara yang mudah untuk mencapainya adalah dengan memanfaatkan perabotan berikut:

1. Bangku Memanjang

Salah satu fungsi penting dari selasar adalah sebagai tempat bagi orang-orang untuk menunggu, beristirahat, atau bersantai di dalam gedung. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemilik gedung dapat mengakomodasi dengan meletakkan bangku panjang di area selasar.

Pemilihan bangku panjang harus memperhatikan aspek estetika agar sesuai dengan desain interior bangunan dan memberikan kesan yang menarik bagi pengunjung. Dengan adanya bangku panjang ini, pengunjung dapat duduk dengan nyaman sambil menunggu atau beristirahat sejenak di selasar.

Baca Juga :   Pengertian Gambar Perspektif: Fungsi, Jenis dan Contohnya

2. Cermin Kaca

Selain bangku panjang, salah satu pilihan perabot lain yang dapat meningkatkan estetika selasar adalah cermin kaca. Pemilik gedung dapat memilih berbagai desain cermin, baik yang digantung di dinding maupun cermin seluruh badan. Selain berfungsi sebagai alat untuk bercermin, kehadiran cermin kaca juga dapat menciptakan efek visual yang memperluas ruangan dan memberikan kesan lega.

Dengan memilih cermin kaca yang tepat, selasar dapat terlihat lebih terang dan luas, menciptakan atmosfer yang nyaman bagi para pengunjung yang melewati area tersebut. Cermin kaca tidak hanya memperindah tampilan selasar, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi penggunaannya.

3. Karpet Horizontal

Selain menggunakan bangku panjang dan cermin kaca, alat lain yang dapat meningkatkan estetika lorong adalah karpet horizontal yang tergelar dari ujung hingga ujung. Karpet ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung lantai, tetapi juga memberikan sentuhan dekoratif yang elegan pada selasar.

Dengan memilih karpet yang tepat, pemilik gedung dapat menciptakan ilusi optik ruangan yang lebih luas, membuat selasar terlihat lebih luas dan terbuka. Selain itu, karpet horizontal juga menambahkan unsur keanggunan dan kelasik pada area tersebut, memberikan kesan yang hangat dan menyambut bagi para pengunjung. Dengan kombinasi yang tepat antara warna dan motif karpet, selasar akan menjadi titik fokus yang menarik dan mempesona dalam desain interior bangunan.

4. Kabinet dan Rak Buku

Selain bangku panjang, cermin kaca, dan karpet horizontal, ada lagi opsi perabotan lain yang dapat meningkatkan keindahan lorong serta menjadikannya lebih berfungsi. Ya, tak lain adalah kabinet dan rak buku, yang dapat menjadi tempat menampilkan koleksi favorit yang dimiliki oleh penghuni atau pengunjung gedung.

Kabinet dan rak buku tidak hanya berfungsi sebagai penyimpanan untuk barang-barang penting atau koleksi buku, tetapi juga dapat menjadi elemen dekoratif yang menarik. Dengan menata kabinet dan rak buku secara estetis, selasar akan terlihat lebih teratur dan indah secara visual. Selain itu, kehadiran kabinet dan rak buku juga memberikan kesan tersendiri bagi ruangan, menambah nilai estetika dan fungsionalitas secara keseluruhan.

Dengan memilih desain yang sesuai dengan tema atau gaya desain interior bangunan, kabinet dan rak buku dapat menjadi poin fokus yang menarik dalam lorong, serta memberikan kemudahan akses untuk mengambil atau meletakkan barang-barang yang diperlukan. Dengan demikian, lorong bukan hanya menjadi ruang transit biasa, tetapi juga menjadi bagian yang menarik dan berguna dalam bangunan.

5. Lukisan atau Potret

Sebagai sentuhan akhir untuk memperindah selasar, Homers dapat menggunakan lukisan atau potret yang dihadirkan dalam ukuran besar dan berkualitas tinggi. Lukisan atau potret ini bisa menjadi titik fokus visual yang menawan dalam selasar. Dengan memilih lukisan atau potret yang sesuai dengan tema atau suasana yang diinginkan, selasar akan terasa semakin indah dan artistik.

Baca Juga :   √ Pengertian Project Control:Tugas, Tanggung Jawab, Aspek Kerja

Kehadiran lukisan atau potret tidak hanya menambah keindahan visual, tetapi juga memberikan kesan kehangatan dan kehidupan pada ruangan. Lukisan yang dipilih dengan cermat bisa menjadi pembicara yang tak terucapkan, mengajak pengunjung untuk merenung atau menikmati keindahan seni yang terpancar dari setiap goresan atau detailnya.

Selain itu, potret yang dipajang juga bisa menjadi sarana untuk mengenang momen-momen spesial atau tokoh-tokoh yang berarti bagi pemilik gedung atau pengunjungnya. Dengan demikian, selasar bukan hanya menjadi lorong biasa, tetapi juga menjadi ruang yang sarat akan inspirasi dan makna.

Ide-ide yang bisa diterapkan

Untuk memastikan bahwa bagian selasar dimanfaatkan secara optimal, nampaknya ide-ide berikut dapat diimplementasikan. kalian dapat memilih ide-ide yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi individu kalian.

1. Memilih lantai dengan tampilan menarik

Untuk rumah, selasar sering kali menjadi area yang sangat terlihat. Oleh karena itu, memilih lantai dengan penampilan yang menarik menjadi penting untuk dipertimbangkan.

Selain aspek estetika seperti motif, warna, dan tekstur, pemilihan lantai juga harus memperhatikan tingkat kekuatan material. Ini penting untuk menghindari kerusakan pada lantai di masa depan.

2. Maksimalkan area vertikal

Sangat menarik jika kalian dapat mengoptimalkan penggunaan area vertikal di selasar. Salah satu cara yang efektif adalah dengan memasang rak-rak gantung di tembok. Dengan demikian, selasar akan terlihat lebih dinamis dan teratur, memberikan kesan yang berbeda dibandingkan dengan ruangan yang tidak menggunakan konfigurasi semacam ini.

3. Pilih dekorasi yang sesuai

Dekorasi memegang peranan penting dalam menambahkan keindahan dan karakter pada sebuah ruangan. Meskipun terlihat sederhana, dekorasi memiliki kemampuan untuk memberikan efek yang cukup signifikan terhadap suasana dan atmosfer ruangan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih dan menyusun dekorasi dengan cermat.

Saat memilih dekorasi untuk area tertentu, seperti selasar, penting untuk mempertimbangkan gaya atau tema yang telah diterapkan dalam desain interior. Dekorasi yang dipilih sebaiknya konsisten dengan gaya tersebut agar menciptakan kesan yang harmonis dan menyatu dengan baik dalam ruangan.

4. Beri pencahayaan yang optimal

Selasar akan menjadi lebih hidup ketika mendapatkan cahaya dengan optimal, terutama jika telah diberi sentuhan barang-barang dekorasi yang menarik secara visual. Pencahayaan tidak harus selalu bersumber dari sinar matahari. kalian dapat menggunakan lampu-lampu yang dipasang di area tersebut. Pastikan untuk melakukan penataan lampu dengan baik dan memilih watt yang sesuai dengan kebutuhan ruangan.

Inspirasi Desain Lorong Rumah

Perabotan dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk mengubah lorong menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Jika kalian masih bingung, berikut beberapa tips dan trik desain yang populer yang bisa dicoba:

Baca Juga :   √ Apa Itu Decking? Keuntungan dan Jenis-Jenisnya

  1. Nakas Berbentuk Persegi Panjang dengan Barang Koleksi: Meletakkan nakas berbentuk persegi panjang yang diisi dengan beberapa barang koleksi, seperti lukisan, dan kemudian meletakkan cermin gantung di bagian atasnya. Posisi terbaiknya adalah di ujung lorong yang terhimpit oleh dua pintu ruangan. Ini akan memberikan sentuhan visual menarik dan menciptakan kedalaman pada lorong.
  2. Identitas atau Karakteristik Pribadi: Tempatkan suatu barang yang mencerminkan identitas, karakter, atau ciri khas kalian pada bagian paling ujung lorong. Hal ini akan menarik perhatian orang lain pada koleksi tersebut dan membuat mereka melupakan hal lainnya. Ini bisa berupa karya seni favorit, foto keluarga, atau barang antik yang memiliki makna khusus bagi kalian.
  3. Prioritaskan Dekorasi dengan Warna Terang: Pilih dekorasi dengan warna terang karena ini akan menciptakan efek ruangan yang lebih luas dan bersih. Warna-warna seperti putih, krem, atau abu-abu muda dapat membantu lorong terlihat lebih terang dan lapang. kalian juga bisa mempertimbangkan aksen warna yang cerah untuk menambahkan sentuhan menyegarkan pada ruangan.

Dengan menerapkan tips-tips ini, kalian dapat mengubah lorong menjadi ruang yang menarik dan menyenangkan untuk dilihat serta dilewati.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan demikian, kita bisa melihat bahwa selasar bukan sekadar lorong biasa di dalam sebuah bangunan. Selasar memiliki peran yang penting dalam memberikan kesan menyambut dan menghubungkan berbagai ruangan.

Dengan desain dan perabotan yang tepat, selasar dapat menjadi area yang indah, fungsional, dan memikat bagi siapa pun yang melintasinya.

Jadi, apa sebenarnya selasar? Selasar adalah lebih dari sekadar lorong. Ia adalah ruang penghubung, ruang penyambutan, dan ruang untuk beristirahat sejenak.

Selasar adalah titik awal dari pengalaman di dalam sebuah bangunan, dan dengan sentuhan kreatif, ia bisa menjadi titik penarik utama yang tidak terlupakan bagi setiap pengunjung.

Apa itu selasar? Ia adalah pintu gerbang yang membawa kita ke dalam dunia yang lebih luas dan memikat dari sebuah bangunan.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Apa Itu Selasar? Perabot dan Ide-Ide Yang Dapat Diterapkan. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *