Plafon Miring Mengikuti Bentuk Genteng

√ Plafon Miring Mengikuti Bentuk Genteng Jenis & Perhitunganya

Posted on

Finoo.id – √ Plafon Miring Mengikuti Bentuk Genteng Jenis & Perhitunganya. Seperti yang umumnya diketahui, plafon dalam rumah-rumah tinggal sering kali dirancang dalam bentuk yang datar. Plafon datar ini sering pula diubah menjadi berbagai variasi seperti plafon terapung, plafon penurun, plafon terangkat, dan lain sebagainya.

Namun, tidak jarang pula ada individu yang memilih untuk mengadaptasi plafon dalam ruangan mereka mengikuti kemiringan rangka atap genteng rumah. Proses pembangunan konstruksi plafon miring ini umumnya dipilih atas beragam pertimbangan yang berbeda.

Admittedly, pembuatan plafon miring memang lebih rumit dibandingkan dengan plafon datar yang biasa. Namun, dalam hal ini, plafon miring menawarkan berbagai keunggulan kepada penghuni rumah, salah satunya adalah kemampuannya untuk memberikan kesan luas pada ruangan.

Jika di antara kalian ada yang berencana untuk membuat plafon miring yang mengikuti atap genteng, sebaiknya kalian memahami konsep konstruksinya terlebih dahulu. Pada kesempatan ini, kami akan menjelaskan mengenai plafon miring, termasuk keuntungannya, berbagai jenisnya, serta cara menghitung kebutuhannya.

Kelebihan plafon miring

Tidak dapat disangkal bahwa atap plafon miring ini memiliki penampilan yang unik dan berbeda dari yang lain. Memang, hanya sedikit orang yang memilih untuk mengadopsi atap plafon dengan kemiringan ini. Inilah yang membuatnya tampak begitu istimewa!

Rangka atap plafon miring juga mencerminkan gaya arsitektur ala Eropa Timur. Rumah-rumah dengan gaya klasik ini memang memiliki atap plafon yang miring di dalam ruangannya.

Salah satu alasan lainnya adalah bahwa plafon miring yang mengikuti bentuk genteng mampu memberikan kesan lapang pada ruangan. Hal ini disebabkan oleh atap rumah yang terlihat lebih tinggi dan memberikan kesan ruang yang lebih luas.

Jenis Bahan Plafon Miring Mengikuti Bentuk Genteng

Tersedia beragam pilihan bahan untuk pemasangan plafon yang mengikuti bentuk genteng. Oleh karena itu, kalian dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan, dengan mempertimbangkan harga serta kelebihan dan kekurangan masing-masing bahan.

Dalam hal biaya, ada bahan-bahan premium yang menawarkan kualitas dan daya tahan yang unggul. Sementara itu, bahan kelas stkalianr atau yang lebih ekonomis cenderung memiliki kualitas yang biasa.

Plafon adalah elemen penting dalam rumah yang dapat memberikan sentuhan menarik, oleh karena itu, desain plafon juga perlu diperhatikan.

Baca Juga :   √ Apa Itu Kantilever? Penerapan Serta Kelebihan & Kekuranganya

Khusus untuk rumah dengan ukuran kecil dan terbatas, pemasangan plafon yang mengikuti bentuk genteng menjadi pilihan yang tepat, karena dapat menciptakan ilusi ruang yang lebih luas. Berikut ini beberapa pilihan bahan untuk model plafon miring yang tersedia, seperti yang kami sajikan di Rumarumi:

1. Plafon miring minimalis dari gypsum

Material gypsum telah lama dikenal sebagai bahan ideal untuk pemasangan plafon. Keunggulan utamanya adalah daya tahan terhadap panas dan perlindungan terhadap serangan rayap, yang menjadikannya pilihan yang lebih tahan lama.

Pemasangan plafon dengan bahan gypsum juga lebih mudah dan menghasilkan tampilan yang lebih rapi. Ada beragam jenis dan model rangka plafon miring yang dapat digunakan, membuatnya lebih fleksibel untuk berbagai jenis rumah.

Selain itu, bahan gypsum tersedia secara luas di pasaran dan harganya terjangkau. Namun, perlu diperhatikan bahwa bahan ini juga memiliki beberapa kelemahan, seperti daya tahan yang terbatas karena mudah pecah dan retak.

Selain itu, jika plafon dari bahan gypsum terkena air, warnanya dapat rusak dan berubah, mengganggu estetika plafon. Oleh karena itu, pastikan genteng tidak bocor untuk mencegah hal ini terjadi.

2. Plafon miring dari kayu

Bahan yang digunakan untuk pemasangan plafon miring mengikuti bentuk genteng adalah kayu. Meskipun kayu jarang digunakan oleh banyak orang dalam pemasangan plafon datar, penggunaan kayu untuk plafon miring dapat memberikan kesan alami.

Lebih dari itu, kayu juga merupakan bahan yang ramah lingkungan, menciptakan kenyamanan bagi penghuni ruangan.

Penting untuk memilih kayu yang telah dikeringkan secara baik agar menghindari penyusutan. Dengan memanfaatkan motif alami dan finishing yang sederhana, plafon kayu dapat menghadirkan kesan alami yang lebih menonjol.

Namun, perlu diingat bahwa pemasangan kayu sebagai plafon dapat memakan waktu yang lebih lama, dan harga kayu cenderung mahal.

3. Plafon miring dari PVC

Plafon yang terbuat dari bahan PVC memiliki komposisi bahan dasar yang sama dengan pipa air. Keunggulan dari penggunaan plafon PVC ini adalah daya tahan terhadap serangan rayap, air, dan bahkan api. Selain itu, tersedia beragam pilihan warna yang dikenal dengan ketahanannya.

Selain ringan, plafon PVC juga memudahkan proses pemasangannya. Apabila warna plafon mengalami perubahan, kalian dapat melakukan pengecatan ulang.

Namun, kelemahan utama dari plafon PVC adalah harganya yang cenderung mahal, sehingga mungkin tidak terjangkau oleh semua kalangan. Jika kalian ingin menggunakan plafon ini, perlu mempersiapkan dana yang cukup, terutama jika atap rumah memiliki ukuran yang luas.

4. Plafon miring dari triplek

Plafon yang terbuat dari bahan triplek dapat menjadi pilihan yang ekonomis apabila kalian menginginkan tampilan alami seperti kayu. Harga triplek per lembarnya lebih terjangkau dan tersedia secara luas di pasaran, selain itu, pemasangannya pun relatif mudah.

Baca Juga :   √ Apa itu Arsitektur Metafora? Prinsip Serta Contohnya

Namun, ada beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan. Plafon triplek tidak tahan terhadap air, sehingga jika ada kebocoran pada genteng, perbaikannya bisa menjadi masalah. Selain itu, sambungan antar lembar triplek dapat terlihat cukup jelas, sehingga pengecatan ulang mungkin diperlukan untuk mendapatkan tampilan yang lebih baik.

5. Plafon miring dari GRC

GRC juga merupakan pilihan yang dapat digunakan untuk pemasangan plafon yang mengikuti bentuk genteng. Keunggulan dari GRC meliputi daya tahan terhadap air dan api, sementara desainnya mampu menciptakan kesan mewah.

Namun, perlu diingat bahwa proses pemasangan GRC jauh lebih rumit dan harga materialnya cukup mahal.

6. Plafon miring dari akustik

Selain berfungsi sebagai material plafon ruangan, bahan ini juga memiliki kemampuan meredam suara, yang merupakan fungsi utamanya. Hal ini dicapai dengan memasangnya pada rangka metal atau kayu.

Selain itu, tampilan bahan ini juga elegan, yang dapat meningkatkan daya tarik ruangan. Bahan ini memiliki berat yang ringan, memudahkan proses pemasangan dan memungkinkan penyelesaian yang cepat.

Namun, sayangnya, harga bahan ini per meter sangat mahal dan kadang sulit ditemukan. Selain itu, bahan ini tidak tahan terhadap air.

Meskipun begitu, minat terhadap plafon akustik semakin meningkat, terutama di ruang-ruang seperti ruang nonton film atau studio rumahan yang membutuhkan peredam suara yang efektif.

7. Plafon miring dari asbes

Asbes adalah bahan yang dapat digunakan untuk plafon miring yang mengikuti bentuk genteng atau atap rumah dengan harga terjangkau dan sangat ekonomis. Proses pemasangannya juga relatif mudah dan memberikan kualitas yang serupa dengan gypsum.

Namun, terdapat beberapa kelemahan dalam penggunaan bahan ini. Asbes mudah patah dan retak, dan tidak tahan terhadap air. Selain itu, penggunaan asbes dapat menimbulkan risiko kesehatan karena dapat mengganggu saluran pernapasan.

8. Plafon miring dari metal

Bahan metal memiliki kekuatan yang luar biasa, mampu menahan beban, air, serangan rayap, dan bahkan bencana alam. Meskipun begitu, harganya termasuk tinggi, dan pengerjaannya juga cukup sulit karena harus disesuaikan dengan desain rumah.

Cara Menghitung Kebutuhan Plafon Miring Mengikuti Bentuk Genteng

Setelah memahami keunggulan dan berbagai jenis plafon miring yang mengikuti bentuk genteng, langkah selanjutnya adalah memahami bagaimana menghitung kebutuhannya, baik dari segi material maupun biaya pemasangannya.

Penting untuk diingat bahwa pemasangan plafon miring umumnya melibatkan pemasangan yang langsung pada rangka atap rumah. Agar tidak ada keraguan, di bawah ini akan kami jelaskan secara rinci bagaimana cara menghitung kebutuhan plafon miring yang sesuai dengan struktur genteng rumah kalian.

1. Volume Pekerjaan Plafon Miring

Pertama-tama, kalian perlu menghitung luas plafon miring yang diperlukan. Cara perhitungannya mirip dengan menghitung kebutuhan genteng atap rumah. Sebagai contoh, jika kalian ingin memasang plafon gypsum dalam konsep miring pada atap rumah dengan model pelana berukuran 12 m x 8 m dengan kemiringan 30 derajat menggunakan pekerja borongan, berikut adalah perhitungannya:

Baca Juga :   √ Apa Itu Isometrik Drawing? Manfaat dan Cara Membuatnya

Diketahui:

  • Panjang: 12 m.
  • Lebar: 8 m.
  • Cosinus 30 derajat: 0.86.

Perhitungan:

  • Volume plafon = Volume rangka atap rumah.
  • Volume rangka atap = (Panjang x Lebar) ÷ Cosinus kemiringan atap.
  • Volume rangka atap = (12 m x 8 m) ÷ 0.86.
  • Volume rangka atap = 96 m2 ÷ 0.86 = 111.62 m2 (dibulatkan menjadi 112 m2).

Dengan data perhitungan tersebut, total volume pekerjaan plafon miring pada rumah dengan model pelana berukuran 12 m x 8 m adalah sekitar 112 meter persegi.

2. Biaya Pasang Plafon Miring

Langkah selanjutnya adalah menghitung biaya pemasangan plafon gypsum yang mengikuti bentuk genteng pada ruangan seluas 112 meter persegi dengan menggunakan pekerja borongan. Jika kalian mengetahui bahwa harga borongan pasang plafon per meter persegi adalah Rp 150.000, maka kalian perlu menyusun anggaran biaya sesuai dengan perhitungan berikut:

  • Biaya pemasangan plafon miring = Volume pekerjaan x Harga borongan per meter persegi.
  • Biaya pemasangan plafon miring = 112 m2 x Rp 150.000 = Rp 16.800.000.

Jadi, total biaya yang perlu kalian siapkan untuk memasang plafon gypsum model miring yang mengikuti struktur genteng pada ruangan seluas 112 meter persegi dengan menggunakan pekerja borongan adalah sekitar Rp 16.800.000. Biasanya, besaran anggaran biaya tersebut sudah mencakup biaya pekerja borongan dan pembelian material plafon gypsum.

Baca Juga :

Penutup

Menggantikan plafon datar konvensional dengan plafon miring yang mengikuti struktur genteng adalah keputusan yang tidak hanya membawa kesan unik, tetapi juga memiliki dampak signifikan pada suasana ruangan.

Dalam artikel finoo.id ini, kami telah menjelaskan berbagai jenis dan kelebihan plafon miring, memberikan gambaran yang lebih jelas tentang cara menghitung kebutuhan dan biayanya.

Namun, perlu diingat bahwa pemilihan material dan pemasangan harus dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan hasil yang optimal.

Dalam akhirnya, plafon miring mengikuti bentuk genteng adalah pilihan yang menarik bagi mereka yang menginginkan ruangan yang elegan dan berkesan. Tetapi, setiap langkah perlu dipertimbangkan secara teliti sebelum kalian melangkah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *