Cara Merubah Frekuensi Parabola

Cara Merubah Frekuensi Parabola Di Receiver Dengan Mudah

Posted on

Finoo.id – Cara Merubah Frekuensi Parabola Di Receiver Dengan Mudah. TV satelit menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan banyak channel berkualitas yang terbagi dalam beberapa genre. Ada puluhan saluran lokal dan mancanegara yang tersedia dengan kualitas tayangan yang jernih.

Harga perangkat parabola mini juga cukup terjangkau bahkan lebih murah dari antena UHF, sehingga banyak orang masih tertarik menggunakan jalur langit.

Namun, perubahan frekuensi parabola sering terjadi untuk meningkatkan kualitas atau memperbaiki layanan. Jika ini terjadi, channel akan menjadi gelap kecuali kamu melakukan edit transponder pada receiver.

Untuk mengatasi masalah ini, kami telah menyusun panduan yang bisa kamu gunakan untuk mengubah frekuensi parabola pada semua tipe receiver. Dengan begitu, kamu bisa mengembalikan channel yang hilang dan melakukan pemindaian pada transponder terbaru.

Jenis Antena Parabola dan Kelebihannya

Banyak orang belum menyadari bahwa antena parabola memiliki beberapa jenis yang berbeda. Padahal, pengetahuan tentang jenis-jenis tersebut sangat penting sebelum membeli antena parabola.

1. Antena Parabola Jaring (Mesh)

Antena parabola tipe C-Band, juga dikenal sebagai antena jaring, adalah salah satu jenis yang paling umum dan sering digunakan. Parabola jenis ini memiliki bentuk jaring dengan lubang-lubang kecil yang berfungsi sebagai reflector.

Kelebihan dari antena parabola ini adalah ringan, tahan lama, dan tidak mudah berkarat. Selain itu, harganya juga terjangkau.

Baca Juga :   Cara Setting Frekuensi Parabola Di Receiver Termudah

2. Antena Parabola Solid

Antena parabola jenis solid memiliki biaya langganan yang lebih tinggi dan cara penggunaan yang sedikit lebih rumit dibandingkan dengan antena jenis pertama (jaring atau mesh). Oleh karena itu, pengguna antena solid lebih sedikit.

Biasanya, hanya orang tertentu seperti tracker yang menggunakan tipe ini, karena dapat menangkap sinyal yang lebih luas, termasuk sinyal yang bersifat out of beam atau yang sulit mendapat izin beroperasi.

Antena parabola jenis solid sebenarnya dibedakan menjadi dua tergantung pada reflektornya, yaitu offset focus dan prime focus. Antena jenis offset focus memiliki bentuk oval atau lonjong dengan diameter yang lebih kecil dibandingkan dengan tipe lainnya, berkisar sekitar 45 sampai 100 cm. Biasanya, antena ini digunakan untuk langganan saluran televisi berbayar.

Sementara itu, antena jenis prime focus memiliki bentuk bulat seperti antena parabola pada umumnya dan tersedia dalam ukuran yang bervariasi, mulai dari 4 feed hingga 12 feed. Namun, yang paling umum digunakan adalah ukuran 6 feed.

3. Antena Parabola Mini

Antena parabola Ku Band, juga dikenal sebagai antena kecil, umumnya lebih banyak digunakan oleh orang yang berlangganan layanan provider pay tv.

Banyak orang tertarik menggunakan jenis antena ini karena pemasangannya yang tidak rumit dan tergolong simple.

Selain itu, antena Ku Band memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis antena lainnya, sesuai dengan namanya. Keunggulan ini dapat menghemat ruang yang tersedia.

4. Antena Parabola Jenis Frekuensi

Antena parabola S Brand mungkin merupakan jenis yang paling tidak umum atau tidak familiar dibandingkan dengan jenis lainnya yang beredar di pasaran dan dikenal oleh masyarakat. Jenis parabola ini umumnya digunakan oleh pihak layanan pay tv.

Kelebihan dari antena parabola ini adalah menyediakan channel yang lengkap.

Cara Merubah Frekuensi Parabola

Meskipun harga, tipe, dan antarmuka setiap receiver parabola berbeda-beda, namun setting perangkat relatif sama. Namun, pemula sering mengalami kesulitan untuk mengubah frekuensi transponder satelit tertentu.

Baca Juga :   Cara Upgrade Firmware Receiver K Vision Semua Tipe

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mempelajari prinsip dasar tentang cara mengubah frekuensi parabola untuk semua tipe receiver.

1. Hidupkan Receiver

Tahap pertama yang harus kamu lakukan adalah memastikan antena parabola telah terpasang dengan baik dan mengunci satelit tertentu. Kemudian, hidupkan receiver beserta unit televisi dan tunggu hingga kedua perangkat tersebut menyala dengan sempurna.

2. Tekan Menu

Siapkan remote kontrol asli dari receiver dan tekan tombol menu untuk membuka jendela pengaturan sistem. Pada jendela ini, kamu akan melihat beberapa opsi utama seperti instalasi, ubah siaran, setting sistem, dan informasi tentang perangkat.

3. Pilih Instalasi

Pilih menu instalasi dan tekan tombol OK pada remote untuk mengonfirmasi perintah, maka akan muncul jendela baru. Pada opsi ini, kamu akan menemukan beberapa fungsi, seperti mengatur antena beserta parameternya dan melihat daftar transponder.

4. Ubah Frekuensi

Pilih nama satelit yang diinginkan dan tekan tombol OK pada remote untuk membuka parameter transponder. Pada layar akan muncul opsi tambah, ubah, hapus, dan cari. Tekan tombol ubah untuk mengatur frekuensi.

Akan muncul jendela baru yang berisi pengaturan frekuensi satelit. Ubah nomor transponder yang ingin kamu atur, lalu tekan tombol simpan dan jalankan proses scanning agar sistem dapat memindai channel yang tersedia.

Cara Menghapus Frekuensi Parabola

Jika channel TV mengalami perubahan transponder, maka kamu harus menghapus frekuensi lama agar tidak membingungkan. Proses penghapusan ini juga dapat dilakukan melalui menu instalasi untuk mengatur parameter satelit secara keseluruhan.

Berikut adalah cara menghapus frekuensi parabola untuk semua tipe receiver:

1. Nyalakan Receiver

Langkah pertama adalah pastikan receiver dan televisi telah dihidupkan agar bisa mengakses semua menu yang tersedia. Tunggu beberapa saat sampai kedua perangkat tersebut menyala dengan sempurna.

Baca Juga :   Daftar Satelit Dari Timur ke Barat Paling Lengkap

2. Tekan Menu

Gunakan remote kontrol asli dari receiver dan tekan tombol menu untuk membuka pengaturan sistem. Pada layar akan muncul beberapa fungsi penting, seperti instalasi, ubah channel, setting, dan informasi tentang STB.

3. Pilih Instalasi

Tekan langsung menu instalasi hingga muncul jendela baru yang berisi pengaturan antena satelit. Tekan tombol OK untuk mengonfirmasi perintah, dan kamu akan masuk ke pengaturan parameter transponder.

4. Hapus Frekuensi

Tandai nama satelit yang diinginkan dan tekan OK untuk membuka daftar transponder yang tersedia. Pilih salah satu frekuensi, lalu tekan tombol hapus dan pilih YA jika kamu yakin ingin menghapus nomor tersebut.

Perlu diingat, frekuensi parabola yang telah dihapus tidak bisa dikembalikan. Oleh karena itu, cukup tambahkan transponder baru sebagai pengganti.

Penutup

Demikianlah ulasan finoo.id yang membahas beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merubah frekuensi parabola. Meskipun terdengar sulit, namun dengan sedikit pemahaman dan pengetahuan, Anda dapat dengan mudah melakukan perubahan frekuensi pada parabola Anda.

Namun, perlu diingat bahwa mengubah frekuensi parabola tidaklah mudah dan membutuhkan perhitungan yang cermat. Pastikan Anda memahami dengan baik konsep dan cara menghitung frekuensi parabola sebelum mencoba melakukan perubahan.

Jika Anda masih merasa kesulitan atau ingin memastikan perubahan frekuensi parabola Anda dilakukan dengan benar, Anda dapat meminta bantuan dari teknisi parabola yang berpengalaman.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin merubah frekuensi parabola. Terima kasih telah membaca dan sampai jumpa pada artikel-artikel selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *