Download Resetter Canon IP2770

√ Download Resetter Canon IP2770 dan Cara Reset 100% Sukses

Posted on

Finoo.id – √ Download Resetter Canon IP2770 dan Cara Reset 100% Sukses. Panduan unduh resetter Canon IP2770 beserta langkah-langkah reset di bawah ini akan sangat membantu bagi mereka yang saat ini menghadapi masalah dengan unit printer Canon mereka, terutama untuk seri IP2770, dan cara perbaikan kesalahan printer di bawah ini juga dapat diterapkan untuk seri IP2700.

Printer warna Canon IP2770 sering diakui sebagai printer pilihan banyak orang karena popularitasnya yang tinggi, didorong oleh harga yang cukup terjangkau dan ketahanan tinta yang dapat dimodifikasi menjadi sistem infus, membuatnya lebih efisien.

Meskipun demikian, terkadang printer ini mengalami beberapa masalah seperti “ink absorber almost full,” “error 5200,” atau “error 5B00,” yang ditandai dengan berkedipnya indikator POWER dan RESUME. Tidak perlu khawatir, karena sebenarnya printer tersebut tidak rusak dan hanya perlu direset counter-nya. Berikut ini adalah tutorial lengkapnya:

Download Resetter Canon IP2770

Terdapat 3 langkah dalam memperbaiki printer Canon yang mengalami masalah kedip, pertama-tama, unduh terlebih dahulu aplikasi resetter Canon IP2770. Di bawah ini adalah tautan untuk mengunduh secara gratis versi lengkap resetter Canon IP2770: UNDUH DISINI

Software resetter Canon IP2770 v3400 ini juga dapat diterapkan pada printer tipe IP2700 dan dapat beroperasi baik di sistem Windows 7 maupun Windows 10.

Tahap Awal Sebelum Melakukan Reset

Catatan: Langkah-langkah ini dirancang untuk mengakses MODE LAYANAN pada printer Canon.

  1. Pastikan printer berada dalam keadaan mati (OFF), namun colokan listrik atau power masih terpasang dengan baik (tidak perlu dibuka).
  2. Tekan tombol RESUME selama kira-kira 2 detik, dilanjutkan dengan menekan tombol POWER sampai lampu hijau menyala.
  3. Lepaskan tombol RESUME, tetapi tetap tahan tombol POWER.
  4. Selanjutnya, tekan tombol RESUME sebanyak 5 kali, sehingga lampu LED akan menyala bergantian dengan warna orange, hijau, dan berakhir dengan warna orange.
  5. Lepaskan semua tombol setelah itu.
  6. Lampu LED akan berkedip sebentar, jangan terkejut jika lampu tersebut menyala dengan warna HIJAU.
  7. Jika langkah-langkah di atas dilakukan secara berurutan dan benar, komputer Anda akan mendeteksi perangkat baru. Di sini, Anda dapat mengabaikannya dan tidak perlu menginstal driver lagi. Keadaan ini menunjukkan bahwa printer Anda telah berhasil masuk ke dalam MODE LAYANAN.

Cara Reset Printer Canon ip2770

Langkah-langkah untuk mereset printer Canon adalah sebagai berikut:

  1. Matikan printer jika sedang menyala hingga lampu indikator pada printer mati.
  2. Tekan tombol Resume pada printer dua kali ketika printer dalam keadaan mati, tanpa mencabut colokan kabel power yang masih terhubung ke aliran listrik.
  3. Tekan dan tahan tombol Resume, pastikan untuk tidak melepaskannya.
  4. Tekan dan tahan tombol Power pada printer, sehingga kedua tombol tersebut tetap ditekan.
  5. Tekan tombol Resume sebanyak 5 kali sambil terus menekan dan menahan tombol Power.
  6. Tekan dan tahan tombol Resume lagi, terutama pada hitungan kelima.
  7. Tunggu beberapa saat, sambil tetap menekan tombol Resume dan tombol Power secara bersamaan.
  8. Lepaskan kedua tombol tersebut secara bersamaan, dan lampu indikator pada printer akan berkedip-kedip, menandakan bahwa printer siap direset menggunakan aplikasi resetter Canon.
  9. Unduh aplikasi resetter Canon Service Tool.
  10. Ekstrak file yang telah diunduh, dan buka folder hasil ekstrak.
  11. Klik kanan pada file Service Tool v3400.
  12. Pilih “Run as administrator”, dan jendela aplikasi resetter akan terbuka.
  13. Pilih opsi “Main” pada kolom Absorber di bagian Ink Absorber Counter.
  14. Pastikan printer sudah berisi kertas atau masukkan kertas kosong jika belum.
  15. Klik tombol “EEPROM” di bagian Print, dan kotak dialog kecil bernama “Paper Source” akan muncul.
  16. Pilih “RearTray” pada kolom Paper dalam kotak dialog tersebut.
  17. Klik tombol “OK”, dan printer akan mencetak sesuatu pada kertas kosong yang telah dimasukkan.
  18. Tunggu hingga proses pencetakan selesai, dan setelahnya akan muncul kotak dialog kecil Service Tool v3400 dengan pesan “A function was finished”, menandakan bahwa printer Canon berhasil direset.
  19. Klik tombol “OK”, dan sekarang printer dapat digunakan seperti biasa untuk mencetak dokumen.
Baca Juga :   Cara Reset Printer Canon G1010 Gampang & Simple

Perlu diingat bahwa selama menekan tombol Resume sebanyak 5 kali, lampu indikator pada tombol Power dan Resume akan menyala bergantian sesuai dengan jumlah penekanan tombol. Penting untuk tidak langsung menggunakan aplikasi resetter Canon tanpa mengikuti langkah-langkah awal, karena hal ini dapat menyebabkan kesalahan dan menghambat proses reset.

Masalah apa saja yang menyebabkan harus reset printer canon?

1. Lampu Indikator LED Berkedip

Ketika lampu indikator LED pada printer berkedip secara bergantian, ini dapat menjadi tanda bahwa printer perlu direset. Hal ini sering terjadi saat Anda ingin mencetak dokumen, tetapi printer tiba-tiba tidak dapat digunakan. Melakukan reset pada printer dapat membantu mengatasi masalah ini dan mengembalikan fungsionalitas printer.

2. Tempat Pembuangan Tinta Penuh

Jika tempat pembuangan tinta pada printer sudah penuh, printer biasanya akan mendeteksi bahwa telah mencapai batas kapasitasnya. Dalam kondisi ini, diperlukan reset untuk membersihkan atau mengosongkan tempat pembuangan tinta. Melakukan reset pada printer akan membantu mengatasi peringatan bahwa tempat pembuangan tinta sudah penuh, sehingga printer dapat kembali berfungsi dengan normal.

3. Overprint

Setiap printer memiliki kemampuan untuk menghitung jumlah dokumen yang telah dicetak. Ketika jumlah mencapai batas yang ditentukan, printer secara otomatis akan berhenti beroperasi. Ini disebut sebagai overprint. Reset printer diperlukan untuk mereset hitungan dan memungkinkan printer untuk kembali berfungsi. Dengan mereset hitungan overprint, Anda dapat memulai kembali proses mencetak tanpa kendala.

Melakukan reset pada printer merupakan langkah yang umumnya diperlukan ketika menghadapi masalah teknis atau peringatan seperti di atas. Namun, penting untuk mengikuti panduan dan langkah-langkah yang benar agar proses reset berjalan dengan lancar dan tanpa masalah lebih lanjut.

Baca Juga :   Daftar Arti Kode Error Printer Canon MP287 Terlengkap

Masalah Lain Yang Kerap Terjadi Pada Printer Canon IP2770

Dikarenakan popularitasnya yang luar biasa, printer Canon IP2770 sering kali disebut sebagai “printer sejuta umat.” Ini bukan tanpa alasan, mengingat printer ini merupakan salah satu yang paling laris di pasaran, terutama digunakan oleh pelajar, mahasiswa, guru, dan kelompok pengguna lain yang tidak memerlukan kapasitas cetak yang sangat tinggi.

Meskipun menjadi best seller, bukan berarti printer Canon IP2770 tidak mengalami masalah. Sebenarnya, beberapa masalah seringkali menjadi keluhan para penggunanya. Namun, sebagian besar masalah tersebut dapat diatasi dengan mudah. Apa saja permasalahan yang mungkin timbul? Mari kita telusuri bersama di bawah ini, lengkap dengan solusi untuk memperbaiki printer Canon IP2770 secara mandiri.

1. Kertas Tersangkut

Permasalahan ini sebenarnya tidak hanya terbatas pada printer Canon IP2770. Banyak jenis printer mengalami kendala serupa dengan berbagai penyebab. Salah satu di antaranya adalah roller printer yang kotor, menyebabkan kinerjanya tidak optimal. Cara mengatasi masalah ini adalah dengan menarik tuas khusus secara perlahan untuk melepaskan kertas yang terjebak. Setelah itu, bersihkan roller dari sisa-sisa kertas yang mungkin masih menempel.

Penyebab lain dapat terjadi karena tumpukan kertas di tray terlalu tebal. Meskipun spesifikasinya menyebutkan bahwa kita dapat menempatkan hingga 100 lembar kertas ukuran A4 sekaligus di tray, disarankan untuk tidak mengisi hingga kapasitas maksimal. Mengurangi jumlah kertas sedikit dapat mencegah kemungkinan kertas terjebak di roller. Selain itu, kertas yang terlalu tebal juga dapat menyebabkan karet pendorong kertas kesulitan mendorong ke atas.

2. Sensor PE Error

Meskipun tidak ada kertas yang terjebak, tetapi mengapa sensor PE atau sensor kertas tetap menyala secara terus-menerus? Hal ini menandakan adanya kesalahan pada sensor tersebut. Pertama-tama, periksa kabelnya, pastikan sudah terhubung dengan baik. Jika kabel sudah terpasang dengan benar, periksa jumlah kertas di tray printer. Terkadang, jumlah kertas yang terlalu sedikit dapat menyebabkan karet pendorong kertas tidak dapat mengangkat dengan optimal, sehingga perlu menambahkan kertas sedikit.

Jika kabel sudah terhubung dengan baik dan jumlah kertas sudah ditambahkan tetapi sensor PE masih tetap menyala, hal ini menunjukkan adanya masalah pada sensor itu sendiri. Untuk mengatasi hal ini, matikan printer dan cabut semua kabelnya. Selanjutnya, buka printer dan periksa kondisi kabel sensornya. Terdapat dua kabel, yaitu kabel sensor PE dan sensor ASF. Untuk memeriksa kabel, gunakan alat yang disebut multimeter.

Jika alat tersebut mendeteksi kerusakan sepanjang 20 ohm, jelas bahwa sensor pada printer Canon IP2770 tidak responsif. Saatnya untuk mengganti kabel dengan yang baru. Pastikan untuk memilih kabel yang sesuai. Setelah terpasang, nyalakan kembali printer dan cetak satu lembar. Jika printer sudah dapat berfungsi dengan baik, maka masalah telah terselesaikan.

Baca Juga :   Cara Setting WiFi Epson L565 Mudah & Cepat

3. Kerusakan Mekanik Printer

Printer Canon IP2770 memiliki kode error yang dapat diidentifikasi dari pola kedipan lampu. Jika lampu oranye berkedip 3 kali dan hijau berkedip 1 kali, itu menandakan adanya kerusakan mekanik pada printer. Jika Anda mengalami situasi ini, langkah terbaik adalah membawa printer ke layanan servis resmi Canon agar dapat ditangani dengan tepat.

4. Cartridge Nggak Terpasang dengan Tepat

Jika lampu oranye berkedip sebanyak 13 atau 16 kali dan lampu hijau hanya berkedip 1 kali, hal ini menandakan bahwa cartridge dalam printer tidak terpasang dengan benar. Pada layar PC atau laptop, mungkin akan muncul gambar cartridge seakan-akan akan terlepas saat mencetak. Cara mengatasi masalah ini cukup mudah. Cukup tekan dan tahan tombol resume selama 10 detik saja.

5. Cartridge Warna Rusak

Jika lampu oranye berkedip sebanyak 7 kali dan lampu hijau hanya berkedip 1 kali, itu menunjukkan bahwa cartridge warna telah tidak layak pakai atau sudah rusak. Solusinya cukup sederhana, yaitu dengan menggantinya dengan cartridge baru. Jika Anda tetap menggunakan cartridge yang sudah tidak layak, lampu akan terus berkedip dan masalah tidak akan teratasi.

6. Cartridge Hitam Rusak

Tidak hanya cartridge warna, cartridge hitam juga dapat mengalami kerusakan. Kode error ditandai dengan lampu oranye berkedip 14–15 kali dan lampu hijau 1 kali. Seperti cartridge warna, jika cartridge hitam tidak lagi berfungsi, langkah yang tepat adalah menggantinya dengan yang baru. Tidak mungkin memaksakan penggunaan cartridge yang sudah rusak.

Printer Canon IP2770 tidak akan dapat mengenali cartridge yang rusak, sehingga penggantian menjadi keharusan. Pastikan untuk mengganti cartridge dengan yang sesuai dengan printer agar kompatibel dan dapat digunakan tanpa masalah.

Baca Juga :

Penutup

Dalam mengatasi berbagai masalah pada printer Canon IP2770, memiliki akses ke Download Resetter Canon IP2770 menjadi kunci untuk pemulihan yang efektif.

Dengan resetter ini, Anda dapat dengan mudah mengatasi kendala seperti error, lampu indikator yang berkedip, atau masalah dengan cartridge.

Pastikan untuk memanfaatkan download resetter ini dengan bijak, dan pastikan langkah-langkah yang benar diikuti untuk memastikan printer berfungsi kembali secara optimal.

Dengan Download Resetter Canon IP2770, Anda memiliki alat yang efektif untuk merestart dan mereset printer, membantu Anda mengatasi berbagai tantangan teknis dengan mudah dan efisien.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Download Resetter Canon IP2770 dan Cara Reset 100% Sukses. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *