Harga Pasir Urug Per M3

√ Harga Pasir Urug Per M3 Semua Jenis Terbaru Paling Tepat

Posted on

Finoo.id – √ Harga Pasir Urug Per M3 Semua Jenis Terbaru Paling Tepat. Seperti yang diketahui, pasir urug merupakan sisa hasil penyaringan pasir sedot dan pasir cuci. Setelah menjadi limbah pasir, pasir urug memiliki tekstur yang sangat halus dan bersih dengan warna khas abu-abu tua atau coklat.

Keunggulan dari pasir urug adalah kemampuannya yang sangat baik dalam menyerap air. Meskipun disebut sebagai urug, jenis pasir ini tidak hanya digunakan sebagai bahan urugan, tetapi juga sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan.

Menariknya, saat ini pasir urug dapat dengan mudah ditemukan di pasaran Indonesia karena sudah banyak supplier yang menyediakannya, terutama untuk kebutuhan konstruksi. Secara umum, para supplier pasir urug menjualnya per meter kubik.

Oleh karena itu, bagi yang berencana membeli pasir urug untuk proyek konstruksi, disarankan untuk mengetahui terlebih dahulu harga pasir urug per meter kubik. Untuk membantu, kami akan memberikan daftar harga pasir urug per m3 untuk semua jenisnya.

Apa Itu Pasir Urug?

Pasir urug merupakan jenis limbah pasir yang dihasilkan dari penyaringan pasir cuci dan pasir sedot. Setelah menjadi limbah, pasir urug memiliki tampilan yang lebih halus dan bersih.

Kemampuannya dalam menyerap air sangat baik, sehingga pasir ini dapat digunakan sebagai bahan pondasi bangunan dan campuran keramik, meningkatkan kekuatan bagian bawah.

Pasir urug termasuk dalam kategori material pengurugan yang terdiri dari tanah yang sangat baik dan memenuhi persyaratan teknis, serta bebas dari akar yang dapat mengganggu. Oleh karena itu, sebelum membangun pondasi bangunan, kontraktor atau tukang bangunan umumnya melakukan pengurugan lahan menggunakan pasir urug.

Tanpa pengurugan, pondasi dapat terlihat kaku dan rentan terhadap patahan saat diberi beban, karena beban tidak tersebar merata. Tebal urugan pasir pada tahap ini biasanya berkisar antara 5-10 cm, bergantung pada kondisi tanah.

Karakteristik Pasir Urug

Untuk membedakannya dari jenis pasir lainnya, pasir urug memperlihatkan sejumlah karakteristik dan ciri khas yang dapat diidentifikasi dengan jelas:

  1. Warna Abu-abu Tua atau Coklat:
    Pasir urug memiliki warna khas yang cenderung abu-abu tua atau coklat. Warna ini memberikan identitas visual yang membedakannya dari jenis pasir lain.
  2. Proses Penyedotan dan Pencucian:
    Pasir urug telah mengalami proses penyedotan dan pencucian. Hasilnya adalah tekstur yang sangat halus dan bersih. Proses ini juga membantu menghilangkan kotoran dan partikel tidak diinginkan, meningkatkan kualitas pasir.
  3. Kekasaran yang Bervariasi:
    Meskipun umumnya dikenal dengan tekstur halusnya, ada juga pasir urug yang memiliki kekasaran yang agak kasar. Variasi ini bisa terjadi tergantung pada sumber pasir urug tersebut.
  4. Larut dalam Air:
    Pasir urug cenderung mudah larut ketika terkena air. Sifat ini bisa memberikan kemudahan dalam pemanfaatannya, terutama dalam konstruksi dan aplikasi lainnya.
  5. Kemampuan Menyerap Air yang Baik:
    Salah satu keunggulan utama pasir urug adalah kemampuannya yang baik dalam menyerap air. Hal ini menjadikannya pilihan yang efektif untuk berbagai keperluan konstruksi, terutama dalam pembentukan pondasi bangunan.
Baca Juga :   Pengertian Batu Alam: Jenis dan Penggunaanya Yang Tepat

Dengan kombinasi karakteristik tersebut, pasir urug menjadi bahan yang sangat dihargai dalam industri konstruksi dan aplikasi lainnya, memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan proyek-proyek pembangunan.

Fungsi Pasir Urug

Pasir urug memiliki berbagai fungsi yang penting dalam konstruksi dan kegunaan lainnya. Berikut adalah beberapa fungsi pasir urug yang dapat dijelaskan lebih lanjut:

  1. Material Pondasi Bawah Rumah:
    Pasir urug digunakan sebagai material pondasi bawah rumah. Proses ini melibatkan pengurugan atau penimbunan pasir di area permukaan lubang galian tanah. Hasilnya adalah pondasi yang lebih kuat dengan ketebalan berkisar antara 5 hingga 10 cm.
  2. Stabilisasi Permukaan Tanah:
    Pasir urug membantu meningkatkan stabilitas permukaan tanah yang asli. Dengan meratakan dan mengurug area tertentu, pasir urug membantu menciptakan dasar yang kokoh dan stabil untuk konstruksi.
  3. Pembebanan yang Merata:
    Fungsi pasir urug mencakup penyebaran beban yang berasal dari permukaan tanah. Dengan demikian, beban tersebut dapat dipikul secara merata, menghasilkan distribusi beban yang lebih seimbang dan menghindari titik-titik tekanan yang berlebihan.
  4. Penimbunan Bawah Lantai:
    Sebelum pemasangan lantai keramik, pasir urug dapat digunakan untuk penimbunan bawah lantai. Hal ini memberikan dasar yang stabil dan merata untuk lantai yang akan dipasang, meningkatkan kekokohan dan kenyamanan bangunan.
  5. Penguatan Pondasi Bangunan:
    Bangunan yang telah diberikan pondasi campuran pasir urug cenderung menjadi lebih kuat dan kokoh. Pasir urug memberikan dukungan tambahan pada struktur pondasi, menghasilkan fondasi yang lebih tahan terhadap beban bangunan.
  6. Pencegahan Banjir:
    Pasir urug dapat digunakan untuk menghalangi banjir dengan cara memasukkan pasir ke dalam karung. Karung pasir ini kemudian ditempatkan di depan rumah atau di area yang rentan terhadap banjir, berfungsi sebagai penghalang efektif untuk mencegah masuknya air.

Jenis Pasir Urug

Pasir yang digunakan sebagai material timbunan pondasi rumah atau pasir jenis urug dapat dibedakan dalam beberapa variasi. Setiap variasi memiliki kualitas yang berbeda-beda tergantung pada lokasi penambangannya. Terdapat paling tidak tujuh jenis pasir ini, di antaranya:

1. Pasir Kali

Pasir kali merupakan jenis pasir yang berasal dari kikisan bebatuan tajam dan keras. Butiran pasir ini memiliki kehalusan yang lebih tergolong, menjadikannya pilihan optimal untuk pembangunan pondasi rumah. Kualitasnya yang halus membantu menciptakan fondasi yang stabil dan kokoh.

Pasir kali sering kali dikalianlkan dalam konstruksi karena berasal dari proses alamiah yang menghasilkan butiran-butiran pasir yang terpilah dengan baik, memberikan performa yang baik dalam mendukung struktur bangunan.

2. Pasir dari Gunung

Pasir dari gunung adalah hasil dari galian dengan tekstur yang kasar namun tidak keras. Kandungan pasir ini terdiri dari pozzolan dengan campuran kapur padam dan air yang membeku. Hasilnya adalah massa padat yang sulit bercampur dengan air.

Kekasaran teksturnya membuat pasir ini cocok untuk berbagai keperluan konstruksi, terutama ketika kekuatan dan daya tahan yang tinggi diperlukan. Penggunaan pozzolan dan campuran kapur juga memberikan sifat tahan air yang baik.

3. Pasir Pasang

Pasir pasang adalah jenis pasir dengan butiran yang lebih halus dan kecil dibandingkan pasir beton. Sentuhan pasir ini saat digenggam terasa lebih enak dan nyaman. Kelebihan lainnya adalah pasir pasang memiliki ciri khas tidak mudah buyar ketika telah membentuk gumpalan.

Pasir pasang sering digunakan dalam proyek-proyek yang memerlukan kehalusan tertentu, seperti pembuatan adukan plesteran atau campuran untuk bahan bangunan lainnya. Kualitasnya yang halus membuatnya mudah untuk diolah dan mencapai kepadatan yang diinginkan dalam konstruksi.

Baca Juga :   √ Apa Itu Cat Akrilik? Fungsi dan Cara Menggunakanya

4. Pasir Beton

Pasir beton seringkali dikenal dengan warna abu-abu yang khas, meskipun beberapa variasinya kadang-kadang dapat memiliki warna yang cenderung hitam. Jenis pasir ini memiliki tekstur yang paling halus dibandingkan dengan yang lainnya. Saat digenggam, pasir beton mudah dipadatkan dan cenderung langsung buyar ketika dilepaskan.

Warna abu-abu yang khas membuat pasir beton menjadi pilihan utama dalam proyek konstruksi, terutama yang melibatkan pencampuran beton. Kelebihannya yang halus dan padat menjadikannya komponen penting untuk mencapai kekuatan dan daya tahan yang diinginkan dalam struktur bangunan.

5. Pasir Elod

Pasir elod memiliki warna abu-abu gelap yang khas. Teksturnya halus dan ukurannya cukup kecil. Saat digenggam, pasir ini terasa halus dan nyaman. Namun, beberapa jenis pasir elod mungkin memiliki warna hitam pekat, yang sesuai dengan lokasi penambangan pasir tertentu.

Kelebihan pasir elod terletak pada kehalusan dan konsistensinya yang membuatnya cocok untuk aplikasi yang membutuhkan pasir dengan kualitas yang baik, seperti pembuatan campuran beton halus atau penyeimbang dalam berbagai proyek konstruksi.

6. Pasir Merah/Jebrod

Pasir merah atau jebrod memiliki warna oranye kemerahan yang mencolok. Karakteristiknya cenderung kasar, dan ukurannya lebih besar dibandingkan dengan beberapa jenis pasir lainnya. Tekstur pasir yang lebih padat membuatnya tahan terhadap perubahan bentuk dan tidak mudah buyar.

Pasir merah sering digunakan dalam proyek-proyek konstruksi yang memerlukan daya tahan dan stabilitas, seperti pembuatan beton khusus atau penggunaan sebagai lapisan pondasi yang kokoh. Warna khasnya juga memberikan elemen estetika yang menarik dalam berbagai aplikasi konstruksi.

Keunggulan dan Kelemahan Pasir Urug

Penting untuk diketahui bahwa salah satu kelebihan utama pasir urug terletak pada aspek harganya. Harga pasir urug per meter kubik dianggap lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis pasir bangunan lainnya.

Namun demikian, seperti halnya setiap bahan material bangunan, pasir urug juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif, berikut ini kami sajikan beberapa keunggulan dan kelemahan pasir urug sebagai bahan pertimbangan.

Keunggulan Pasir Urug:

  1. Tidak Mudah Buyar:
    Pasir urug memiliki keunggulan tidak mudah buyar ketika digunakan sebagai bahan konstruksi. Kelebihan ini memberikan kestabilan struktural yang penting dalam pembentukan fondasi atau pengurugan lahan.
  2. Dapat Menghalangi Banjir:
    Sifat pasir urug yang padat dan kokoh membuatnya efektif dalam menghalangi banjir. Penggunaan pasir urug, terutama jika ditempatkan di area yang rentan terhadap banjir, dapat membantu mencegah air masuk ke dalam bangunan.
  3. Membuat Pondasi Tahan Gempa:
    Pasir urug memiliki kemampuan untuk meningkatkan daya tahan terhadap gempa. Dengan meratakan dan mengompakkan pasir secara tepat, fondasi bangunan dapat dibuat lebih kokoh, memberikan perlindungan tambahan dalam situasi gempa bumi.
  4. Mampu Menyerap Air dengan Baik:
    Kemampuan pasir urug untuk menyerap air dengan baik menjadikannya pilihan yang cocok untuk penggunaan dalam proyek-proyek konstruksi yang melibatkan manajemen air, seperti pembuatan pondasi atau pengurugan di area yang memerlukan drainase yang baik.

Kelemahan Pasir Urug:

  1. Kualitas Rendah:
    Salah satu kelemahan utama pasir urug adalah kualitasnya yang cenderung rendah. Ini dapat mempengaruhi kekuatan dan daya tahan pasir urug dalam jangka panjang.
  2. Kurang Cocok sebagai Bahan Bangunan:
    Pasir urug kurang cocok sebagai bahan bangunan karena sulit untuk diaduk. Sifatnya yang mudah terpisah dan kasar membuatnya kurang ideal untuk aplikasi konstruksi yang memerlukan campuran yang homogen.
  3. Tidak Cocok untuk Pondasi Bangunan:
    Pasir urug tidak dapat digunakan untuk membuat pondasi bangunan, baik itu untuk tembok maupun rumah. Keterbatasan ini membatasi penggunaan pasir urug dalam pembangunan struktural.
  4. Mengandung Lumpur Tinggi:
    Pasir urug sering mengandung tingkat lumpur yang tinggi, sehingga tidak cocok untuk konstruksi bangunan yang membutuhkan material dengan tingkat kebersihan dan kemurnian yang tinggi. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas akhir dari proyek konstruksi yang melibatkan pasir urug.
Baca Juga :   √ Jenis-jenis Baut dan Kegunaannya Yang Perlu Diketahui

Harga Pasir Urug Per M3

Setelah memahami definisi, kegunaan, jenis, serta kelebihan dan kekurangan pasir urug, langkah berikutnya adalah membahas poin utama terkait besaran harganya. Secara umum, pasir urug dijual oleh para supplier dengan satuan per meter kubik atau per m3.

Meskipun demikian, sebagaimana halnya harga pasir pada umumnya, harga pasir urug per m3 dapat bervariasi di berbagai wilayah karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Sebagai panduan atau referensi bagi kalian, berikut ini adalah stkalianr harga pasir urug yang berlaku di pasar Indonesia.

Jumlah Pasir UrugHarga
3.5 – 4 m3Rp900,000
6.5 – 7 m3Rp1,300,000
22 – 24 m3Rp4,000,000

Catatan: Harga pasir urug per m3 yang tertera di atas dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu karena dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

Sebagai tambahan informasi, sebagian penyedia atau supplier pasir urug tidak hanya menawarkan penjualan dengan harga dan satuan per m3, tetapi juga memberikan opsi satuan per angkutan, mulai dari colt diesel, tronton, hingga engkel. Untuk memenuhi rasa penasaran, berikut adalah daftar harga pasir urug per angkutan yang perlu diperhatikan.

Muatan Pasir UrugHarga
Colt DieselRp 1.100.000 – Rp 1.350.000
Tronton 25 m3Rp 120.000 – Rp 200.000 per m3
Engkel 3.3 m3Rp 900.000 – Rp 1.100.000

Jika di antara kalian ada yang ingin mengoptimalkan anggaran pembangunan rumah, kami menyarankan untuk mempertimbangkan penggunaan jasa borongan. Saran ini tidak terlepas dari pkalianngan umum bahwa harga borongan untuk urugan tanah atau pasir sering dianggap lebih ekonomis dibandingkan dengan pembelian material secara terpisah.

Baca Juga :

Penutup

Dalam penutup, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan mengenai harga pasir urug per m3 merupakan informasi krusial bagi mereka yang terlibat dalam dunia konstruksi dan pembangunan.

Harga tersebut menjadi parameter penting dalam perencanaan anggaran proyek, memastikan efisiensi dan keberlanjutan pembangunan.

Dengan berbagai variasi pasir urug dan opsi pembelian per angkutan, pemilik proyek memiliki fleksibilitas dalam memilih sesuai kebutuhan dan anggaran yang dimiliki.

Bagi yang ingin lebih hemat, pertimbangan penggunaan jasa borongan juga menjadi opsi menarik. Semoga artikel finoo.id ini memberikan panduan yang berguna bagi para pelaku konstruksi dan membantu mencapai keberhasilan dalam setiap proyek pembangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *