Mengenal Kayu Kamper

√ Mengenal Kayu Kamper: Karakteristik, Kelebihan dan Kekuranganya

Posted on

Finoo.id – √ Mengenal Kayu Kamper: Karakteristik, Kelebihan dan Kekuranganya. Selain semen, pasir, batu, kaca, dan keramik, kayu juga memainkan peran penting dalam pembangunan rumah. Kayu digunakan untuk berbagai keperluan seperti kasau, kusen, batang jendela, penyangga kaca jendela, pintu, dan sudut-sudut lainnya. Saat ini, tersedia beragam jenis kayu berkualitas tinggi yang cocok digunakan sebagai bahan bangunan, terutama di Indonesia yang dikenal dengan sumber daya alamnya yang melimpah. Oleh karena itu, mendapatkan bahan material kayu tidaklah terlalu sulit.

Salah satu jenis kayu yang populer adalah kayu kamper. Kayu kamper sangat diminati dalam perdagangan kayu. Saat ini, kayu kamper menjadi salah satu kayu komersial yang paling banyak digunakan di Indonesia. Keunggulan lainnya dari kayu kamper adalah kekuatan dan ketahanannya terhadap serangan rayap yang cukup baik.

Asal Usul Kayu Kamper

Pohon kamper atau Cinnamomum camphora adalah hasil alam yang berasal dari negara-negara beriklim tropis, termasuk Indonesia. Pohon ini dinamakan demikian karena menghasilkan aroma khas yang mirip dengan kamper.

Di Indonesia, pohon kamper banyak ditemukan di Pulau Kalimantan, terutama di daerah Samarinda yang menjadi salah satu produsen kayu kamper terbesar. Namun, saat ini banyak negara di daerah subtropis juga mulai melakukan budidaya pohon kamper, seperti Amerika Serikat.

Hal ini terjadi karena pohon kamper telah diklasifikasikan oleh International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) sebagai jenis yang mulai langka dan terancam punah.

Oleh karena itu, upaya penanaman kembali dan budidaya pohon kamper kini digalakkan. Untuk mendukung usaha tersebut, banyak negara memilih untuk mengurangi impor kayu kamper dan mengembangkan budidaya di dalam negeri masing-masing.

Karakteristik Kayu Kamper

Penting untuk dicatat bahwa ada beberapa ciri khas kayu kamper yang mudah dikenali. Ingin tahu lebih lanjut? Baca penjelasannya di bawah ini:

1. Warnanya mirip kayu mahoni

Kayu mahoni, atau sering disebut juga sebagai mahogany, adalah salah satu jenis kayu yang cukup terkenal dan sering digunakan sebagai opsi pengganti kayu jati.

Mahoni memiliki ciri khas warna merah kecokelatan, serupa dengan kayu kamper. Namun, warna merah pada kayu kamper biasanya lebih intens daripada mahoni.

Baca Juga :   Pengertian Dynabolt: Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

2. Tekstur permukaannya agak kasar

Tiap jenis kayu memiliki tekstur yang berbeda-beda; ada yang kasar dan ada yang halus seperti kayu manglid. Namun, kayu kamper tergolong dalam jenis kayu dengan tekstur permukaan yang kasar. Proses penghalusan kayu kamper memakan waktu yang cukup lama.

3. Punya aroma khas kamper

Sesuai dengan namanya, jenis kayu ini memiliki aroma wangi kamper yang khas, itulah sebabnya disebut kayu kamper. kalian dapat membayangkan aroma kamper yang khas, bukan? Nah, begitulah aroma yang dihasilkan oleh kayu kamper.

4. Tingkat kekerasan & keawetan kayu kamper sangat baik

Saat memilih jenis kayu, penting untuk memperhatikan dua hal, yaitu tingkat kekuatan dan keawetan kayu tersebut. Kelas kayu kamper biasanya memiliki tingkat kekuatan kelas I-II dan tingkat keawetan kelas II-III.

Kualitas kayu kamper tergolong baik, bahkan memiliki ketahanan terhadap rayap, air, dan panas. Oleh karena itu, sangat cocok untuk digunakan di luar ruangan atau sebagai bahan bangunan eksterior.

5. Kalimantan adalah habitat pohon kamper

Mungkin kalian tidak menyadari bahwa pohon kamper banyak tersebar di kawasan hutan Kalimantan. Pohon ini bisa tumbuh dengan baik, mencapai ketinggian 20-30 meter dengan diameter batang sekitar 60-120 cm.

Samarinda, di Kalimantan, dikenal sebagai daerah penghasil kayu kamper berkualitas tinggi karena serat kayunya yang halus. Jadi, kayu kamper menjadi salah satu ciri khas dari Kalimantan.

Kegunaan Kayu Kamper

Setelah mempelajari asal-usul, karakteristik, serta kelebihan dan kekurangan kayu kamper, langkah berikutnya adalah membahas bagaimana bahan ini dapat digunakan sebagai bagian dari bangunan.

1. Kayu Kamper sebagai Rangka Atap dan Plafon

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kayu kamper memiliki struktur yang padat dan kuat. Kualitas ini membuatnya sangat sesuai untuk digunakan sebagai rangka konstruksi atap dan plafon di rumah.

Umumnya, rangka atap yang terbuat dari kayu dan telah diserang rayap akan rentan mengalami keropos. Struktur kayu yang melemah juga dapat menyebabkan atap mudah bergeser dan bocor saat turun hujan. Namun, dengan menggunakan kayu kamper, rangka atap tetap kokoh bahkan setelah waktu yang cukup lama. Hal ini juga berlaku untuk rangka plafon. Jika bahan penyusun rangka telah lapuk, plafon dapat menjadi tidak stabil dan berpotensi jatuh, mengancam keselamatan penghuni rumah.

2. Kayu Kamper Sebagai Pelapis Dinding Interior

Sifat alami kayu yang menghadirkan kesan hangat di dalam rumah menjadi alasan utama dalam memilih kayu kamper sebagai pelapis dinding. Dari segi estetika, kayu kamper memiliki penampilan yang indah dengan warna merah kecokelatan yang mempesona dan kemampuannya untuk memantulkan cahaya. Oleh karena itu, penggunaan kayu kamper sebagai pelapis dinding interior akan memberikan sentuhan keindahan yang lebih dalam rumah.

Baca Juga :   Pengertian Bahan Buatan: Jenis, Fungsi dan Kegunaan

Meskipun cocok sebagai pelapis dinding, penting untuk diingat bahwa kayu kamper dapat berubah bentuk jika terpapar air. Oleh karena itu, perlu mempertimbangkan area yang akan dilapisi kayu kamper dengan baik. Sebaiknya hindari penggunaan kayu kamper untuk melapisi dinding luar. Selain itu, disarankan agar dinding kayu kamper di dalam rumah ditempatkan jauh dari paparan air.

3. Kayu Kamper sebagai Perabot

Selain itu, kayu kamper seringkali dijadikan sebagai bahan untuk membuat perabot rumah tangga, seperti kursi, meja, dan lemari. Selain memiliki daya tahan yang baik dan kekebalan terhadap serangan rayap, aroma alami yang dihasilkan oleh kayu kamper juga dapat memberikan suasana yang lebih nyaman di dalam rumah.

Namun, penting untuk diingat bahwa bahan dan aroma dari kayu kamper dapat menjadi alergen. Oleh karena itu, pastikan bahwa tidak ada penghuni rumah yang memiliki alergi terhadap bahan alami ini.

Lebih lanjut, sebaiknya letakkan perabotan yang terbuat dari kayu kamper di dalam ruangan, bukan di luar ruangan. Hal ini bertujuan untuk mencegah perubahan bentuk yang disebabkan oleh paparan air hujan.

Kelebihan dan Kekurangan Kayu Kamper

Kelebihan

Kayu kamper juga memiliki beberapa keunggulan. Keunggulan dari kayu kamper ini adalah:

1. Kualitas Kekuatannya Menyerupai Jati

Kayu kamper terkenal karena kekuatannya yang luar biasa. Bahkan, bahan ini masuk dalam kategori kelas kekuatan I, yang berarti kalian tidak perlu ragu soal kekuatannya.

Kekuatannya begitu istimewa sehingga sering dibandingkan dengan kayu jati. Meskipun kualitas jati lebih unggul, namun kekuatan kayu kamper tidak kalah. Yang menarik, harga kayu kamper juga lebih terjangkau, loh.

2. Tidak Mudah Terkena Serangan Rayap

Siapa yang akan senang jika perabotannya diserang oleh rayap? Kemungkinan besar kalian akan merasa khawatir saat mengetahui bahwa banyak rayap yang merusak perabotan atau bahkan struktur konstruksi yang dapat membahayakan jika rusak.

Namun, risiko serangan rayap dapat diminimalkan dengan menggunakan bahan ini. Aroma khasnya yang harum membuat rayap enggan mendekat.

3. Seratnya Berbentuk Lurus

Keunggulan lain dari kayu kamper terlihat dari struktur seratnya. Pola serat pada bahan ini umumnya berbentuk lurus atau bergelombang.

Arah serat ini memberikan tampilan yang indah dan menarik pada perabotan. Selain itu, kayu jenis ini memiliki risiko kecil terhadap serangan jamur.

Kekurangan

Selain memiliki keunggulan, kayu jenis kamper juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu diketahui. Di bawah ini adalah kelemahan yang dimiliki oleh kayu jenis kamper.

1 Bentuk Bisa Berubah

Kayu kamper tidak hanya memiliki keunggulan, tetapi juga kelemahan. Salah satu kelemahannya adalah bentuk furnitur yang terbuat dari bahan ini dapat berubah.

Terutama jika furnitur tersebut sering terkena air, seperti hujan. Namun, kalian masih bisa mencoba untuk menjaga bentuknya tetap stabil dengan cara memanaskannya menggunakan oven terlebih dahulu.

Baca Juga :   √ Cara Menghitung Berat Besi Beton Per Batang & Per Meter

2 Penghalusan Kayu Lebih Lama

Bahan ini memiliki permukaan yang agak kasar dibandingkan dengan jenis kayu lainnya. Salah satu kelemahan penggunaannya adalah dalam proses penghalusan.

Proses ini memerlukan teknik pengamplasan yang tepat. Menghaluskan kayu kamper membutuhkan waktu yang relatif lebih lama dibandingkan dengan kayu yang memiliki tekstur lebih halus.

3 Perlu Pengawetan Khusus

Dari segi kekuatan, kayu ini memang terbukti kuat bahkan hampir setara dengan kayu jati. Namun, dalam hal keawetan, masih ada ruang untuk peningkatan.

kalian perlu melakukan usaha tambahan dan meminta perlakuan khusus agar kayu tersebut menjadi lebih tahan lama. Aroma yang dihasilkan juga dapat memicu reaksi alergi.

Harga Kayu Kamper

Harga kayu kamper per meter kubik di pasaran relatif terjangkau, bahkan lebih murah dibandingkan dengan harga kayu jati. Sebagai contoh, harga kayu balok kamper dengan ukuran 6 x 12 x 400 cm dijual sekitar Rp. 7.500.000/M³, sementara harga papan kayu kamper dengan ukuran 3 x 25 x 400 cm dijual sekitar Rp. 8.500.000/M³.

Meskipun demikian, apakah kayu kamper termasuk kayu yang mahal? Jumlah populasi pohon kamper di Indonesia sendiri tidak terlalu banyak, terutama di habitat aslinya yaitu pulau Sumatera dan Kalimantan.

Selain itu, pohon kamper tidak dapat tumbuh di mana saja dan pertumbuhannya cenderung lambat. Permintaan yang tinggi dari konsumen akan kayu kamper dan ketersediaan kayu kamper yang terbatas mengakibatkan harga kayu kamper menjadi tinggi.

BACA JUGA :

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, mengenal kayu kamper bukanlah sekadar memahami karakteristik dan kegunaannya dalam berbagai aspek bangunan dan perabotan.

Lebih dari itu, pengenalan terhadap kayu kamper juga mengajarkan kita tentang pentingnya pelestarian sumber daya alam, menjaga ekosistem habitatnya, dan menghargai nilai-nilai keberlanjutan dalam penggunaan material konstruksi dan furnitur.

Sebagai salah satu jenis kayu yang memiliki kekuatan, keindahan, dan aroma khas, kayu kamper memberikan kontribusi penting dalam pembangunan, sekaligus menjadi cerminan dari kearifan lokal dan keberagaman alam Indonesia.

Semoga dengan semakin mengenal kayu kamper, kita dapat lebih menghargai dan memanfaatkannya secara bijak untuk masa depan yang lebih berkelanjutan.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Mengenal Kayu Kamper: Karakteristik, Kelebihan dan Kekuranganya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *