Apa Itu Veneer Kayu

√ Apa Itu Veneer Kayu? Kegunaan dan Jenisnya Lengkap

Posted on

Finoo.id – √ Apa Itu Veneer Kayu? Kegunaan dan Jenisnya Lengkap. Meskipun secara visual terlihat serupa, namun sebenarnya ada banyak variasi dari material finishing interior yang tersedia. Bagi mereka yang menginginkan gaya alami di dalam rumah, motif atau tekstur kayu seringkali menjadi pilihan utama untuk finishing interior. Namun demikian, motif dan pola ini bisa dihasilkan dari berbagai jenis material, dan salah satunya adalah veneer kayu.

Namun, apa sebenarnya veneer kayu? Mari kita cari tahu dan kenali lebih dalam mengenai material alami yang satu ini!

Apa Itu Veneer Kayu?

Veneer adalah lembaran kayu yang dibuat dari kayu gelondongan dengan ketebalan berkisar dari 0.24 mm hingga 3 mm. Umumnya, veneer digunakan sebagai material finishing untuk berbagai keperluan, baik sebagai bahan mentah maupun untuk pembuatan perabotan. Tujuannya adalah untuk memberikan permukaan material yang lebih rata dan berkilau.

Selain itu, veneer juga sering digunakan sebagai pelapis untuk lantai atau sebagai pengganti High Pressure Laminate (HPL). Jenis kayu yang digunakan untuk membuat veneer bermacam-macam, termasuk kayu oak, kayu sungkai, kayu mindi, dan kayu jati.

Ketika digunakan sebagai material finishing, veneer harus memiliki ketebalan yang cukup untuk mengurangi risiko kesalahan atau kegagalan. Setelah itu, veneer dapat diolah lebih lanjut untuk pembuatan perabotan interior, baik untuk kantor, rumah tangga, maupun hotel.

Biasanya, veneer digunakan untuk melapisi produk kayu MDF karena MDF memiliki porositas yang tinggi, sehingga sulit untuk dicat dan memiliki tampilan yang kurang menarik serta rentan terhadap jamur. Dengan penambahan veneer kayu, tampilan produk menjadi lebih menarik dan pemasangannya pun lebih praktis.

Apa Saja Kegunaan Veneer?

Veneer adalah salah satu bahan finishing kayu yang umum digunakan untuk memberikan sentuhan akhir pada produk. Fungsi utamanya adalah untuk melapisi berbagai barang interior, seperti perabotan dan dinding serta lantai ruangan.

Keunggulan bahan pelapis ini dalam desain interior terletak pada permukaannya yang rata, teksturnya yang halus, dan warnanya yang menarik, seringkali natural seperti kayu asli. Hal ini membuatnya sangat cocok digunakan dalam konteks interior.

Baca Juga :   √ Mengenal Jenis Beton untuk Berbagai Konstruksi Lengkap

Proses finishing dengan veneer, yang dikenal sebagai finishing tempel, melibatkan pemasangan bahan ini dengan lem pada permukaan furniture. Meskipun demikian, kekuatan dan ketahanan pelapis ini tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, penggunaan finishing tempel dianggap lebih baik daripada menggunakan finishing cat.

Veneer cocok digunakan untuk produk kayu jenis MDF dan particle board karena proses finishing dengan cat sulit diterapkan pada permukaan kayu MDF, yang juga rentan terhadap serangan jamur. Oleh karena itu, menggunakan finishing tempel akan lebih mudah dan praktis dalam memberikan sentuhan akhir pada produk kayu tersebut.

Jenis Veneer Kayu

Terdapat beberapa jenis veneer kayu yang dapat digunakan, antara lain:

1. Phenolic Backed Veneer

Salah satu jenis veneer yang umum digunakan adalah phenolic backed veneer. Jenis veneer ini seringkali digunakan untuk material komposit dan tersedia dalam bentuk lembaran. Veneer ini memiliki keunggulan tidak mudah retak sehingga cocok digunakan sebagai pelapis pada permukaan yang melengkung.

2. Raw Veneer

Raw veneer merupakan jenis veneer yang belum mengalami proses pengolahan. Material ini cukup sulit untuk diterapkan baik di bagian depan maupun belakangnya. Saat melapisi furniture dengan raw veneer, kalian perlu menyambung potongan-potongan secara hati-hati. Namun, raw veneer kurang disarankan untuk permukaan yang melengkung karena rentan terhadap retak.

3. Paper Backed Veneer

Veneer kayu berikutnya adalah paper backed veneer yang digunakan untuk melapisi kertas. Veneer ini lebih fleksibel dan mudah untuk diaplikasikan, serta memiliki ketahanan yang lebih tinggi. kalian dapat membelinya dalam lembaran besar untuk disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu, paper backed veneer juga menjadi pilihan favorit untuk finishing kayu.

4. Reconstituted Veneer

Reconstituted veneer menggunakan material dari vegetasi hutan tropis yang tumbuh dengan cepat. Proses pengolahan dimulai dari kayu gelondongan yang dicelupkan dalam pewarna, kemudian potongan-potongan tersebut direkatkan untuk membentuk veneer yang dapat digunakan untuk proses finishing.

5. Laid Up Veneer

Laid up veneer adalah jenis veneer mentah yang telah disatukan menjadi satu kesatuan. Proses pembuatannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan juga memerlukan perawatan yang tepat untuk memastikan kualitasnya tetap terjaga. Proses penyatuan ini dilakukan dengan hati-hati untuk menciptakan veneer yang kokoh dan berkualitas tinggi.

Baca Juga :   √ Apa Itu Bahan Polyester? Pengertian, Fungsi Secara Lengkap

Kelebihan dan Kekurangan Veneer Kayu

Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari veneer kayu yang perlu dipahami:

Kelebihan Veneer

Finishing tempel memiliki berbagai jenis, namun dibandingkan dengan jenis-jenis lainnya, veneer memiliki beberapa kelebihan yang menonjol. Berikut adalah kelebihan-kelebihannya:

  1. Warna dan tampilan alami: Meskipun tidak terbuat dari kayu solid, veneer mampu menciptakan tampilan yang sangat alami dan warna yang indah, menambah keindahan estetika produk akhir.
  2. Stabilitas: Veneer menonjolkan stabilitasnya yang tinggi dibandingkan dengan bahan pelapis lainnya. Hal ini membuatnya tidak mudah mengalami perubahan bentuk seperti retak atau melengkung akibat faktor eksternal seperti perubahan suhu atau kelembaban.
  3. Harga terjangkau: Meskipun umumnya dijual per lembar dengan ukuran tertentu, harga veneer cenderung lebih terjangkau dibandingkan dengan bahan pelapis lainnya. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang ekonomis untuk proyek interior.
  4. Perawatan yang mudah: Veneer membutuhkan perawatan yang relatif mudah, sebagaimana halnya dengan kayu pada umumnya. Meskipun demikian, perawatan rutin tetap diperlukan untuk menjaga keindahan dan keawetan veneer dalam jangka panjang.
  5. Kemudahan perbaikan: Jika terjadi kerusakan ringan setelah pemasangan, kalian dapat dengan mudah memperbaikinya tanpa memerlukan bantuan tenaga ahli. Ini membuat perawatan dan perbaikan veneer menjadi lebih praktis dan ekonomis, serta menghemat biaya dalam jangka panjang.

Kekurangan Veneer

Setiap bahan pelapis memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu juga dengan veneer ini. Meskipun memiliki beberapa keunggulan dibanding bahan pelapis lainnya, veneer juga memiliki kekurangan. Salah satunya adalah dalam hal perawatan. Meskipun memiliki tekstur yang halus dan rata, perawatan veneer serupa dengan perawatan kayu pada umumnya.

Untuk mencapai hasil yang lebih optimal, disarankan untuk menambahkan lapisan pernis atau pelindung lainnya. Langkah ini bertujuan untuk mencegah kerusakan dan meningkatkan daya tahan veneer. Namun, veneer memiliki kelemahan dalam ketahanan terhadap kelembapan.

Veneer tidak memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap kelembapan dan rentan terhadap serangan rayap. Oleh karena itu, perawatan yang tepat sangat penting untuk memperpanjang umur dan menjaga keindahan veneer. Penggunaan pernis sebagai lapisan pelindung dapat membantu menjaga keawetan dan mengurangi risiko kerusakan akibat kelembapan.

Tips Perawatan Veneer Kayu

Berikut adalah langkah-langkah untuk merawat permukaan veneer kayu dengan baik:

  1. Pembersihan secara rutin: Gunakan kain bersih yang halus dan tidak berserat lepas untuk membersihkan permukaan veneer kayu. Hindari penggunaan kain yang berserat lepas, karena serat-serat kain tersebut dapat merusak permukaan veneer.
  2. Bersihkan debu secara hati-hati: Gunakan kain kering untuk membersihkan debu, lalu lap permukaan dengan kain yang sedikit dibasahi dengan air sabun encer. Pastikan untuk mengeringkannya dengan kain lap kering lainnya, dan usapkan secara searah dengan serat veneer kayu.
  3. Mengatasi noda: Jika terdapat noda pada veneer kayu, bersihkan dengan larutan air sabun encer, kemudian keringkan dengan kain lap kering yang halus. Pastikan untuk menghindari kelembapan berlebih yang dapat mengurangi daya rekat veneer kayu.
  4. Hindari paparan sinar matahari langsung: Jauhkan veneer kayu dari paparan sinar matahari langsung, karena hal ini dapat merusak permukaannya dan mengurangi daya rekat lem yang digunakan.
  5. Gunakan desk pod atau lembaran kaca: Jika veneer kayu digunakan sebagai meja tulis atau permukaan perabot lainnya, gunakan desk pod atau lembaran kaca sebagai pelindung. Hal ini akan mencegah kerusakan akibat gesekan dan penggunaan yang intensif.
Baca Juga :   √ Bahan Plafon Tahan Air Terbaik untuk Kalian

Dengan melakukan langkah-langkah perawatan tersebut, kalian dapat memastikan bahwa permukaan veneer kayu tetap terjaga keindahannya dan tahan lama.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan demikian, setelah memahami berbagai aspek dan karakteristiknya, dapat disimpulkan bahwa veneer kayu adalah sebuah bahan pelapis yang populer dalam industri desain interior.

Dengan tampilan yang alami, stabilitas yang baik, dan harga yang terjangkau, veneer kayu menjadi pilihan yang menarik untuk memberikan sentuhan estetika pada berbagai produk dan proyek desain.

Meskipun memiliki kekurangan tertentu dalam hal perawatan dan ketahanan terhadap kelembapan, namun dengan perawatan yang tepat, veneer kayu dapat memberikan hasil akhir yang indah dan tahan lama.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Apa Itu Veneer Kayu? Kegunaan dan Jenisnya Lengkap. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *