Apa Itu Wajan Marble

√ Apa Itu Wajan Marble? Pengertian Serta Kelebihan dan Kekuranganya

Posted on

Finoo.id – √ Apa Itu Wajan Marble? Pengertian Serta Kelebihan dan Kekuranganya. Salah satu jenis wajan yang menarik perhatian adalah wajan marble yang sedikit berbeda dengan kebanyakan wajan lainnya. Namun, apakah benar-benar layak untuk dibeli? Terutama jika kalian sedang mempertimbangkan bahan marble? Kami telah menyusun ulasan ini untuk menjawab keraguan kalian. Simak kelebihan dan kekurangannya melalui penjelasan di bawah ini.

Wajan, atau sering disebut penggorengan, merupakan salah satu peralatan penting di dapur; alat ini menjadi keharusan. Terutama ketika kalian memasak, satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah wajan. Hal ini juga berlaku ketika kalian memutuskan untuk tinggal sendiri.

Saat kalian berencana untuk membeli, kalian akan menemui berbagai jenis wajan di pasaran. Bagi yang masih awam, mungkin membutuhkan sedikit waktu untuk mempertimbangkan mana yang paling cocok.

Wajan marble bisa menjadi pilihan menarik, dan banyak yang memilihnya di beberapa toko. Pertanyaannya adalah, mengapa kalian sebaiknya memilih wajan ini? Kelebihan dan kekurangan wajan marble akan kami bahas dalam artikel ini.

Mengenal Bahan Marble

Sebelum memahami plus-minus wajan marble, apakah kalian mengenal apa itu wajan marble? Wajan marble merupakan jenis panci yang terbuat dari bahan marble, dengan lapisan ini membuatnya tahan terhadap goresan dan memiliki daya tahan yang tinggi.

Apakah Aman?

Dibandingkan dengan wajan anti lengket, bahan marble umumnya aman digunakan. Hal ini disebabkan oleh sifat bahan marble yang tidak lengket dan dianggap lebih aman. Selain itu, lapisan ini memiliki ketahanan terhadap goresan sehingga bahan goresan tidak akan bercampur dengan makanan.

Mengapa Wajan Marble Bisa Dianggap Lebih Aman?

Sejatinya, wajan marble merupakan peralatan memasak yang telah lama digunakan sejak zaman dahulu. Di Korea, popularitas wajan ini kembali meningkat karena dianggap sebagai pilihan dengan bahan yang lebih alami dan aman untuk proses memasak. Jadi, jika kalian menemui alat masak berwarna hitam dengan titik-titik di permukaannya, itu menkaliankan bahwa barang tersebut dilapisi dengan bahan marble.

Sama seperti wajan atau panci yang menggunakan teflon, lapisan marble atau keramik marmer berfungsi untuk mencegah lengket dan meningkatkan daya tahan alat masak. Menurut Media Indonesia, seri marble juga bebas dari perfluorooctanoic acid (PFOA) dan politetrafluoroetilena (PTFE), dua bahan kimia berbahaya yang biasa digunakan dalam pembuatan alat masak anti lengket.

Selain keunggulan antilengket dan aspek keamanannya, lapisan marble juga memiliki daya tahan yang cukup lama. Bahan ini bahkan tidak mudah tergores, bahkan ketika digunakan dengan sodet atau sendok yang terbuat dari bahan besi saat memasak. Peralatan masak yang dilapisi dengan bahan marble tidak hanya efektif dalam mengurangi penggunaan gas, tetapi juga memiliki permukaan yang cepat menyerap panas. Hal ini membuat proses memasak menjadi lebih efisien, cepat, merata, dan memerlukan sedikit minyak. Bahkan, kalian dapat menggoreng telur tanpa minyak tambahan menggunakan wajan ini.

Baca Juga :   √ Apa Itu Resin Bening? Fungsi, Serta Cara Penggunaannya

Apa Itu Wajan Marble?

Wajan yang dilapisi dengan lapisan marble atau marmer dikenal sebagai wajan marble. Alat masak ini memberikan permukaan anti lengket tanpa memerlukan penggunaan bahan kimia berbahaya. Secara umum, wajan dan peralatan masak lain yang dilapisi dengan marmer memiliki tampilan yang menarik dengan corak khas marmer.

Dikutip dari Cookware Need, wajan marble biasanya memiliki daya tahan yang lama dan mampu menahan panas. Bagian dalam wajan marmer terbuat dari aluminium berkualitas tinggi yang kemudian dilapisi dengan lapisan marmer. Proses pembuatannya yang kompleks menjadikan wajan marble lebih aman dan memiliki daya tahan yang tinggi.

Wajan marble juga bebas dari Perfluorooctanoic Acid (PFOA) dan Polytetrafluoroethylene (PTFE). Alat masak ini tidak hanya tahan terhadap goresan, tetapi juga tidak mudah mengelupas seperti wajan yang dilapisi dengan teflon. Keistimewaan lainnya adalah bahwa wajan dengan lapisan marble dapat digunakan dengan aman di atas kompor gas maupun kompor induksi.

Kelebihan dan Kekurangan Wajan Marble

Kelebihan Wajan Marble yang Perlu Diketahui

Setelah memahami karakteristik material marble, mari eksplorasi lebih lanjut tentang kelebihan yang dimiliki oleh wajan marble.

  1. Lebih Cepat Panas:
    Material marble memiliki kemampuan menyerap panas dengan efisien, sehingga proses pemanasan wajan marble menjadi lebih cepat. Kecepatan ini tidak hanya mengoptimalkan waktu memasak tetapi juga mengurangi konsumsi gas secara tidak langsung.
  2. Tidak Mengandung Zat Berbahaya:
    Wajan marble tidak mengandung perfluorooctanoic acid (PFOA) dan politetrafluoroetilena (PTFE), dua zat yang dianggap berbahaya. Keberadaan zat-zat ini dalam material dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi pengguna jangka panjang. Dengan wajan marble, kekhawatiran terhadap kandungan berbahaya dapat dihindari.
  3. Tidak Mudah Lengket:
    Sifat anti lengket pada wajan marble membuatnya menjadi alat masak yang sangat praktis. Makanan tidak mudah menempel pada permukaannya, sehingga pengalaman memasak menjadi lebih mudah dan hasil akhir lebih memuaskan.
  4. Terlihat Elegan:
    Kehadiran marble memberikan sentuhan elegan di dapur. Wajan marble dengan tampilan berwarna hitam dan titik-titik putih pada permukaannya tidak hanya berfungsi dengan baik tetapi juga memberikan nilai estetika yang tinggi. Dibandingkan dengan wajan stainless steel, keelokan wajan marble dapat membuat dapur terlihat lebih menarik dan berbeda.
  5. Tidak Mudah Tergores:
    Meskipun dapat tergores oleh alat masak berbahan logam, material marble memiliki daya tahan yang cukup untuk menahan goresan. Kelebihan ini memberikan jaminan bahwa wajan marble dapat bertahan dan tetap terlihat baik meskipun mengalami beberapa goresan selama penggunaan jangka panjang.
Baca Juga :   Rekomendasi Kabel Antena TV Yang Bagus & Fungsinya

Kekurangan Wajan Marble yang Perlu Diperhatikan

  1. Lebih Mahal:
    Salah satu kekurangan utama wajan marble adalah harganya yang cenderung lebih tinggi, terutama ketika kita berbicara tentang bahan marble pada wajan. Meskipun memiliki harga yang lebih mahal, nilai investasi ini sebanding dengan kualitas yang diberikan oleh wajan marble. Kelebihan kualitas dapat menjadi pertimbangan untuk melihatnya sebagai investasi jangka panjang.
  2. Tidak Banyak Pilihan Desain:
    Keterbatasan dalam variasi desain menjadi kekurangan lainnya pada wajan marble. Wajan ini umumnya tersedia dalam warna dan desain yang terbatas, namun tetap memiliki keunikan tersendiri. Meskipun pilihan desain terbatas, tampilan elegan wajan marble membuatnya berbeda dan menarik perhatian dibandingkan dengan wajan pada umumnya.
  3. Berat:
    Salah satu kekurangan praktis dari wajan marble adalah bobotnya yang relatif berat, terutama jika dibandingkan dengan wajan stainless steel. Mengangkat wajan marble mungkin membutuhkan usaha lebih, terutama saat memasak dalam jumlah yang besar. Hal ini dapat sedikit mengganggu kegiatan dapur, terutama bagi mereka yang memerlukan alat masak yang lebih ringan dan mudah diangkat. Meskipun berat, keuntungan daya tahan dan kualitas memasak mungkin dapat menjadi faktor penentu untuk memilih wajan marble.

Cara Memilih Wajan Marble yang Sesuai

Untuk mencapai hasil masak yang optimal, pastikan untuk memilih wajan marble yang memiliki kualitas yang baik. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu kalian dalam memilih wajan jenis ini:

1. Pilih Wajan dengan Lapisan Marble yang Murni

Wajan marble dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni wajan murni bahan marmer dan wajan berlapis marmer. Wajan murni adalah jenis wajan yang terbuat secara utuh dari olahan batuan marmer. Tipe ini berbeda dengan wajan berlapis marmer yang umumnya hanya memiliki marmer pada lapisan luarnya saja. Dari segi keamanan dan kesehatan makanan, penggunaan wajan murni jelas lebih diunggulkan.

Sebaliknya, wajan berlapis marmer memiliki beberapa risiko ketika digunakan dalam jangka panjang. Lapisan marble atau marmer pada wajan tersebut seiring waktu dapat terkikis, dan tanpa disadari, partikel marmer tersebut dapat masuk ke dalam masakan yang kita konsumsi. Meskipun harganya mungkin lebih tinggi, memilih wajan berbahan murni adalah langkah yang lebih aman untuk memastikan kualitas dan keamanan masakan yang kita sajikan.

2. Perhatikan Ukurannya

Seperti umumnya pada berbagai jenis wajan, tersedia beragam ukuran yang dapat dipilih, mulai dari diameter 16 cm hingga 30 cm. Jika kalian tinggal sendiri, disarankan untuk memilih wajan dengan ukuran diameter kecil hingga sedang, kisaran 16 sampai 24 cm. Namun, untuk kebutuhan rumah tangga, lebih baik menggunakan wajan yang lebih besar dengan diameter antara 26 hingga 30 cm. Perlu diingat bahwa semakin besar ukuran wajan, maka beratnya juga akan bertambah, dan ini perlu dipertimbangkan dalam hal penyimpanan. Selalu penting untuk menyesuaikan ukuran wajan dengan kebutuhan khusus masing-masing pengguna.

Baca Juga :   √ 1 Kubik Kayu 6x12 Berapa Batang? Rumus & Cara Menghitung!

3. Pertimbangkan Juga Bobotnya

Pada dasarnya, marble atau marmer adalah jenis batuan, oleh karena itu, wajar jika wajan yang terbuat dari bahan dasar ini memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan wajan jenis lainnya. Sebagai contoh, wajan yang terbuat dari bahan murni marmer akan memiliki bobot yang lebih signifikan jika dibandingkan dengan wajan berlapis marmer. Sebuah wajan dianggap ideal ketika bobotnya berada dalam kisaran sekitar 1 kg, sehingga masih dapat diayun dengan satu atau dua tangan. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih wajan marmer yang memiliki bobot tidak lebih dari 1,5 kg. Hal ini bertujuan agar pengguna tidak merasa kesulitan atau terbebani saat menggunakan wajan tersebut.

4. Pilihlah Gagang Wajan yang Nyaman

Diketahui bahwa wajan ini memiliki bobot yang lebih besar, oleh karena itu, disarankan untuk memilih wajan dengan gagang atau handle yang nyaman dan mudah digenggam. Pemilihan bentuk yang ergonomis dan kokoh akan sangat bermanfaat saat melakukan gerakan mengayun selama proses memasak. Selain itu, disarankan untuk memilih wajan yang dilengkapi dengan bahan dasar yang tahan panas, sehingga pengguna dapat merasakan kenyamanan dan keamanan maksimal ketika menggunakannya.

5. Sesuaikan dengan Jenis Kompor

Apabila kalian menggunakan kompor gas konvensional, kalian memiliki kebebasan untuk memilih berbagai jenis wajan marble. Namun, situasinya berbeda jika kalian menggunakan kompor listrik atau induksi. Disarankan untuk memilih wajan yang dilengkapi dengan lapisan magnet pada bagian bawahnya. Dengan cara ini, kalian dapat lebih fleksibel karena wajan tersebut dapat digunakan baik pada kompor gas maupun kompor listrik.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan memahami lebih dalam tentang apa itu wajan marble, kita dapat menyimpulkan bahwa wajan ini bukan sekadar alat masak biasa, melainkan sebuah inovasi yang menawarkan berbagai keunggulan.

Dari kecepatan pemanasan yang optimal hingga ketahanan terhadap goresan, wajan marble menjadi pilihan yang menarik untuk memenuhi kebutuhan memasak kita sehari-hari.

Dalam kesimpulannya, wajan marble bukan sekadar peralatan memasak, melainkan teman setia dalam meracik hidangan lezat.

Pilihlah dengan bijak sesuai dengan kebutuhan dapur dan nikmati pengalaman memasak yang lebih efisien dan menyenangkan dengan wajan marble.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Apa Itu Wajan Marble? Pengertian Serta Kelebihan dan Kekuranganya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *