Mengenal Kayu Sungkai

√ Mengenal Kayu Sungkai Dari Karakteristik Hingga Manfaatnya

Posted on

Finoo.id – √ Mengenal Kayu Sungkai Dari Karakteristik Hingga Manfaatnya. Banyak bahan yang menjadi favorit untuk kebutuhan interior dan eksterior serta hiasan rumah seperti furniture dan lainnya. Kayu adalah salah satu bahan yang paling diminati oleh para arsitek karena memiliki beragam keunggulan dan kecantikan yang istimewa.

Tidak hanya itu, jenis kayu juga sangat beragam, dengan karakteristik dan estetika yang berbeda-beda, serta harga yang bervariasi. Dengan demikian, kalian dapat memilih jenis kayu yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang tersedia.

Salah satu jenis kayu yang menonjol dengan harga dan kualitas yang baik adalah kayu sungkai. Mungkin ada yang belum familiar dengan kayu sungkai, terutama bagi mereka yang tidak aktif di bidang tersebut.

Namun, bagi mereka yang terlibat dalam industri kayu atau arsitektur, kayu sungkai sudah menjadi hal yang umum. Untuk yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang karakteristik, asal-usul, serta kelebihan dan kekurangan kayu sungkai, mari kita simak pembahasannya berikut ini:

Apa Itu Pohon Sungkai?

Sungkai adalah salah satu jenis pohon yang tumbuh dengan cepat dan menjadi salah satu primadona dalam Hutan Tanaman Industri (HTI). Pohon ini memiliki nama ilmiah Peronema canescens dan dikenal juga dengan nama alternatif ki sabrang dan jati sabrang.

Seperti halnya pohon jati, sungkai juga dikenal karena keunggulan kayunya yang kokoh dan memiliki motif artistik yang menarik. Hal ini membuat produk-produk kayu yang dihasilkan memiliki pola yang unik dan khas, menambah nilai estetika serta keunggulan fungsionalnya.

Karakteristik Kayu Sungkai

Tentu saja, beberapa jenis pohon memiliki karakteristik kayu yang unik, seperti kayu sungkai yang dikenali dari tekstur permukaannya yang kasar meskipun telah diampelas. Berat kayu sungkai berkisar antara 0,50 hingga 0,70 kilogram per meter kubik.

Kayu sungkai memiliki tingkat kekerasan dan ketahanan yang cukup tinggi, hampir sebanding dengan kayu jati. Terkategori sebagai kayu keras dan tahan lama kelas II – III, kayu sungkai merupakan pilihan yang baik.

Baca Juga :   √ Apa Itu Kawat Bangunan? Beserta Fungsi dan Jenisnya Lengkap

Dikenal dengan warna agak kelabu atau sawo matang, kayu sungkai juga memiliki warna coklat muda di bagian tengahnya, sementara bagian pinggirnya lebih cerah. Namun, yang menarik, kayu sungkai memiliki warna putih pada bagian pinggirnya di awal, namun seiring berjalannya waktu, warnanya akan berubah menjadi kuning cerah.

Dengan tingkat kekerasan yang tinggi dan warna yang menawan, kayu sungkai memiliki manfaat yang sangat berharga. Apa saja manfaatnya? Mari kita simak informasinya:

Manfaat Pohon Sungkai

Pohon sungkai menyediakan sejumlah manfaat yang beragam, termasuk penggunaan kayunya, sebagai sumber obat herbal, dan dalam konservasi. Berikut adalah manfaatnya secara lengkap.

1. Penghasil kayu

Pohon sungkai memiliki potensi yang besar sebagai bahan baku pengganti dalam industri perkayuan karena tingkat potensinya yang cukup tinggi. Kayunya dapat digunakan dalam pembuatan furnitur, perabotan rumah, struktur atap, tiang, dan sebagai lapisan untuk kayu lapis (Sari dan Aulya, 2022).

Kayu sungkai memiliki kekuatan yang signifikan, tergolong dalam kelas kuat II-III dan kelas awet II. Menurut studi yang dilakukan oleh Praptoyo dan Cahyono (2005), kayu sungkai memiliki proporsi sel kayu rata-rata sebesar 61,56%. Nilai ini melebihi ambang batas 55% yang umumnya ditemukan pada kayu keras tropis, menunjukkan bahwa kayu sungkai memiliki kekuatan yang tinggi karena proporsi serat yang tinggi (Haygreen dan Bowyer, 1996).

Selain itu, kayu sungkai juga dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan bubur kertas. Hal ini disebabkan oleh dimensi serat kayu sungkai yang memadai, dengan panjang serat mencapai 1.106 μm, diameter serat sebesar 14,369 μm, dan diameter lumen sebesar 9,218 μm, yang cocok untuk pembuatan bubur kertas (Praptoyo dan Cahyono, 2005).

2. Manfaat Obat

Bagi masyarakat lokal, pohon ini telah lama dikenal sebagai sumber obat-obatan tradisional. Di Pulau Sumatera dan Kalimantan, masyarakat lokal sering menggunakan pohon ini untuk mencegah penyakit dan meningkatkan sistem imun tubuh (Sari dan Aulya, 2022). Suku Dayak bahkan menggunakan sungkai sebagai obat untuk pilek, demam, cacingan, dan sebagai obat kumur (Prosea, 2017; Sari dan Aulya, 2022). Suku Anak Dalam di Jambi memanfaatkan sungkai sebagai obat untuk sakit perut (Indriati, 2014; Sari dan Aulya, 2022). Sementara itu, masyarakat lokal di Lampung Timur menggunakan sungkai sebagai obat untuk sakit kuning dan sebagai penyegar tubuh (Evizal dkk, 2013; Sari dan Aulya, 2022).

Baca Juga :   √ Berat Jenis Batu Pecah : Fungsi, Ukuran, Jenis Kelebihan & Kekurangan

3. Manfaat Konservasi

Sungkai adalah jenis pohon yang tumbuh dengan cepat. Oleh karena itu, pohon ini sangat sesuai untuk digunakan dalam rehabilitasi kawasan yang telah terdegradasi. Inilah sebabnya mengapa habitat pohon ini sering ditemukan di kawasan hutan sekunder dan bekas tebangan.

Keunggulan dan Kekurangan Kayu Sungkai

Kayu sungkai memiliki sejumlah keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk furnitur.

Namun, serupa dengan jenis kayu lainnya, kayu sungkai juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu dipertimbangkan. Kelebihan dan kekurangan kayu sungkai dapat dievaluasi dari karakteristiknya. Berikut adalah uraian tentang keunggulan dan kelemahan kayu sungkai.

Berikut adalah ulasan mengenai keunggulan kayu sungkai:

  1. Ringan tetapi Kuat: Kayu sungkai memiliki bobot yang ringan, namun tetap kuat dan mampu bertahan dari perubahan bentuk. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk berbagai aplikasi konstruksi dan furnitur.
  2. Kekuatan yang Tinggi: Dikenal dengan kekuatannya yang tinggi, kayu sungkai cocok digunakan untuk pembuatan furnitur rumah yang tahan lama dan stabil.
  3. Serat Alami dan Warna Cerah: Kayu sungkai memiliki serat alami yang indah dan warna yang cerah, memberikan sentuhan estetika yang menarik pada produk akhir.
  4. Mudah Diolah dan Diukir: Kemudahan dalam proses pengolahan dan ukiran membuat kayu sungkai menjadi pilihan yang populer di kalangan pengrajin furnitur. Fleksibilitas ini memungkinkan desain furnitur yang lebih kreatif dan kompleks.
  5. Harga Terjangkau: Salah satu keunggulan utama kayu sungkai adalah harganya yang lebih murah dibandingkan dengan jenis kayu keras lainnya. Hal ini menjadikannya pilihan ekonomis untuk proyek-proyek pembuatan furnitur.
  6. Ketahanan terhadap Serangan Hama: Kayu sungkai memiliki tingkat keawetan yang baik dan cukup tahan terhadap serangan hama. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang lebih praktis dan mudah dalam pemeliharaan jangka panjang.

Berikut adalah ulasan mengenai kekurangan kayu sungkai:

  1. Kestabilan Dimensi Rendah: Salah satu kelemahan utama kayu sungkai adalah kestabilan dimensinya yang rendah. Hal ini membuatnya rentan terhadap perubahan cuaca, seperti mengembang atau menyusut, yang dapat mengganggu keintegritas struktural dan estetika dari produk kayu.
  2. Tidak Cocok untuk Penggunaan Luar Ruangan: Kayu sungkai tidak cocok untuk digunakan dalam furnitur yang ditempatkan di luar ruangan. Karena kurangnya ketahanan terhadap elemen-elemen cuaca, seperti sinar UV, hujan, dan kelembaban tinggi, kayu sungkai dapat mengalami kerusakan atau degradasi lebih cepat jika digunakan di luar ruangan.
  3. Tekstur Kasar: Kayu sungkai cenderung memiliki tekstur kasar, yang dapat mengganggu kenyamanan penggunaan terutama pada furnitur yang sering bersentuhan langsung dengan kulit atau pakaian. Meskipun dapat diampelas, teksturnya mungkin masih terasa kasar dibandingkan dengan jenis kayu lain yang lebih halus.
Baca Juga :   Apa Itu Gypsum? Pengertian, Fungsi dan Jenisnya Lengkap

Harga dan Cara Budidaya Pohon Sungkai

Menurut laporan dari harga.web.id, harga kayu dengan dimensi 3x10x200 cm mencapai Rp 9.500.000,- sementara yang berukuran 5x25x200 cm mencapai Rp 11.800.000,-. Stabilitas harga kayu tersebut cukup baik karena pohonnya tumbuh dengan cepat, memastikan ketersediaan stok yang terus-menerus.

Sementara itu, budidaya pohon ini sebenarnya tidak memerlukan persyaratan atau perlakuan khusus. Cukup dengan menyediakan bibit berkualitas, lokasi tumbuh yang optimal, dan perawatan yang konsisten. Namun, penting untuk memastikan agar pohon sungkai tidak terlindungi dari sinar matahari secara berlebihan agar pertumbuhannya dapat berlangsung secara optimal tanpa terjadi anomali.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan mengenal lebih dalam tentang kayu sungkai, kita memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi dan manfaatnya dalam berbagai aspek kehidupan kita.

Dari keunggulan serta kekurangannya, kita dapat mengambil pelajaran tentang bagaimana memanfaatkan kayu sungkai dengan bijak, baik dalam pembangunan, industri, maupun bidang kesehatan.

Dengan terus mempelajari dan menghargai keberagaman sifat serta kualitas kayu sungkai, kita dapat lebih menghargai keindahan alam serta manfaatnya bagi kehidupan manusia.

Semoga pengetahuan ini memberikan inspirasi bagi kita semua untuk lebih memanfaatkan kayu sungkai secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Mengenal Kayu Sungkai Dari Karakteristik Hingga Manfaatnya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *