Mengenal Kayu Nangka

√ Mengenal Kayu Nangka, Dari Karakteristik Hingga Manfaatnya

Posted on

Finoo.id√ Mengenal Kayu Nangka, Dari Karakteristik Hingga Manfaatnya. Kayu nangka berasal dari pohon nangka yang tumbuh di sekitar rumah. Jenis pohon ini masih sering dijumpai, terutama di daerah pedesaan. Meskipun demikian, masih banyak yang belum menyadari bahwa kayu nangka memiliki banyak manfaat untuk berbagai keperluan. Apa saja manfaatnya?

Penggunaan kayu tak terelakkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika berbicara tentang kebutuhan rumah. Kayu dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari bagian konstruksi hingga pembuatan perabot.

Mungkin kalian adalah salah satu pemilik pohon nangka? Pohon nangka tidak hanya memberikan buah yang dapat dimanfaatkan, tetapi juga bagian batangnya memiliki potensi manfaat yang besar.

Jika kalian belum familiar dengan hal ini, mari kita simak penjelasannya lebih lanjut.

Mengenal Kayu Nangka

Kayu nangka atau Artocarpus heterophyllus adalah salah satu jenis pohon yang tersebar di beberapa kawasan tropis, terutama di Asia Tenggara.

Pohon ini sudah dikenal di Pulau Jawa sejak era 1870-an. Dengan ciri khas berbentuk tidak terlalu tinggi, pohon nangka dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 20-30 meter. Diameternya mencapai sekitar 1 meter, dengan tajuk yang padat dan lebar.

Beberapa dari kita mungkin menyukai buah yang dihasilkan pohon ini karena rasanya yang manis dan manfaat kesehatannya yang luar biasa. Namun, pohon nangka tidak hanya memberikan buah yang lezat, melainkan juga batangnya memiliki kualitas yang unggul untuk berbagai kebutuhan konstruksi atau bangunan.

Karakteristik Kayu Nangka

Jika berbicara tentang kualitasnya, kayu nangka memiliki tingkat ketahanan yang sangat baik, bahkan mampu bertahan hingga puluhan tahun. Lebih dari itu, kayu nangka juga memiliki daya tahan terhadap serangan rayap dan jamur.

Yang menarik, kayu nangka memiliki serat yang, ketika digosok dengan minyak, membuat serat halus dari kayu tersebut tampak lebih mengkilap. Inilah yang membuat kayu nangka sering digunakan untuk keperluan furniture atau pembuatan mebel.

Manfaat Kayu Nangka

Dengan kualitasnya yang unggul, kayu nangka menjadi bahan yang sering dipilih untuk berbagai kebutuhan, termasuk:

Baca Juga :   √ Perbedaan Logam Ferro dan Non Ferro Yang Perlu Diketahui

  1. Pembuatan Furniture:
    Kayu nangka, dengan warna coklat cerah dan nuansa merah pada gubalnya, sangat cocok untuk digunakan dalam pembuatan furniture dan mebel. Mulai dari pintu, kusen, daun jendela, hingga material kursi, kayu nangka memberikan tampilan estetis dan daya tahan yang luar biasa.
  2. Bahan Alat Musik:
    Bentuk kayu yang mudah dibentuk, bersama dengan kualitas tahan rayap dan jamur, menjadikan kayu nangka pilihan yang populer untuk pembuatan alat musik. Gitar, kajon, dan instrumen musik lainnya sering kali menggunakan kayu nangka sebagai bahan utama.
  3. Kerajinan Kayu Nangka:
    Tidak hanya sebagai bahan fungsional, kayu nangka juga menjadi favorit seniman patung untuk karya seni mereka. Beberapa seniman patung kerap memanfaatkan kayu nangka untuk menciptakan karya seni unik, dan harga jualnya pun bisa mencapai tingkat yang cukup tinggi.
  4. Bahan Konstruksi Bangunan:
    Tingkat kekerasan dan ketahanan lama yang dimiliki kayu nangka menjadikannya pilihan yang baik untuk berbagai kebutuhan konstruksi bangunan. Dari rangka atap, rangka pondasi, hingga bahan konstruksi lainnya, kayu nangka memberikan keunggulan yang dapat dikalianlkan.
  5. Bahan Obat Tradisional:
    Selain digunakan dalam dunia industri dan seni, kayu nangka juga dikenal memiliki khasiat kesehatan. Beberapa orang memanfaatkannya sebagai bahan obat tradisional untuk mengurangi penyakit kulit yang disebabkan oleh hewan pengerat seperti tikus.

Dengan multifungsinya, kayu nangka menjadi pilihan yang beragam dan berdaya guna untuk berbagai keperluan di berbagai sektor kehidupan.

Kelebihan dan Kekurangan Kayu Nangka

Jika kalian tertarik dan berencana untuk menggunakan kayu nangka sebagai bahan untuk kebutuhan tertentu, mari ketahui beberapa kelebihan dan kekurangannya:

Kelebihan:

  1. Warna yang Menarik:
    Kayu nangka memiliki warna yang sangat menarik, terutama bagian tengah yang cenderung berwarna kuning. Keindahan warna kayu ini dapat memberikan sentuhan estetis pada produk yang menggunakan kayu nangka.
  2. Stabilitas Warna:
    Warna kayu nangka tetap stabil bertahun-tahun setelah pohonnya ditebang. Hal ini membuatnya cocok untuk produk yang membutuhkan daya tahan dan keindahan warna yang terjaga.
  3. Resistensi terhadap Hama:
    Kayu nangka memiliki resistensi atau ketahanan terhadap berbagai hama, terutama rayap tanah. Keunggulan ini menjadikannya pilihan yang dapat dikalianlkan untuk komponen konstruksi bangunan, karena secara alami memiliki daya tahan yang baik. Meski demikian, pengawetan kayu tetap dianjurkan untuk meningkatkan keawetan.
  4. Kemudahan Pengolahan:
    Secara umum, kayu nangka merupakan kayu yang mudah diolah, memudahkan proses pembuatan produk. Kemudahan ini menjadi nilai tambah bagi pengrajin atau produsen.
  5. Harga Terjangkau:
    Kayu nangka memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan kayu jati, yang saat ini sulit dijangkau oleh pengrajin kayu. Hal ini membuat kayu nangka menjadi alternatif yang ekonomis namun tetap berkualitas.
  6. Pola Serat Unik:
    Kayu nangka memiliki pola serat yang unik, memberikan karakteristik visual khas pada produk yang menggunakan kayu ini.
Baca Juga :   Pengertian Tanah Lempung: Fungsi, Jenis dan Manfaatnya

Kekurangan:

  1. Kelas di Bawah Jati:
    Dibandingkan dengan kayu jati, kelas kayu nangka masih dianggap di bawah. Meskipun memiliki kelebihan tertentu, perbandingannya dengan kayu jati mungkin membuat sebagian orang lebih memilih kayu jati.
  2. Kurang Populer di Masyarakat:
    Kayu nangka kurang populer di kalangan masyarakat awam, sehingga pengrajin kadang kesulitan saat menjual produk ini yang mengutamakan keunggulan kayu tersebut. Berbeda dengan produk kayu jati yang lebih diminati dan dihargai oleh masyarakat.
  3. Keterbatasan Jumlah Pohon:
    Jumlah pohon nangka semakin sulit ditemui, dan ketika tersedia, seringkali pohon nangka belum mencapai usia dan ukuran yang optimal. Kualitas kayu dapat dipengaruhi oleh usia pohon, sehingga ketersediaan yang terbatas bisa menjadi kendala.

Dengan memahami kelebihan dan kekurangan ini, kalian dapat membuat keputusan yang lebih informan dalam menggunakan kayu nangka sesuai dengan kebutuhan kalian.

Bagaimana dengan Level Ketahanan (kelas awet) Kayu Nangka?

Meskipun memiliki level ketahanan (kelas awet) II dan III, penting untuk dicatat bahwa kayu dalam kelas III tetap rentan terhadap serangan hama.

Beberapa jenis kayu Artocarpus yang telah tua mungkin dapat dikategorikan dalam kelompok kelas awet II. Namun, hal ini tidak berlaku untuk semua jenis kayu tersebut.

Oleh karena itu, jika kalian menggunakan kayu ini untuk proyek woodworking, seperti pembuatan mebel, sangat disarankan untuk melakukan perlakuan preservasi kayu terlebih dahulu. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah melakukan perlakuan terhadap pertumbuhan jamur.

Pada kayu nangka (dan berbagai jenis kayu lainnya secara umum), perlu diwaspadai dua jenis jamur yang dapat menyebabkan kerusakan, yaitu:

  1. Tipe Blue Stain:
    Jamur ini merupakan penyebab kerusakan estetika kayu. Kayu yang terkena blue stain dapat terlihat kotor, sehingga memerlukan proses bleaching dengan pemutih kayu yang berkualitas, seperti White Agent (WA-250). Penggunaan pemutih yang buruk, yang berbasis hidrogen peroksida, dapat mengakibatkan kayu berubah warna menjadi pink atau tidak alami.
  2. Tipe Pembusuk:
    Jamur ini menyebabkan tingkat dekomposisi yang tinggi. Kecepatan pembusukan bahan organik meningkat dengan aktivitas wood decaying fungus. Jamur ini juga dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi organisme pembusuk lainnya, seperti bakteri. Jamur pembusuk biasanya muncul karena tingginya kelembaban udara (RH). Jika akar jamur belum meresap ke dalam substrat kayu, jamur semacam ini disebut sebagai jamur permukaan.
Baca Juga :   √ Mengenal Kayu Sungkai Dari Karakteristik Hingga Manfaatnya

Kedua jenis jamur tersebut dapat menyebabkan kerusakan baik secara estetika maupun struktural pada kayu nangka. Oleh karena itu, bagi kalian yang menggunakan kayu ini untuk keperluan woodworking, sangat penting untuk melakukan perlakuan anti-jamur pembusuk dan jamur noda.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan menutup artikel ini, kita telah menjelajahi keberagaman dan keistimewaan kayu nangka, memberikan wawasan tentang potensinya dalam berbagai aspek kehidupan kita.

Dari keindahan warna kayunya yang menarik hingga ketahanan yang luar biasa terhadap serangan hama, kayu nangka membuka peluang kreativitas dan kegunaan yang luas.

Dengan ini, semoga artikel ini dapat menjadi panduan bermanfaat bagi mereka yang ingin lebih memahami dan memanfaatkan kayu nangka dengan lebih baik.

Mari bersama-sama menjaga kelestarian dan keberlanjutan penggunaan kayu nangka, sebuah sumber daya alam yang kaya akan keindahan dan manfaat. Terima kasih telah mengenal lebih dekat tentang keajaiban kayu nangka.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Mengenal Kayu Nangka, Dari Karakteristik Hingga Manfaatnya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *