Pengertian Dynabolt

Pengertian Dynabolt: Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

Posted on

Finoo.id – Pengertian Dynabolt: Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya. Dynabolt, yang juga sering disebut sebagai anchor bolt, merupakan komponen yang umum digunakan untuk menghubungkan beton dengan elemen struktural atau non-struktural. Anchor bolt memiliki berbagai jenis yang berbeda-beda, sehingga tidak memiliki sistem yang selalu seragam.

Perbedaan utama antara anchor bolt dan mur serta baut biasa terletak pada salah satu komponennya, yang dapat berbentuk silinder dan mampu mengembang saat dikenakan tekanan pada batu. Ini merupakan perbedaan yang jelas dengan mur biasa yang bentuknya tetap.

Selain itu, silinder yang terdapat pada anchor bolt selalu ditanamkan pada media tertentu, seperti beton atau batu bata. Oleh karena itu, anchor bolt juga sering disebut sebagai baut tanam. Untuk informasi lebih lanjut, mari kita bahas lebih detail sebagai berikut:

Pengertian Dynabolt

Dynabolt adalah salah satu komponen konstruksi yang digunakan untuk menghubungkan dua objek dalam struktur bangunan, seperti memperkuat objek pada beton, batu, dan berbagai bahan lainnya.

Meskipun sering disebut dengan sebutan “baut tanam” atau “anchor bolt,” Dynabolt sebenarnya berfungsi berbeda dari mur, baut, atau komponen serupa secara fisik. Perannya adalah mengikat beton dengan elemen struktural dan non-struktural dalam bangunan.

Fungsi Dynabolt

Dynabolt sangat efektif dalam mengencangkan objek struktural pada tembok atau beton, namun perlu mempertimbangkan faktor seperti ukuran, jumlah, dan kekuatannya. Contohnya, dalam pemasangan rangka besi pada beton yang akan digunakan untuk canopy, carport, dan sebagainya.

Selain itu, Dynabolt juga dapat digunakan untuk melampirkan objek non-struktural pada tembok atau beton, seperti pemasangan lemari gantung, jemuran, dan sejenisnya. Dalam dunia industri, Dynabolt sangat berguna untuk keperluan yang memerlukan pemasangan objek pada bangunan dengan cepat, atau untuk memasang mesin pada fondasinya yang terbuat dari beton.

Berbagai Jenis Dynabolt

Industri konstruksi terus mengalami perkembangan dengan munculnya beragam komponen yang semakin beraneka ragam dari waktu ke waktu. Hal ini juga berlaku untuk baut tanam, yang merupakan salah satunya.

1. Chemical Anchor Bolt

Campuran bahan dalam chemical anchor cenderung lebih mengkalianlkan zat kimia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya tahan material yang dihubungkan dan menjaga ketahanannya terhadap perubahan kondisi. Sebagaimana diketahui, komponen yang terpapar air laut cenderung mengalami korosi.

Baca Juga :   Harga Borongan Pasang Partisi Gypsum Per Meter Terbaru Lengkap

Namun, jenis Dynabolt chemical anchor menonjol dengan daya tahan terhadap air laut yang lebih superior dibandingkan dengan jenis lainnya. Komponen utama chemical anchor pada dasarnya terbuat dari steel anchor, dengan zat-zat kimia berperan sebagai perekat.

kalian akan sering menemukan penggunaan jenis chemical anchor ini pada konstruksi dengan bahan dasar beton atau batu bata pada dinding. Kekuatan chemical anchor biasanya disesuaikan dengan kapasitas atau kekuatan beton yang digunakan dalam pembangunan.

Cara pemasangan jenis chemical anchor ini melibatkan proses pengeboran pada permukaan beton terlebih dahulu, lalu membersihkan lubang bor. Selanjutnya, batu dan zat kimia dimasukkan ke dalam steel anchor. Alternatif lain adalah menggunakan kapsul zat kimia yang dimasukkan langsung ke dalam beton.

2. Anchor Bolt Klasik

Anchor klasik adalah jenis baut tanam yang prinsip kerjanya melibatkan pemasangan atau penanaman sebelumnya. Ketika proses pengecoran oleh tukang bangunan dimulai, anchor klasik akan dipasang sesuai dengan struktur bangunan yang sedang dibangun.

Pendekatan kerja seperti ini memungkinkan kalian untuk menghindari kebutuhan pengeboran atau pembuatan lubang tambahan di dalam bangunan. kalian dapat dengan mudah membeli anchor klasik dengan harga yang terjangkau di toko bangunan terdekat.

3. Anchor Bolt Khusus Baja Ringan

Dynabolt tidak hanya berguna untuk pemasangan pada tembok rumah kalian, tetapi juga dapat digunakan pada media tanam baja ringan. Berikut adalah langkah-langkah penggunaan sleeve anchor pada baja ringan:

  • Buatlah lubang sesuai dengan ukuran yang diinginkan, pastikan lubang tersebut sesuai dengan diameter selongsong silinder.
  • Bersihkan lubang yang telah dibuat untuk memastikan bahwa lubang tersebut bersih dan bebas dari debu atau kotoran.
  • Masukkan dan pasangkan silinder ke dalam lubang yang telah disiapkan.
  • Tempelkan benda atau objek yang ingin kalian pasang ke dinding.
  • Selanjutnya, kencangkan bagian silinder selongsong hingga terpasang dengan kuat dan kokoh.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kalian dapat menggunakan Dynabolt dengan efektif untuk pemasangan pada baja ringan.

4. Anchor Bolt Tanpa Tambahan

Pada jenis ketiga ini, Dynabolt tidak menggunakan zat kimia sebagai bahan dasarnya. Kapasitas kekuatan media tanam dan titik leleh menjadi faktor penentu dalam menilai kekuatan anchor.

Cara kerja jenis anchor tanpa zat kimia ini melibatkan sistem kembang. Sistem ini dimulai dengan pengeboran media tanam beton sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Pastikan bahwa lubang yang telah dibor siap menerima anchor. Pastikan juga bahwa posisi lubang dan anchor dalam keadaan bersih.

Baca Juga :   √ Jenis-jenis Tanah dan Karakteristiknya Berikut Penjelasanya

Setelah anchor masuk ke dalam media tanam (beton), pastikan bahwa posisinya benar. Anchor yang kuat dapat dikenali dari ketidakrusakannya pada media tanam saat anchor ditarik. Selain itu, anchor juga akan tetap kokoh dan tidak mudah lepas.

Ukuran Dynabolt

Ukuran Dynabolt M8

Dynabolt M8 memiliki diameter sebesar 8mm, yang merupakan ukuran terkecil di antara variasi ukuran lainnya. Untuk panjang Dynabolt M8, beberapa pilihan yang tersedia meliputi:

  • M8 x 40
  • M8 x 65
  • M8 x 85

Ukuran Dynabolt M10

Dynabolt M10 memiliki diameter 10mm, dan biasanya digunakan dengan mata bor beton berukuran 10mm. Terdapat berbagai pilihan panjang untuk Dynabolt M10, seperti:

  • M10 x 50
  • M10 x 65
  • M10 x 77
  • M10 x 97

Ukuran Dynabolt M12

Dynabolt M12 memiliki diameter yang sedikit lebih besar daripada yang lainnya, yaitu 12mm. Ukuran panjang yang tersedia untuk Dynabolt jenis ini mencakup 75mm, 99mm, dan 129mm. Kekokohan dan ukuran yang besar membuat Dynabolt M12 sering digunakan dalam berbagai aplikasi.

Ukuran Dynabolt untuk Bracket TV

Baut Dynabolt yang umumnya digunakan untuk memasang bracket TV dengan layar berukuran 32-50 inci adalah ukuran M10. Namun, pemilihan ukuran Dynabolt juga harus mempertimbangkan berat TV yang akan dipasang. Untuk memastikan kekokohan, seringkali digunakan ukuran Dynabolt yang lebih besar.

Ukuran Dynabolt untuk Kanopi Baja Ringan

Pada pemasangan kanopi baja ringan, ukuran Dynabolt yang sering digunakan adalah M12. Baut dengan ukuran ini berperan penting dalam memperkuat dan menjadikan penempelan baja ringan ke tembok lebih kokoh.

Ukuran dan Harga Dynabolt

Penentuan harga Dynabolt didasarkan pada ukuran silindernya. Terdapat empat ukuran yang tersedia, dengan rincian harga sebagai berikut:

No.JenisHarga
1.Dynabolt M8Rp 900 - Rp 2.000
2.Dynabolt M10Rp 1.500 - Rp 2.500
3.Dynabolt M12Rp 2.000 - Rp 3.000
4.Dynabolt M16Rp 2.500 - Rp 3.100

Harga yang tertera di atas adalah harga per biji Sleeve Anchor. Jika kalian membelinya dalam jumlah besar, seperti satu dus, harganya berkisar sekitar Rp 250.000,-. Namun, kisaran harga ini dapat bervariasi di setiap wilayah.

Komponen yang digunakan dalam konstruksi bangunan memiliki beragam jenis. Jika kalian mencari alternatif selain baut dan mur biasa, Dynabolt bisa menjadi pilihan. Komponen ini menawarkan fleksibilitas dalam sistem kerjanya dan hadir dalam beberapa jenis yang berbeda.

Baca Juga :   √ Apa itu Etanol? Sifat, Kegunaan, dan Bahayanya Lengkap

Cara Pasang Dynabolt

Untuk memasang Dynabolt dengan benar, ada beberapa langkah yang perlu kalian lakukan agar pemasangan berjalan lancar dan aman. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Membuat Lubang-Lubang: Pertama, tentukan lokasi pemasangan dan buatlah lubang-lubang pada media tanam yang akan kalian gunakan. Media tanam bisa berupa beton atau batu bata. Pastikan bahwa ukuran lubang sesuai dengan selongsong silinder Dynabolt sehingga selongsong tersebut dapat masuk dengan tepat. Selain itu, pastikan kedalaman lubang mencapai bagian ring penahan yang ada pada Dynabolt.
  2. Pembersihan Lubang: Setelah lubang-lubang dibuat, lakukan pembersihan pada masing-masing lubang. Bersihkan debu, serpihan, atau kotoran lainnya dari dalam lubang. Pembersihan ini penting untuk memastikan Dynabolt dapat tertanam dengan baik dan pemasangan menjadi lebih kuat.
  3. Memasukkan Selongsong Silinder: Selanjutnya, masukkan selongsong silinder Dynabolt ke dalam lubang yang sudah disiapkan. Pastikan posisinya pas dan sudah sesuai dengan kedalaman yang dibutuhkan.
  4. Penempelan Komponen: Tempelkan komponen atau objek yang hendak kalian pasang di dinding pada lokasi yang sesuai dengan lubang anchor yang telah dibuat sebelumnya. Pastikan bahwa lokasi penempelan komponen sesuai dengan rencana kalian.
  5. Memasukkan Anchor: Setelah komponen ditempelkan, masukkan anchor Dynabolt ke dalam selongsong silinder yang sudah terpasang sebelumnya. Pastikan bahwa anchor sudah masuk dengan benar.
  6. Kencangkan dengan Gerakan Memutar: Terakhir, kencangkan semua bagian dengan menggunakan gerakan memutar. Pastikan bahwa Dynabolt terpasang dengan kuat dan aman. Pastikan juga bahwa komponen yang kalian pasang sudah kokoh dan tidak bergoyang.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kalian dapat memasang Dynabolt dengan benar untuk berbagai keperluan konstruksi kalian.

Baca Juga : 

Penutup

Sebagai penutup, pengertian Dynabolt sejatinya bukanlah sesuatu yang asing bagi para profesional di bidang konstruksi. Dynabolt berfungsi sebagai alat penahan yang memberikan kekuatan dan stabilitas pada struktur, terutama saat beban tertentu diterapkan.

Seperti halnya komponen lain dalam dunia konstruksi, pemahaman mendalam tentang Dynabolt sangat penting agar dapat memanfaatkannya dengan maksimal dan memastikan keamanan struktur.

Semoga informasi dalam artikel finoo.id ini membantu pembaca dalam memahami lebih jauh tentang Dynabolt dan relevansinya dalam bidang konstruksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *