Apa Itu Dragline Excavator

√ Apa Itu Dragline Excavator? Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

Posted on

Finoo.id – √ Apa Itu Dragline Excavator? Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya. Dragline excavator adalah salah satu alat berat yang sering digunakan dalam proyek konstruksi. Meskipun tidak sepopuler alat berat lainnya, dragline excavator merupakan salah satu peralatan yang sangat dibutuhkan, terutama untuk proyek konstruksi berskala besar.

Secara umum, penggunaan alat berat seperti dragline excavator diharapkan dapat mempermudah pekerjaan proyek. Alat ini akan mempercepat proses kerja dan mengurangi kebutuhan tenaga manusia, sehingga proyek dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Apa Itu Dragline Excavator?

Pada dasarnya, Dragline Excavator dan excavator merupakan dua jenis alat yang memiliki peran berbeda dalam industri konstruksi.

Dragline Excavator, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, digunakan khusus untuk penggalian tanah dan pemindahan material di medan yang luas, seperti pertambangan. Alat ini umumnya memiliki jangkauan yang lebih besar daripada excavator, memungkinkannya untuk bekerja dari jarak yang jauh tanpa harus masuk ke dalam area penggalian.

Sementara itu, excavator lebih umum dikenal dan sering digunakan di berbagai lokasi konstruksi. Excavator memiliki banyak fungsi, termasuk penggalian, pemindahan material, pemuatan truk, dan bahkan dapat digunakan untuk pekerjaan presisi seperti pengeboran atau penggalian yang lebih kecil dan detail.

Perbedaan utama antara keduanya terletak pada fungsi dan kapabilitasnya dalam pekerjaan konstruksi. Meskipun keduanya memerlukan perawatan rutin dan penggantian suku cadang untuk memperpanjang masa pakainya, namun penggunaan masing-masing tergantung pada kebutuhan spesifik dari proyek konstruksi.

Fungsi Dragline Excavator

Dragline excavator, sebagai alat berat yang berukuran besar, memiliki beragam fungsi yang vital dalam berbagai proyek konstruksi dan pertambangan. Berikut adalah beberapa detail ekspansi mengenai fungsinya:

  1. Penambangan Terbuka: Dragline excavator sangat berguna dalam proses penambangan terbuka. Alat ini mampu menghilangkan lapisan penutup seperti batuan atau tanah yang berada di atas bijih, membuka akses untuk ekstraksi bijih yang lebih dalam.
  2. Pekerjaan Konstruksi: Di sektor konstruksi, dragline excavator menjadi kalianlan dalam proyek-proyek seperti pembangunan jalan dan pelabuhan. Selain itu, dragline juga digunakan untuk pengerukan kolam dan kanal yang memerlukan pemindahan material besar, serta sebagai alat pancang untuk memasang fondasi struktural.
  3. Pemasangan Tiang Pancang: Dragline excavator tidak hanya digunakan untuk penggalian, tetapi juga untuk memasang tiang pancang dengan keakuratan dan kecepatan yang diperlukan dalam proyek pembangunan struktur yang stabil dan kokoh.
  4. Penggalian di Bawah Air: Salah satu fungsi khusus dragline excavator adalah kemampuannya untuk melakukan penggalian di bawah air. Dengan desain dan fitur yang sesuai, alat ini dapat digunakan untuk menggali material di lingkungan air, seperti sungai, danau, atau area pesisir.
Baca Juga :   √ Pengertian Motor Grader: Fungsi, Komponen dan Cara Kerjanya

Perlu dicatat bahwa meskipun dragline excavator sangat efektif dalam penggalian dan pemindahan material yang tidak terlalu keras, namun tetap memerlukan perawatan yang cermat dan pemilihan material yang sesuai agar dapat beroperasi dengan efisien dan aman.

Jenis Dragline Excavator

Tiga jenis dragline excavator yang umumnya digunakan mencakup:

1. Crawler Mounted (Roda Kelabang atau Undercarriage)

Tipe ini biasanya digunakan untuk tanah dengan daya dukung rendah. Dengan roda kelabang atau undercarriage, dragline dapat menyeimbangkan diri di atas tanah yang lunak atau tidak stabil. Namun, kelemahan dari tipe ini adalah kecepatan gerak yang rendah, karena pergerakan dragline memerlukan lebih banyak waktu. Seringkali, alat angkut tambahan diperlukan untuk membawa dragline ini ke lokasi pekerjaan.

2. Wheel Mounted (Roda Ban)

Dragline tipe ini dilengkapi dengan roda ban yang memungkinkannya untuk mencapai kecepatan gerak yang lebih tinggi, bahkan bisa mencapai 30 mph. Dengan mobilitas yang lebih baik, tipe ini sering digunakan dalam kondisi di mana pergerakan cepat diperlukan, seperti dalam proyek-proyek jalan raya atau penambangan dengan medan yang relatif stabil.

3. Truck Mounted (Dipasang di atas Truk)

Tipe ini melibatkan pemasangan dragline di atas truk, memberikan fleksibilitas tambahan dalam mobilitas. Dragline yang dipasang di atas truk ini dapat dengan cepat dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain tanpa memerlukan alat tambahan. Ini sangat berguna dalam situasi di mana proyek memerlukan perpindahan dragline secara reguler antara berbagai area kerja.

Meskipun dragline excavator memiliki manfaat yang signifikan dalam penggalian dan pemindahan material, ada kelemahan yang harus diakui. Salah satunya adalah daya produksinya yang cenderung lebih rendah dibandingkan dengan power shovel untuk ukuran yang sama. Hal ini terkadang menjadi pertimbangan penting dalam pemilihan alat berat untuk suatu proyek konstruksi atau pertambangan.

Bagaimana Cara Kerja Alat Berat Dragline Excavator?

Penggunaan dragline dalam proyek penggalian sudah menjadi hal yang lazim, terutama dalam proyek galian berskala besar. Namun, selain memilih jenis dragline yang sesuai, pemahaman yang baik tentang cara kerja alat berat ini juga sangat penting. Berikut adalah beberapa langkah dalam proses penggalian menggunakan dragline:

Baca Juga :   √ Apa Itu Backhoe Loader? Fungsi, Bagian dan Cara Kerjanya

  1. Swing dan Bucket Kosong: Proses penggalian dimulai dengan menggerakkan dragline ke titik galian dan membawa bucket kosong ke area tersebut.
  2. Kendorkan Drag Cable dan Hoist Cable: Secara bersamaan, drag cable dan hoist cable harus dikendorkan sehingga bucket bisa jatuh secara vertikal ke arah galian.
  3. Tarik Drag Cable dan Gerakkan Hoist Cable: Drag cable ditarik dan hoist cable dragline digerakkan untuk mengatur posisi bucket sesuai dengan permukaan galian yang akan digali.
  4. Penumpukan Material: Saat proses penggalian berlangsung, material yang terkikis akan masuk dan terkumpul di dalam bucket.
  5. Gerakan Bucket: Selama proses penggalian, hoist cable biasanya dikunci untuk menjaga posisi bucket. Saat kabel ini ditarik kembali, bucket mulai bergerak mengitari lingkaran dengan pusat di ujung boom di bagian atas.
  6. Penggunaan Bucket yang Sesuai: Dragline bisa menggunakan beberapa bucket dalam proses penggalian. Ukuran bucket disesuaikan dengan panjang boom dan jenis material yang digali. Jika dragline harus mengangkut material seberat kapasitas maksimalnya atau menggunakan boom berukuran sangat panjang, kapasitas bucket harus dikurangi.
  7. Penyesuaian Kapasitas dan Beban: Kapasitas alat harus disesuaikan dengan beban maksimal yang bisa menyebabkan kemiringan pada dragline. Jika dragline terlalu miring atau tidak stabil, dapat mengakibatkan gangguan atau kerusakan pada alat tersebut, mengurangi efisiensi dan keamanannya.

Dengan memahami proses kerja dragline secara menyeluruh, operator dapat menggunakan alat ini dengan lebih efisien dan aman dalam proyek penggalian.

Kelebihan dan Kelemahan Dragline

Ada beberapa keunggulan dan kelemahan yang perlu dipahami tentang Dragline Excavator, di antaranya:

Kelebihan

  1. Kapasitas Besar: Dragline memiliki kapasitas angkut yang besar, memungkinkannya untuk menggali dan mengangkut material dalam jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat. Ini sangat berguna dalam proyek-proyek besar di mana volume material yang harus dipindahkan sangat besar.
  2. Efisiensi Biaya: Meskipun biaya awal pembelian dan pemeliharaan dragline tinggi, alat ini efisien dalam jangka panjang karena kemampuannya menangani material dalam jumlah besar. Dengan kapasitas angkut yang besar, dragline dapat mengurangi jumlah alat dan tenaga kerja yang diperlukan dalam proyek, sehingga mengurangi biaya operasional secara keseluruhan.
  3. Kemampuan Adaptasi: Berbagai jenis dragline dapat diadaptasi untuk berbagai kondisi tambang, termasuk medan yang sulit. Ini membuat dragline menjadi pilihan yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari berbagai proyek penggalian.
  4. Daya Kerja: Jenis alat ini bergerak dengan bebas pada mesin utama dan memiliki penggalian jarak jauh dengan boom yang ringan dan panjang, sehingga membuat kinerjanya lebih maksimal. Kemampuan ini memungkinkan dragline untuk mencapai area yang sulit diakses atau jarak jauh tanpa harus memindahkan mesin utama, meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses penggalian.
Baca Juga :   √ Apa Itu Concrete Mixer? Fungsi, Jenis dan Kapasitasnya

Kekurangan

  1. Keterbatasan Kecepatan: Salah satu kelemahan utama dari dragline adalah keterbatasan kecepatannya. Tidak seperti mesin penambangan lain seperti ekskavator hidrolik yang dapat bergerak dengan cepat, dragline cenderung memiliki kecepatan yang lebih rendah. Hal ini membuatnya kurang cocok untuk kegiatan yang memerlukan mobilitas tinggi atau pekerjaan yang harus diselesaikan dalam waktu singkat.
  2. Ketergantungan pada Operator: Pengoperasian dragline memerlukan keahlian dan keterampilan operator yang tinggi. Dragline bukanlah alat yang dapat dioperasikan dengan mudah oleh siapa saja. Diperlukan pelatihan yang tepat dan pengalaman yang cukup untuk mengoperasikan dragline dengan aman dan efisien. Ketergantungan pada operator yang terampil juga meningkatkan risiko kecelakaan jika operasi tidak dilakukan dengan hati-hati dan tepat.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan memahami secara mendalam, “Apa Itu Dragline Excavator?” telah membuka pintu ke dalam dunia alat berat yang vital dalam industri konstruksi dan pertambangan.

Sebagai mesin kuat dengan kapasitas angkut besar, dragline excavator telah membuktikan nilainya dalam menangani proyek-proyek besar yang membutuhkan efisiensi dan produktivitas tinggi.

Meskipun memiliki keunggulan yang luar biasa, penting untuk diingat bahwa dragline excavator juga memiliki batasan dan tantangan tersendiri.

Dari kecepatan operasi hingga ketergantungan pada keterampilan operator, pemahaman yang komprehensif tentang dragline excavator menjadi kunci untuk memaksimalkan potensinya dalam setiap proyek.

Dengan demikian, menjawab pertanyaan, “Apa Itu Dragline Excavator?” bukanlah sekadar menggambarkan sebuah mesin berat, tetapi juga mengungkap lapisan-lapisan kompleksitas dan keahlian yang diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaannya dalam industri konstruksi dan pertambangan.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Apa Itu Dragline Excavator? Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca aritkel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *