Skema SMPS Gacun

Skema SMPS Gacun : Cara Membuat dan Daftar Komponennya

Posted on

Finoo.id – Skema SMPS Gacun : Cara Membuat dan Daftar Komponennya. SMPS Gacun adalah jenis power supply atau AC matic yang menggunakan PWM dari Gacun sebagai regulasinya. SMPS sangat cocok untuk digunakan sebagai supply untuk semua jenis power amplifier seperti OCL, BTL, Class D, Fullbridge, dan lainnya.

Seperti yang kita ketahui, POWER SUPPLY atau trafo merupakan jantung utama pada sebuah rangkaian power amplifier. Selain transistor final, yang menentukan kemampuan watt yang dihasilkan oleh sebuah amplifier adalah nilai amper dan voltnya. Jadi, semakin besar wattnya, maka semakin besar juga amper dan volt trafo yang dibutuhkan.

Namun, masalahnya adalah harga trafo kotak atau trafo droid yang mahal. Sebagai solusi alternatif, dapat dibuat SMPS. Merakit SMPS tidak membutuhkan biaya yang mahal atau dengan kata lain, modalnya sedikit.

Berbeda dari artikel sebelumnya di finoo.id, pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai skema SMPS gacun. Untuk informasi lebih lanjut mengenai gacun, silakan simak ulasan di bawah ini.

Mengenal SMPS Gacun dan Fungsinya

Apa itu SMPS Gacun?

SMPS Gacun merupakan jenis power supply yang menggunakan transformator gacun sebagai pengubah tegangan. Skema SMPS Gacun dapat digunakan untuk membuat power supply dengan tegangan output yang dapat diatur sesuai kebutuhan.

Apa fungsi SMPS?

Switch mode power supply (SMPS) adalah perangkat yang digunakan untuk menghasilkan sumber daya DC dengan metode switching. Salah satu masalah yang dapat terjadi pada SMPS adalah ketidakmampuannya untuk melakukan koreksi faktor daya sehingga memerlukan penambahan kapasitor besar sebagai filter DC.

Skema SMPS Gacun dan Cara Membuatnya

Membuat SMPS sederhana sebenarnya cukup mudah jika layout sudah benar, semua komponen sudah tersedia dan berfungsi normal. Dengan persiapan yang baik, kemungkinan besar hingga 90% bisa berhasil dalam membuat SMPS. Namun, kunci keberhasilan akhir terletak pada lilitan trafo utama karena trafo utama menentukan besarnya keluaran volt dan amper dari SMPS sederhana.

Baca Juga :   √ Mengenal Switch Mode Power Supply (SMPS) Berikut Penjelasanya

Skema SMPS Gacun

Bagi yang ingin membuat power supply dengan menggunakan SMPS Gacun, berikut adalah skema dan daftar komponen yang dibutuhkan untuk merakit SMPS Gacun.

Cara Membuat SMPS Gacun

Membuat atau merakit SMPS Gacun sebenarnya tidaklah sulit, selama sudah ada skema atau layoutnya dan semua komponen yang dibutuhkan tersedia, lengkap, dan berfungsi normal. Keberhasilan dalam merakit SMPS Gacun tergantung pada lilitan trafo utama karena trafo utama menentukan besar kecilnya keluaran volt dan amper dari SMPS Gacun. Berikut adalah penjelasan mengenai cara merakit SMPS Gacun yang benar.

1. Komponen Atau Bahan Yang Dibutuhkan Untuk Membuat SMPS Gacun

Berikut ini adalah daftar bahan atau komponen yang diperlukan untuk membuat sebuah SMPS Gacun:

  • Modul regulator switching.
  • Transformator, bisa didapat dari bekas regulator switching yang telah rusak atau dapat digulung sendiri.
  • Komponen pendukung, seperti: transistor, kapasitor, optocoupler, dioda zener, resistor, dan lain-lain.
  • Alat ukur, seperti: multimeter, LCR meter.

2. Menempatkan Modul Gacun

Letakkan modul gacun di tempat yang telah disiapkan dan pasang tiga kabel gacun berwarna merah, hitam, dan biru ke titik PCB yang ditkaliani dengan tiga warna tersebut. Modul gacun bisa dibeli dengan harga sekitar 25-40 ribuan, tergantung pada seri gacun yang dipilih. Ada beberapa seri gacun, seperti MK21 (untuk TV 21 inci), MK29 (untuk TV 29 inci), dan MK34 (untuk TV 34 inci). Sebenarnya, semua seri tersebut sama, yang membedakan hanya pada FET-nya. MK21 menggunakan FET 7 ampere, MK29 menggunakan FET 9 ampere, dan MK34 menggunakan FET 12 ampere.

3. Dioda

Untuk dioda bridge primer, dapat menggunakan dioda bridge sisir dengan minimal daya 10 ampere. Sedangkan untuk dioda sekunder atau output, harus menggunakan dioda ultrafast dengan kode FR, HER, atau MUR dan daya minimal 6 ampere. Disarankan untuk tidak menggunakan dioda biasa karena output SMPS memiliki frekuensi yang tinggi, berbeda dengan output trafo biasa.

4. Trafo Ferit

Sediakan trafo ferit yang memiliki celah atau GAP, bisa didapatkan dari bekas trafo TV 21-29 inci. GAP pada trafo ferit merujuk pada celah sekitar 1-2 mm pada pertemuan ferit trafo di tengah-tengahnya. Namun, jika tidak tersedia, bisa menggunakan trafo ferit tipe ETD42 atau tipe lain yang jarak kakinya sesuai dengan skema atau layout yang digunakan.

Baca Juga :   Kode Remote Universal RM-133E Untuk TV Paling Lengkap

5. Cara Melilit Kawat Pada Trafo

Siapkan kawat dengan diameter 0,8 mm untuk lilitan trafo ferit dan kawat dengan diameter 1-1,5 mm untuk lilitan primer dan sekunder. Semakin besar trafo ferit dan lilitan kawat tembaga, semakin besar pula amper yang dihasilkan.

Lilitan trafo ferit terdiri dari dua bagian, yaitu lilitan sekunder (NS) dan lilitan primer (NP). Jumlah lilitan di bagian primer harus mencapai induktansi sebesar 500 uH agar sejalan dengan modul gacun. Induktansi yang tidak sesuai bisa membuat FET atau trafo ferit menjadi panas, bahkan bisa mengakibatkan kegagalan start. Untuk mengukur induktansi, bisa menggunakan alat ukur seperti Avo atau ESR.

Namun, jika tidak ada alat ukur, bisa dilakukan dengan cara melilit kawat primer sebanyak 50 lilit. 50 lilit bagian primer dibagi menjadi dua bagian, yaitu NP 1 sebanyak 25 lilit dan NP 2 sebanyak 25 lilit.

Arah lilitan kawat harus searah jarum jam, dan awal serta akhir lilitan juga harus diperhatikan. Jika tidak diperhatikan, maka kemungkinan besar akan terjadi kegagalan dan tegangan yang dihasilkan akan turun. Berikut adalah urutan cara melilit kawat yang bisa diikuti:

1. Lilit NP1 25 lilitan

Pada bagian ini, gunakan kawat dengan diameter 0,8 mm. Setelah jumlah lilitan mencapai 25, potong kawat dan tarik ke kaki koker yang ditkaliani dengan titik (.) di kaki NP 2.

2. Lilit NS 25 lilitan

Pada bagian ini, gunakan kawat dengan diameter minimal 1 mm. Jumlah lilitannya tidak harus 25, tetapi harus disesuaikan dengan target jumlah output VDC. Jika variabel pada modul gacun berada pada posisi maksimum, setiap lilitan kawat akan menghasilkan sekitar 2VDC. Jika jumlah lilitan kawat pada lilitan sekunder (NS) mencapai 25 lilitan, maka tegangan DC yang dihasilkan sekitar 50-60 VDC.

Tegangan dapat ditingkatkan dengan memutar variabel pada modul gacun. Jika ingin membuat power supply CT, lilitan kawat harus dibuat dobel dua helai sekaligus sebanyak 25 lilitan untuk mendapatkan VDC antara 50-60 volt. Kaki koker yang ditkaliani dengan titik putih pada kaki NS adalah awal dari lilitan.

Setelah melilit 25 lilitan kawat pada bagian NS, tarik kawat ke kaki koker NS yang berada di akhir lilitan. Setelah itu, akhir lilitan kawat 1 harus disambungkan ke awal lilitan kawat 2. Pertemuan kedua kawat tersebutlah yang akan digunakan pada kaki koker CT.

Baca Juga :   Daftar Alamat Service Center TV Toshiba Terdekat

3. Lilit Extra 7 lilitan

Caranya sama seperti melilit bagian NS, yang membedakan hanya jumlah lilitannya saja. Karena target output yang dibutuhkan hanya sekitar 15 volt, maka cukup melilit kawat sebanyak 7 lilitan saja pada bagian output ekstra.

4. Lilit NP 2 25 lilit

Langkah selanjutnya adalah melilit kawat pada bagian primer (NP 2) sebanyak 25 lilitan lagi. Awal lilitan NP 2 harus disatukan dengan akhir lilitan NP 1, kemudian akhir lilitan NP 2 dapat diaplikasikan pada kaki koker akhir NP 2.

5. Menentukan Nilai Zener

Jumlah VDC yang akan dihasilkan pada output SMPS akan mempengaruhi nilai dari kedua zener yang masih kosong. Misalnya, jika jumlah lilitan sekunder sebanyak 25 lilitan menghasilkan output 60 VDC, maka pasang kedua zener dengan nilai yang mendekati 60 VDC.

Sebelum memasang IC Optocoupler 817 dan zener sebagai penstabil tegangan, lakukan pengujian terlebih dahulu pada output VDC SMPS menggunakan Avo. Untuk memasang zener 56 volt, output VDC SMPS harus disetel terlebih dahulu pada kisaran 60-65 VDC dengan memutar variabel pada modul gacun. Setelah itu, baru pasang IC optocoupler dan kedua zener sebagai penstabil.

Contoh Gambar atau Hasil dari SMPS Gacun

Artikel Terkait :

Penutup

Dalam artikel finoo.id ini, kita telah membahas tentang Skema SMPS Gacun dan bagaimana cara kerjanya. Dengan memahami konsep dasar dan prinsip kerjanya, kita dapat memahami betapa pentingnya SMPS Gacun dalam aplikasi elektronik.

Namun, seperti halnya dengan semua teknologi, perlu diingat bahwa penggunaan SMPS Gacun harus dilakukan dengan hati-hati dan dengan memperhatikan semua faktor keselamatan yang relevan. Dalam hal ini, penggunaan komponen yang tepat dan pemilihan desain yang benar dapat membantu memastikan kekalianlan dan kinerja SMPS Gacun.

Dalam keseluruhan, SMPS Gacun adalah bagian penting dari banyak aplikasi elektronik modern, dan memahami cara kerjanya akan membantu kita memanfaatkan potensi teknologi ini dengan lebih baik. Semoga artikel ini telah memberikan wawasan dan informasi yang berguna bagi pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *