Tips Membuka Baut yang Dol

√ Tips Membuka Baut yang Dol Berikut Langkahnya Paling Tepat

Posted on

Finoo. id – √ Tips Membuka Baut yang Dol Berikut Langkahnya Paling Tepat. Baut merupakan komponen krusial pada peralatan dan kendaraan kita. Baut berperan sebagai penyambung yang menghubungkan dua bagian atau lebih dengan rapat. Namun, seiring penggunaan yang intensif, baut dapat mengalami kerusakan, bahkan mencapai kondisi rusak total yang dikenal sebagai DOL.

DOL terjadi ketika baut tidak lagi berfungsi optimal karena adanya kerusakan pada ulir baut. Bagi kalian yang menghadapi masalah ini, bacalah artikel ini hingga selesai untuk mengetahui cara mengatasi kondisi DOL pada peralatan dan kendaraan kalian.

Mengenal Ragam Jenis Baut

Sebelum mengetahui langkah membuka baut yang mengalami kondisi DOL, penting untuk mengetahui berbagai jenis baut berikut ini terlebih dahulu:

  1. Hexagonal Bolt
    Hexagonal bolt merupakan jenis baut yang memiliki kepala berbentuk segi enam. Baut ini seringkali digunakan dalam perakitan kendaraan. Ciri khasnya terletak pada tampilan kepala yang berbentuk segi enam, dilengkapi dengan flange (plat) di bagian bawahnya. Fungsinya mirip dengan baut yang dilengkapi dengan ring, memberikan kestabilan dan kekuatan pada perakitan.
  2. Square Head Bolt
    Baut dengan kepala berbentuk persegi dikenal sebagai square head bolt. Jenis baut ini berfungsi sebagai komponen pengikat yang banyak digunakan dalam industri berat dan konstruksi bangunan. Keunggulannya terletak pada kemampuan daya tahan dan kestabilannya, menjadikannya pilihan yang tepat untuk memegang struktur berat dalam suatu konstruksi.
  3. Point Head Bolt
    Point head bolt memiliki ciri khas pada bagian grip dan ulir yang memiliki diameter paralel. Kepala baut ini menampilkan 12 ridges atau sudut melingkar yang mengarah langsung ke bawah ke ulir. Selain itu, desainnya dirancang khusus untuk mengikat objek yang membutuhkan daya perekatan yang kuat. Hal ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk situasi di mana stabilitas dan kekuatan perekatan sangat penting.
  4. Carriage Bolt
    Carriage bolt, dengan kepala berbentuk kubah dan leher persegi panjang, berperan penting dalam menekan baut ke dalam material. Fungsinya terutama terlihat ketika digunakan untuk menyatukan komponen kayu, menciptakan cengkraman yang kokoh dan stabil. Desain kepala yang khusus membantu mencegah baut dari pergerakan yang tidak diinginkan, menjadikannya pilihan yang ideal untuk aplikasi yang membutuhkan keamanan tambahan.
  5. Hex Socket Head Bolt
    Baut hex socket head memiliki kepala dengan lubang heksagonal (baut Tipe L). Baut ini umumnya digunakan pada lubang berukuran lebih kecil, sesuai dengan ukuran kepala bautnya. Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan untuk diakses dengan menggunakan alat khusus, memberikan fleksibilitas dan kemudahan dalam pemasangan atau penggantian.
  6. Hexalobular Hole Bolt
    Baut dengan lubang berbentuk bintang di kepalanya dikenal sebagai hexalobular hole bolt atau baut tipe L. Nama umumnya berasal dari bentuk lubang bintang yang unik pada kepala baut. Kekuatan perekatan dan kemudahan penggunaan alat pada baut ini menjadikannya pilihan yang efektif, terutama dalam situasi di mana diperlukan ketahanan ekstra dan kemudahan pemasangan atau pembongkaran.
  7. Lag Bolt
    Lag bolt memiliki kepala heksagonal dengan ujung tajam, menyerupai wood screw. Perbedaannya terletak pada ukuran ulir yang lebih besar dibandingkan dengan jenis baut lainnya. Desain ini memberikan kelebihan dalam memberikan kekuatan yang signifikan pada aplikasi yang memerlukan daya tahan dan stabilitas ekstra, seperti penggunaan pada konstruksi kayu atau proyek struktural.
  8. Eye Bolt
    Baut ini memiliki bentuk cincin pada bagian kepalanya dan seringkali digunakan untuk memindahkan peralatan serta mengencangkan tali atau rantai. Desainnya yang memuat elemen cincin memudahkan proses penarikan benda, menjadikannya pilihan yang efektif dalam situasi di mana pergerakan atau pengangkatan perlu dilakukan secara teratur dan terkendali.
  9. Baut U
    Dengan bentuk yang menyerupai huruf U, baut U memiliki kemampuan untuk mengencangkan dua benda tanpa memerlukan lubang pada benda tersebut. Dalam konteks otomotif, baut U seringkali digunakan untuk menghubungkan pegas daun ke axle, memberikan kekuatan dan stabilitas pada bagian tersebut.
  10. Baut Tanam
    Baut tanam tidak memiliki kepala di kedua ujungnya dan menampilkan dua ulir, di mana salah satu bagian tertanam di dalam komponen. Meskipun memiliki berbagai kegunaan, baut ini mungkin menghadapi masalah seperti karat atau kelonggaran seiring waktu, tergantung pada faktor-faktor seperti metode pemasangan, pemeliharaan, atau kualitas baut yang digunakan.
Baca Juga :   √ Cara Menghilangkan Sablon di Jaket Dengan Mudah

Penyebab Baut DOL

Baut dalam kondisi DOL menkaliankan bahwa ulir baut mengalami kerusakan atau tidak berfungsi secara optimal. Berbagai faktor dapat menjadi penyebabnya, seperti ketidaksesuaian tingkat kekencangan baut, penggunaan yang berlebihan, atau dampak korosi.

Korosi muncul saat baut terpapar air, kelembapan, atau kondisi lingkungan yang lembab atau berair. Proses korosi ini dapat menyebabkan baut berkarat, membuatnya sulit untuk dibuka atau diganti.

Selain korosi, tingkat torsi yang kurang atau berlebihan saat pemasangan baut juga dapat menjadi pemicu DOL. Apabila torsi yang diberikan terlalu besar, baut dapat menjadi terlalu kencang dan mengalami kerusakan. Sebaliknya, torsi yang terlalu kecil dapat membuat baut tidak terpasang dengan cukup kuat, memudahkan terjadinya DOL.

Penggunaan baut yang tidak sesuai ukuran atau jenisnya juga berpotensi menyebabkan DOL. Baut yang terlalu kecil mungkin tidak terpasang dengan cukup kuat dan rentan rusak, sementara baut yang terlalu besar sulit dipasang dan dapat merusak peralatan atau kendaraan yang terpasang.

Kondisi peralatan atau kendaraan yang kurang terawat atau sudah tua juga dapat menjadi penyebab DOL. Pemakaian berlebihan atau kurang perawatan pada peralatan atau kendaraan dapat menyebabkan kerusakan pada baut dan komponen lainnya, mengakibatkan DOL.

Terakhir, penggunaan baut berkualitas rendah juga dapat menyebabkan DOL. Baut dengan kualitas buruk atau terbuat dari bahan yang tidak memadai cenderung mudah rusak dan dapat merusak peralatan atau kendaraan yang dipasang.

Cara Membuka Baut yang Dol

Apabila kalian mengalami kendala dengan baut yang dalam kondisi DOL atau kendor, beberapa metode berikut dapat membantu melepaskan baut yang mengalami DOL dan berkarat. Berikut adalah panduannya:

1. Buat Slot Baru Menggunakan Gergaji Besi

Atasi permasalahan pada baut yang mengalami DOL dengan cara membuat slot baru. Gunakan gergaji besi untuk melakukan pemotongan slot yang berjalan tegak lurus dengan baut.

Baca Juga :   √ Jenis Pengkilap Kayu dan Cara Mengaplikasikannya Paling Mudah

Jika baut memiliki ukuran yang lebih besar, tempatkan dua bilah gergaji besi secara bersamaan untuk menciptakan slot yang lebih lebar. Langkah ini sangat penting agar kalian dapat menggunakan obeng dengan ukuran yang lebih besar pula.

2. Teknik Pemotongan Kepala Baut

Alternatif lain yang dapat diambil untuk mengatasi baut yang mengalami DOL adalah dengan memotong bagian kepala baut. Tindakan ini mungkin menjadi solusi yang efektif!

Jika kalian menghadapi situasi di mana kepala baut mengalami DOL atau rusak, gunakan gergaji besi untuk melakukan pemotongan. Pastikan untuk selalu menggunakan sarung tangan pelindung guna mendukung keselamatan kalian selama proses pemotongan.

3. Pakai Alat Pemecah Mur

Pemecah mur merupakan produk yang dapat memecahkan mur tanpa merusak ulir baut. Cara penggunaannya sangat sederhana! kalian hanya perlu memasangkan cincin di atas mur dan memutar gigi ke dalamnya hingga terkunci.

Alat ini bekerja efektif ketika baut sebelumnya diperkuat dengan mur. Setelah mur berhasil dipatahkan, proses pelepasan baut akan menjadi lebih mudah.

Tidak hanya itu, pemecah mur juga dapat digunakan untuk merusak kepala baut yang mengalami DOL.

Cara Membuka Baut yang Dol pada Perangkat Elektronik

Selain mengatasi baut berukuran besar, terdapat pula metode untuk membuka baut kecil yang mungkin ditemui pada perangkat seperti laptop atau ponsel. Berikut adalah teknik membuka baut kecil yang dapat bermanfaat bagi kalian:

1. Gunakan Karet atau Ikat Rambut Kecil untuk Anak-anak

Saat menghadapi baut yang mengalami DOL, kalian dapat memulai dengan menempatkan sepotong kecil karet di ujung obeng sebagai pengganjal. Karet ini berfungsi sebagai penopang tambahan saat menghadapi baut yang sulit dibuka. Dengan cara ini, obeng akan dapat mencengkeram baut dengan lebih baik, memanfaatkan gaya pegas dari karet tersebut. Proses ini secara bertahap membantu melonggarkan baut seiring waktu, memudahkan kalian dalam membuka baut yang sulit.

2. Pakai Lem Besi

Cara lain yang dapat digunakan adalah dengan mengoleskan lem besi secukupnya pada ujung obeng dan menempelkannya dengan hati-hati pada baut yang sulit dibuka. Setelah lem mengeras dan mengering, lanjutkan proses membuka baut menggunakan teknik biasa. Lem besi akan memberikan daya rekat tambahan antara obeng dan baut, sehingga membantu mengatasi hambatan yang mungkin terjadi saat membuka baut yang terlanjur DOL. Pastikan untuk melakukan langkah ini dengan hati-hati agar lem menempel dengan baik dan memberikan hasil yang optimal.

3. Manfaatkan Solder

Panaskan solder dan secara hati-hati masukkan ke dalam baut yang sulit dibuka, kemudian tahan selama 15-20 detik.

Selanjutnya, manfaatkan obeng solder yang telah dipanaskan untuk memutar baut. Apabila putaran pertama berhasil, maka putaran berikutnya akan menjadi lebih mudah. Teruskan proses ini secara bertahap untuk memastikan kelongsoran yang optimal.

Jika metode di atas terbukti tidak efektif, kalian dapat mencoba teknik penyolderan datar pada kepala baut. Tempelkan baut yang lebih kecil di atasnya dengan menggunakan lem yang kuat.

Baca Juga :   √ Cara Mencuci Kain Microfiber Paling Tepat Agar Awet

Stabilkan dan rapihkan baut-baut yang terkoneksi dengan cara menyolder. Setelah itu, manfaatkan obeng untuk perlahan memutar baut hingga terlepas.

Cara Membuka Baut yang Sudah Karatan dengan Baik dan Benar

Selain mengatasi baut yang mengalami kondisi DOL, mengetahui cara membuka baut yang sudah karatan juga sangat penting, mengingat baut yang telah berkarat memiliki tekstur yang sudah tidak kuat dan sulit untuk dibuka. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuka baut yang sudah berkarat:

  1. Bersihkan Permukaan Mur dan Baut yang Karatan
    Jika mur dan baut dalam kondisi kotor, langkah pertama yang dapat kalian lakukan adalah membersihkan permukaannya dengan menggunakan sikat. Ini akan membantu menghilangkan kotoran dan debu yang bisa memperburuk kondisi karatan.
  2. Oleskan Minyak Rem pada Kepala Baut
    Oleskan minyak rem pada bagian kepala baut yang terkena karat. Pastikan minyak rem merata dan menutupi seluruh permukaan kepala baut. Minyak rem memiliki sifat pelumas yang dapat membantu meresap dan melonggarkan karatan.
  3. Oleskan Minyak Rem pada Tubuh Baut
    Secara perlahan, oleskan minyak rem ke bagian tubuh baut melalui celah-celahnya. Pastikan minyak rem meresap dengan baik ke dalam celah baut. Proses ini memerlukan sedikit kesabaran, jadi biarkan minyak rem meresap selama 15-30 menit.
  4. Biarkan Minyak Rem Meresap
    Setelah pengolesan minyak rem, biarkan beberapa saat agar minyak dapat meresap dengan baik. Selama periode ini, cek secara berkala untuk memastikan minyak meresap dengan optimal.
  5. Lepaskan Baut Menggunakan Kunci yang Sesuai
    Setelah meresap, coba lepaskan mur dan baut menggunakan kunci yang sesuai. Gerakkan kunci secara bolak-balik dengan memberikan sedikit hentakan. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak baut atau membuatnya semakin sulit dibuka.
  6. Perhatikan Saat Memutar Mur
    Saat kalian mulai memutar mur, perhatikan agar tidak memberikan tekanan berlebihan yang dapat menyebabkan baut menjadi gundul dan lebih sulit dilepas. Jika baut sudah dapat berputar, lanjutkan memutarnya secara perlahan sampai baut benar-benar terlepas.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan demikian, memahami cara membuka baut yang mengalami kondisi DOL dapat menjadi keterampilan yang sangat berharga.

Dalam situasi di mana baut terasa sulit dibuka, penggunaan teknik dan metode yang tepat dapat membuat prosesnya lebih mudah dan efektif.

Terapkan langkah-langkah pencegahan, seperti penggunaan pelumas atau perawatan rutin, agar kalian dapat menghindari baut yang mengalami kondisi DOL.

Ingatlah untuk selalu berhati-hati dan menggunakan alat-alat dengan bijak. Dengan menguasai tips membuka baut yang dol, kalian akan lebih percaya diri dan terampil dalam menangani situasi tersebut.

Semoga informasi artikel finoo.id ini dapat bermanfaat dan membantu kalian dalam mengatasi baut yang mengalami kondisi DOL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *