Apa Itu Bathtub

√ Apa Itu Bathtub? Serta Jenis dan Materialnya Lengkap

Posted on

Finoo.id – √ Apa Itu Bathtub? Serta Jenis dan Materialnya Lengkap. Batang berfungsi sebagai wadah air yang memiliki bentuk seperti bak atau wadah luas. Material yang digunakan untuk membuatnya bervariasi, seperti porselen, fiberglass, atau akrilik.

Fungsinya adalah sebagai tempat penampungan air untuk keperluan mandi. Berbeda dengan bak mandi yang memerlukan gayung untuk mengambil air, bathub dirancang khusus agar dapat dimanfaatkan untuk mandi sambil berendam.

Apa Itu Bathtub?

Memiliki bak mandi adalah cara yang menarik bagi Pins untuk meningkatkan kenyamanan di kamar mandi. Pada umumnya, bak mandi adalah tempat tidur mandi yang dipasang tertanam.

Menurut Law Insider, bak mandi adalah wadah tempat pengguna dapat duduk, dilengkapi dengan keran air panas dan dingin, serta saluran pembuangan yang terhubung ke sistem sanitasi.

Fungsi utama bak mandi adalah memungkinkan seluruh tubuh terendam tanpa perlu membungkuk atau meliuk. Secara umum, bak mandi terbuat dari keramik dan serat, namun ada juga yang terbuat dari batu alam hingga kayu.

Mandi di dalam bak, yang kadang-kadang disebut sebagai bak dalam, dapat sangat menyenangkan. Pins dapat bersantai sambil berendam, dan beberapa jenis bak berendam bahkan dilengkapi dengan fitur-fitur canggih di dalamnya.

Ukuran stkalianr sebuah bak mandi biasanya dihitung berdasarkan tinggi badan pengguna. Contohnya, jika tinggi badan Pins sekitar 170 cm, maka sebaiknya mencari bak mandi dengan ukuran yang serupa.

Selain itu, ukuran stkalianr kedalaman bak juga perlu sesuai agar tidak terlalu sempit. Biasanya, lebar yang diperlukan dari bak harus berkisar antara 70-80 cm dengan kedalaman sekitar 60 cm.

Sejarah Munculnya Bathub di Dunia

Jejak penggunaan bak mandi dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno. Rekam jejak tentang apa itu bak mandi dan penggunaannya pada awalnya dapat ditemukan dalam artefak-artefak dari Mesir Kuno, Yunani Kuno, dan Romawi Kuno. Berikut adalah fakta-fakta sejarah yang menarik:

1. Era Mesir Kuno

Pada zaman Mesir Kuno, temuan artefak bak mandi terbuat dari batu alam dengan ukiran hieroglifik dapat dilacak kembali sekitar tahun 2500 SM. Bak mandi ini mencerminkan kecanggihan peradaban Mesir Kuno dalam menciptakan ruang kamar mandi yang indah dan bergaya.

2. Era Yunani Kuno

Berpindah ke Yunani Kuno, bak mandi menjadi populer di kalangan bangsawan. Mandi dengan air panas menjadi kegemaran mereka karena diyakini memberikan manfaat penting bagi kesehatan dan kebersihan fisik dan jiwa. Bak mandi Yunani Kuno menjadi simbol gaya hidup mewah dan kepedulian terhadap kebersihan.

3. Era Romawi Kuno

Pada masa Romawi Kuno, penggunaan bak mandi merambah ke semua lapisan masyarakat, tidak hanya bangsawan. Masyarakat Romawi mengembangkan sistem pipa air dan hypocaust (sistem pemanas ruang bawah tanah) untuk memanaskan air dalam bak mandi. Peninggalan-peninggalan bak mandi di kota Pompeii yang terkenal menunjukkan betapa pentingnya peran bak mandi dalam kehidupan sehari-hari.

4. Era Abad Pertengahan

Pada abad pertengahan, penggunaan dan desain bak mandi mengalami penurunan karena kebiasaan mandi yang berkurang, terutama di negara-negara Eropa. Kondisi alam yang dingin juga berkontribusi pada kurangnya popularitas bak mandi pada periode ini.

Baca Juga :   √ Cara Plamir Tembok Yang Tepat : Lama, Baru & Tidak Rata Bagi Pemula

5. Abad ke-18

Memasuki abad ke-18, kebiasaan mandi kembali populer di Eropa dan Amerika dengan bangunan bergaya Victoria yang dilengkapi dengan desain bak mandi yang menawan. Ini mencerminkan kebangkitan minat terhadap kesehatan dan kebersihan personal.

6. Abad ke-19

Pada abad ke-19, ditemukan inovasi baru berupa bak mandi dengan sistem pemanas air rakitan. Bak mandi modern mulai booming, dan orang-orang menghabiskan waktu mereka dengan berendam dan spa di bak mandi kesayangan mereka.

7. Abad ke-20

Abad ke-20 membawa inovasi lebih lanjut, seperti bak mandi dengan jet air untuk memijat tubuh. Acara spa mencapai puncaknya, ditambah dengan hadirnya aromaterapi seperti lilin khusus yang menambahkan sentuhan kenyamanan saat mandi.

8. Kontemporer Masa Sekarang

Hingga saat ini, penggunaan bak mandi tetap sangat populer, dengan berbagai jenis dan desain yang tersedia. Kemungkinan untuk merakit model bak mandi secara kustom memberikan eksklusivitas tersendiri, mencerminkan bagaimana bak mandi telah menjadi elemen penting dalam desain kamar mandi modern.

Jenis-jenis Bathtub

Bak mandi memiliki variasi jenis dengan karakteristik unik yang dapat dipilih oleh Pins sesuai dengan preferensi. Terdapat paling tidak 8 jenis bak mandi yang umum digunakan, berikut diantaranya:

1. Corner Bathtub

Sesuai dengan namanya, bathtub sudut merupakan jenis bak mandi yang ditempatkan di sudut kamar mandi. Umumnya, bak mandi sudut terbuat dari bahan akrilik yang memudahkan proses pembentukannya.

Jenis bak mandi ini sering digunakan di kamar mandi berukuran kecil karena dapat disesuaikan dengan dimensi yang diinginkan. Namun, tidak jarang pula bak mandi sudut ini dirancang hingga mencakup seluruh ruang kamar mandi.

Hal yang perlu diperhatikan dengan seksama oleh Pins saat memilih jenis ini adalah penggunaan air yang cenderung lebih banyak. Oleh karena itu, selama proses pengisian, bak mandi ini mungkin memerlukan waktu yang lebih lama.

2. Freestanding Bathtub

Selanjutnya, kita memiliki jenis bak mandi yang telah ada sejak zaman Victoria. Ciri khas dari bak mandi freestanding adalah kemampuannya untuk ditempatkan tanpa perlu penopang tambahan, sehingga kaki-kakinya dapat langsung menempel di lantai.

Umumnya, jenis bak mandi ini tidak diposisikan merapat ke dinding, sehingga dapat menjadi titik fokus yang mencolok di dalam kamar mandi.

Bak mandi freestanding sangat cocok bagi Pins yang menginginkan desain kamar mandi minimalis namun tetap ingin tampilan yang elegan. Terlebih lagi, pemilik rumah memiliki pilihan dari berbagai desain yang berbeda sesuai dengan preferensi masing-masing.

3. Alcove

Alcove bathtub merupakan salah satu varian yang kerap digunakan di hotel, apartemen, dan kamar rumah berukuran besar. Karakteristik dari jenis alcove ini terletak pada desainnya yang dirancang untuk melekat pada setiap dinding kamar mandi.

Ukuran alcove bathtub dibuat sedemikian rupa sehingga sesuai persis dengan lebar dinding kamar mandi. Pemasangannya pun relatif mudah dan mampu memaksimalkan penggunaan ruang kamar mandi. Namun, perlu diperhatikan bahwa model ini mungkin kurang cocok diterapkan pada ruangan yang sempit.

4. Whirlpool

Pins mungkin lebih akrab dengan jenis bak mandi ini dengan sebutan jacuzzi. Whirlpool, seringkali ditemui di tempat-tempat mandi bertema spa dan hotel-hotel mewah.

Secara umum, whirlpool dibuat dari bahan porselen dan memiliki bagian dinding yang terbuat dari kaca. Keistimewaan dari jenis ini terletak pada adanya lubang-lubang yang memancarkan uap dan air bertekanan yang dapat diatur sesuai preferensi.

Jacuzzi bathtub ini menjadi favorit banyak orang karena tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas mandi, tetapi juga sebagai terapi untuk mengurangi stres dan menenangkan syaraf.

5. Drop-In Bathtub

Jenis drop-in merupakan varian bak mandi yang paling umum digunakan dalam kamar mandi rumah. Drop-in tub dirancang untuk ditanamkan pada permukaan keramik atau kayu.

Baca Juga :   √ Harga Borongan Pasang Plafon Kayu: Tenaga & Bahan

Selanjutnya, bagian tepi bak mandi ini didesain luas, memberikan kesempatan bagi Pins untuk meletakkan peralatan mandi atau lilin aromaterapi di dalamnya. Tepian luar bak mandi dapat dipasangi besi panjang sebagai tempat penyimpanan handuk.

Dengan memilih jenis ini, Pins akan merasakan sensasi bak mandi yang terpasang secara permanen, sangat cocok bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas untuk merenovasi kamar mandi. Tipe ini juga menjadi pilihan ideal bagi Pins yang ingin menciptakan suasana alami dan tradisional sekaligus memberikan sentuhan elegan.

6. Walk-in Bathtub

Berikutnya, kita memiliki jenis bak mandi yang termasuk salah satu yang memiliki dimensi paling besar. Untuk jenis ini, Pins memerlukan kamar mandi dengan tata letak yang lebih luas.

Desain bak mandi ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan dan aksesibilitas bagi mereka yang memiliki disabilitas atau usia lanjut.

7. Claw-foot Bathtub

Dibandingkan dengan jenis-jenis lainnya, claw-foot bathtubs menonjol dengan ukuran yang lebih kecil dan bergaya vintage. Desainnya memiliki bentuk oval yang dilengkapi dengan kaki yang mampu menopang seluruh beban bak mandi.

Meskipun secara bentuk terinspirasi dari gaya vintage, bathtub ini sebenarnya sangat serbaguna dan dapat cocok untuk berbagai desain kamar mandi. Keunikan dan daya tarik tampilannya membuatnya pas untuk berbagai konsep.

Umumnya, jenis ini terbuat dari fiberglass, akrilik, atau cast iron, yang umumnya membutuhkan lantai kamar mandi yang kokoh dan tahan beban.

8. Stone Bathtub

Terakhir, kita memiliki jenis bak mandi yang terbuat dari batu alam. Banyak orang memilih jenis ini karena memiliki bentuk yang tidak beraturan, memberikan sentuhan keunikan yang khas.

Bahan batu alam tersebut juga dikenal sebagai material yang kokoh dan kuat. Untuk meningkatkan kesan alami yang indah, Pins dapat menambahkan lantai kayu atau dasar berbatu sehingga menambahkan sentuhan kemewahan pada penampilan keseluruhan.

Macam-Macam Bahan Material untuk Membuat Bathub

Terdapat beberapa jenis material yang umum digunakan dalam pembuatan bak mandi. Jenis-jenis material ini telah memenuhi stkalianr keamanan dan kenyamanan, terutama dalam hal ketahanan terhadap karat. Seiring perkembangannya, bak mandi tidak hanya anti gores, namun juga menampilkan estetika dan bentuk yang lebih modern.

1. Bathub Stainless Steel

Bathub berbahan stainless steel dikenal dengan keunggulannya yang tahan terhadap korosi. Material ini memberikan keberlanjutan dalam kualitasnya dan memiliki tampilan yang elegan. Dengan bobot yang relatif ringan, merakitnya pun menjadi lebih mudah. Kekalianlan stainless steel membuatnya menjadi pilihan yang populer karena kemampuannya untuk menghadapi kondisi lingkungan kamar mandi yang lembab.

2. Bathub Akrilik

Akrilik merupakan material ringan, kuat, dan tahan lama yang sering digunakan untuk pembuatan bathtub. Permukaan bak mandi akrilik memiliki tekstur yang halus dan mudah dibersihkan. Kelebihan lainnya adalah ketersediaan akrilik dalam berbagai warna, ukuran, dan kedalaman, memberikan fleksibilitas dalam penyesuaian dengan desain kamar mandi yang diinginkan.

3. Bathub Baja Cor

Bathub yang terbuat dari baja cor dikenal karena ketahanannya terhadap korosi dan kemampuan daya tahan yang baik terhadap keausan serta goresan. Material ini umumnya menampilkan desain yang kokoh dan tahan lama. Kelebihannya meliputi kesederhanaan desain, kekuatan struktural, dan kemampuan untuk memenuhi preferensi ukuran yang diinginkan oleh pengguna.

4. Bathub Porselen

Porselen menjadi pilihan material yang tahan lama dan memiliki estetika yang indah. Meskipun harganya cenderung lebih tinggi daripada akrilik, keunggulan porselen terletak pada permukaan yang licin dan mudah dibersihkan. Namun, perlu diperhatikan bahwa porselen memiliki berat yang lebih tinggi, sehingga membutuhkan instalasi yang kokoh dan stabil.

5. Bathub Batu Alam

Penggunaan batu alam seperti granit atau marmer untuk membuat bathtub menambah sentuhan modern dan mewah. Keunggulan batu alam terletak pada kemampuannya untuk memberikan kesan alami yang unik. Meskipun mahal, batu alam memerlukan perawatan khusus karena cenderung berlumut dan kusam jika tidak dirawat dengan baik. Pilihan ini cocok bagi mereka yang menghargai keindahan alam dalam desain kamar mandi mereka.

Baca Juga :   √ Apa Itu Furniture? Pengertian, Fungsi, Sejarah, Jenis, Contoh

Tips Jika Ingin Memasang Bathtub di Rumah

Memasang bak mandi di kamar mandi rumah memerlukan perencanaan yang matang untuk memastikan kenyamanan dan fungsi maksimal. Ruangan yang memadai menjadi faktor krusial agar pengalaman berendam dapat dinikmati dengan baik.

Selain itu, penggunaan bak mandi juga membawa risiko penggunaan air yang lebih banyak, terutama saat proses berendam. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk memasang bak mandi, ada beberapa tips yang dapat diikuti agar instalasi berjalan lancar:

  1. Sesuaikan Jenis Bathtub dengan Ukuran Kamar Mandi:
    Pastikan untuk memilih jenis bak mandi yang sesuai dengan ukuran kamar mandi. Sebagai contoh, jika kamar mandi memiliki dimensi 1×2 meter, maka bak mandi tipe corner bisa menjadi pilihan yang cocok, memberikan solusi efisien untuk memaksimalkan penggunaan ruang.
  2. Hitung Biaya Pemasangan:
    Perhitungan biaya pemasangan sangat penting untuk menghindari pengeluaran tak terduga. Sesuaikan pemilihan material dengan anggaran yang dimiliki, sehingga proses pemasangan dapat berjalan sesuai rencana.
  3. Pilih Bathtub dengan Fitur Sesuai Kebutuhan:
    Saat ini, banyak bak mandi yang dilengkapi dengan berbagai fitur tambahan. Pins dapat memilih jenis bak mandi yang memiliki fitur seperti air jet, pemanas air, atau sistem whirlpool, sesuai dengan kebutuhan dan preferensi pribadi.
  4. Konsistensi dengan Desain Interior:
    Penting untuk menjaga kesinambungan desain antara bak mandi dengan interior kamar mandi secara keseluruhan. Perhatikan pemilihan warna, material, dan jenis bak mandi agar harmonis dengan estetika ruang tersebut.
  5. Lakukan Perawatan Rutin:
    Melakukan perawatan rutin sangat diperlukan untuk mempertahankan kebersihan dan keindahan bak mandi. Pembersihan dengan menggunakan produk pembersih khusus untuk bak mandi yang sesuai dengan materialnya dapat membantu mencegah kerusakan dan menjaga tampilan yang bersih.
  6. Hindari Penggunaan Air Terlalu Panas:
    Untuk mencegah keretakan dan masalah lainnya, hindari penggunaan air terlalu panas saat mengisi bak mandi. Air yang terlalu panas dapat mengikis permukaan bak mandi dan mempercepat kerusakan. Selalu pertimbangkan suhu air yang aman dan sesuai dengan batasan yang diberikan oleh produsen bak mandi.

Dengan memperhatikan tips-tips tersebut, Pins dapat memastikan bahwa instalasi bak mandi di kamar mandi rumah berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman berendam yang menyenangkan.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan menjelajahi berbagai jenis dan materi yang digunakan dalam pembuatan bak mandi, kita dapat merangkum esensi dari pertanyaan, “Apa itu bathtub?” Bathtub bukan hanya sekadar wadah untuk mandi; ia menjadi ruang pelarian dari kesibukan sehari-hari, sumber relaksasi, dan sentuhan mewah dalam desain kamar mandi. Dari stainless steel hingga batu alam, setiap pilihan material dan desain membawa karakteristik uniknya sendiri.

Pemilihan jenis bak mandi yang tepat, perhatian terhadap detail dalam desain interior, dan pemahaman akan perawatan yang diperlukan akan memastikan bahwa penggunaan bak mandi tidak hanya menjadi kebutuhan fungsional, tetapi juga menjadi bagian integral dari pengalaman pribadi di dalam kamar mandi.

Jadi, apa itu bathtub? Lebih dari sekadar perabotan kamar mandi, ia adalah simbol kemewahan, kenyamanan, dan kesempurnaan yang dapat dihadirkan dalam ruang pribadi kita.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Apa Itu Bathtub? Serta Jenis dan Materialnya Lengkap. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *