Cara Memasang Pipa Pompa Air

√ Cara Memasang Pipa Pompa Air Yang Benar & Tepat

Posted on

Finoo.id – √ Cara Memasang Pipa Pompa Air Yang Benar & Tepat. Pemasangan pipa pada instalasi pompa air sebetulnya tidak terlalu rumit. Hal ini hanya melibatkan penyambungan antar pipa. Untuk menyatukan pipa, kita dapat menggunakan berbagai jenis sambungan pipa yang tersedia di toko perlengkapan bangunan, seperti elbow, socket, sambungan T, water mur, dan lainnya.

Adapun ukuran pipa dapat disesuaikan dengan diameter lubang pada mesin pompa air. Sebagai contoh, jika mesin pompa air memiliki lubang hisap dan lubang dorong berdiameter 1 inci, kita cukup mengikuti petunjuk tersebut dan menggunakan pipa berukuran 1 inci. Namun, jika ingin meningkatkan kecepatan hisap, kita dapat mengubah ukuran pipa dengan memilih yang lebih kecil.

Untuk mencegah kebocoran pada pemasangan pipa pompa air, kita dapat menggunakan lem pipa atau seal tape sebagai perekatnya.

Bagi mereka yang baru pertama kali memasang pompa air di rumah, dapat melakukannya sendiri tanpa harus memanggil tukang pompa air. Pasang pipa pompa air sangatlah mudah. Meskipun begitu, bagi yang belum familiar dan ingin mencobanya, disarankan untuk membaca artikel ini hingga selesai agar dapat memasang pompa air dan menginstalasi pipanya dengan benar.

Cara Memasang Pipa Pompa Air

Sebelum memasang pipa pompa air, pastikan terlebih dahulu di mana mesin pompa air akan diletakkan. Disarankan agar posisi pompa air berdekatan dengan sumber air atau berada di tepi sumur bor. Setelah mesin pompa air terpasang pada lokasinya, langkah berikutnya adalah menginstalasi saluran pipa. Proses pemasangan pipa pada mesin pompa air dapat diikuti dengan langkah-langkah berikut:

Baca Juga :   √ Apa itu Pengelasan Ultrasonic? Perlengkapan dan Cara Kerjanya

1. Pilihlah pompa air sesuai kebutuhan

Sebelum memulai proses pemasangan, pastikan untuk memilih pompa air yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Perhatikan kapasitas dan spesifikasi mesin pompa air agar sesuai dengan tuntutan sistem yang akan Anda instal.

2. Sediakan alat dan bahan-bahan seperti

  • Pipa PVC yang memiliki diameter yang sesuai dengan ketentuan mesin pompa air.
  • Sambungan pipa seperti elbow, socket, watermur, dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan instalasi.
  • Tusen Klep untuk mengatur aliran air, terutama pada ujung pipa yang akan dimasukkan ke dalam sumber air.
  • Gergaji Besi untuk memotong pipa PVC sesuai dengan kebutuhan instalasi.
  • Lem Pipa untuk merekatkan sambungan pipa dan memastikan kekokohan instalasi.
  • Sealtape untuk mencegah kebocoran pada sambungan pipa.

3. Pasang tusen klep pada ujung pipa yang akan dimasukkan ke dalam sumber air

  • Gunakan lem pipa untuk mengamankan tusen klep pada ujung pipa yang akan dihubungkan ke sumber air.
  • Tusen klep berfungsi sebagai katup otomatis yang akan menutup secara otomatis ketika mesin pompa air dimatikan. Hal ini mencegah air keluar dari pipa hisap, menghindari kebocoran, dan mengurangi kebutuhan untuk memancing pompa air secara terus-menerus saat akan dihidupkan.

4. Meningkatkan Kecepatan Hisap dengan Mengubah Ukuran Pipa

Jika Anda ingin meningkatkan kecepatan hisap, Anda dapat merubah ukuran pipa dengan yang lebih kecil. Sebagai contoh, jika pada mesin tertera ukuran 1 inci, Anda dapat menggantinya dengan ukuran 3/4 inci. Perubahan ini dapat memberikan efek positif pada kinerja pompa air, terutama dalam meningkatkan daya hisapnya.

5. Memasukkan Pipa ke dalam Sumber Air dengan Langkah Pengamanan

  • Setelah tusen klep terpasang, masukkan pipa yang telah dipersiapkan ke dalam sumber air.
  • Ketika pipa mencapai dasar, angkat kembali sekitar 30 cm. Tindakan ini bertujuan untuk mencegah pasir ikut naik bersama air, sehingga menjaga kebersihan dan kinerja mesin pompa air.
Baca Juga :   √ Apa Itu Crankcase Motor? Fungsi Beserta Komponenya Lengkap

6. Penempatan Mesin Pompa Air yang Tepat

  • Posisikan mesin pompa air sesedekat mungkin dengan sumber air untuk mengoptimalkan kinerjanya.
  • Tempatkan pompa air di lokasi yang mudah dijangkau, memudahkan dalam melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan rutin.
  • Dengan penempatan yang tepat, Anda dapat dengan cepat mengatasi masalah yang mungkin muncul dan memastikan kelancaran operasional pompa air.

7. Meratakan Ujung Pipa ke Permukaan Tanah

  • Pastikan ujung pipa yang menjulang ke permukaan tanah berada pada posisi yang sejajar dengan lubang hisap mesin pompa air.
  • Jika panjang pipa terlalu berlebihan, gunakan gergaji besi untuk memotong pipa tersebut sehingga sesuai dengan kebutuhan instalasi.

8. Menyambungkan Potongan Pipa

  • Setelah pipa terpotong, sambungkan ujung pipa yang baru dengan potongan pipa sesuai dengan jarak antara ujung pipa dan lubang hisap pada mesin pompa air.
  • Penggunaan elbow dapat mempermudah proses penyambungan, memastikan pipa memiliki sudut yang sesuai untuk mendukung aliran air dengan baik.

9. Pemasangan Watermur untuk Koneksi ke Mesin Pompa Air

  • Pada ujung pipa yang akan dihubungkan ke mesin pompa air, pasang watermur.
  • Memutar watermur dengan menggunakan sealtape dapat menjadi metode yang efektif untuk menghubungkan pipa dengan mesin pompa air. Pastikan penggunaan sealtape cukup rapat untuk mencegah kebocoran dan memastikan koneksi yang aman.

10. Menginstalasi Pipa Keluar Sesuai Kebutuhan

  • Langkah berikutnya adalah menginstalasi pipa keluar sesuai dengan keperluan, seperti ke kamar mandi, tempat cuci piring, dan area lainnya yang membutuhkan pasokan air.
  • Untuk proses ini, lakukan pemotongan dan penyambungan pipa sesuai dengan perluasan jalur yang diinginkan.
  • Gunakan fitting pada setiap belokan dan tanjakan agar pipa dapat mengikuti jalur yang dikehendaki dengan baik.
  • Pastikan fitting dipasang dengan benar untuk mencegah kebocoran dan memastikan kelancaran aliran air.

11. Memasukkan Air dan Proses Pemancingan

  • Setelah pipa hisap dan pipa keluar terpasang dengan benar, masukkan air ke dalam pompa air sampai terisi penuh.
  • Proses ini dikenal sebagai pemancingan air yang bertujuan menghilangkan udara dari sistem pipa.
  • Setelah pompa terisi penuh, cobalah untuk menghidupkan mesin pompa air.
Baca Juga :   √ Cara Mengatasi Pipa Macet Menggunakan Bahan Kimia

12. Periksa Kebocoran dan Selesaikan Pemasangan

  • Setelah air berhasil naik, tutup seluruh kran air yang terhubung dengan sistem.
  • Periksalah apakah ada kebocoran pada setiap sambungan pipa dan fitting. Jika tidak ada kebocoran, ini menandakan bahwa proses pemasangan pipa pompa air telah selesai dengan sukses.
  • Pastikan untuk secara rutin memeriksa sistem pipa dan mesin pompa air untuk memastikan kelancaran operasionalnya.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan demikian, kita telah menjelajahi langkah-langkah yang diperlukan untuk cara memasang pipa pompa air dengan sukses.

Dari pemilihan pompa yang sesuai hingga instalasi pipa yang cermat, setiap langkah memiliki peran penting dalam memastikan sistem beroperasi secara optimal.

Penting untuk diingat bahwa memasang pompa air bukanlah tugas yang sulit, dan dengan pemahaman yang tepat, setiap orang dapat melakukannya sendiri tanpa memerlukan bantuan profesional.

Dengan pengetahuan ini, semoga artikel ini dapat memberikan panduan yang berguna bagi mereka yang ingin memasang pompa air di rumahnya sendiri.

Memasang pipa pompa air mungkin terdengar sederhana, namun pemahaman yang mendalam tentang setiap langkah dapat memastikan keberhasilan instalasi dan kenyamanan dalam mendapatkan pasokan air yang stabil di rumah.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Cara Memasang Pipa Pompa Air Yang Benar & Tepat. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *