Apa Itu Pressure Switch

√ Apa Itu Pressure Switch Pompa Air? Serta Cara Setelnya

Posted on

Finoo.id – √ Apa Itu Pressure Switch Pompa Air? Serta Cara Setelnya. Bagi para pemilik mesin pompa air, pasti pernah mengalami situasi di mana mesin terus-menerus mengeluarkan suara cetak-cetak saat menyalakan pompa air. Hal ini merupakan indikasi bahwa otomatis pompa air mengalami masalah. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dengan menyetel otomatis pompa air tersebut.

Otomatis pompa air, atau pressure switch, adalah komponen yang terdiri dari pegas pengontrol tekanan air. Pegas tersebut berbentuk pir yang bergerak mengikuti tekanan air untuk menekan atau melepaskan saklar otomatis. Dengan adanya saklar otomatis ini, mesin pompa air dapat menyala dan mati secara otomatis.

Meskipun otomatis pompa air kadang-kadang mengalami masalah, jika masalahnya sudah parah, bisa membuat mesin pompa air tidak dapat menyala. Solusinya adalah dengan mengganti otomatis yang baru. Namun, jika masalah otomatis masih dalam tahap ringan, permasalahan pada saklar otomatis dapat diatasi dengan melakukan penyetelan. Oleh karena itu, bagi yang belum familiar dengan cara menyetel pressure switch pompa air, berikut ini adalah penjelasan mengenai cara menyetel otomatis (pressure switch) pompa air.

Apa itu Pressure Switch?

Pressure Switch merupakan komponen yang sangat diperlukan dalam berbagai aplikasi peralatan, termasuk pada sistem air bersih, instalasi pompa, kompresor angin, dan instalasi pneumatik.

Fungsi utama dari Pressure Switch adalah menjaga tekanan pada peralatan aplikasinya, terutama terkait dengan sumber tekanan dan tekanan buang.

Sebagai contoh sederhana, kita dapat melihat penggunaan Pressure Switch pada sebuah pompa air. Apa peran Pressure Switch dalam instalasi pompa air tersebut?

Pressure Switch pada pompa air berperan dalam mendeteksi nilai atau jumlah tekanan yang dihasilkan dari proses pemompaan. Biasanya, tekanan ini diukur menggunakan header pressure sebagai tempat penampungan yang terletak pada output pompa.

Baca Juga :   √ Apa Itu Kabel Jumper? Fungsi, Jenis dan Penggunaanya

Komponen Otomatis / Pressure Switch

Pressure switch adalah suatu sistem kontrol yang mencakup input, proses kontrol, dan output di dalamnya.

1. Body

Body dari pressure switch memiliki variasi bentuk, ada yang bulat dan ada yang kotak, bergantung pada desain dan fungsi spesifiknya. Fungsinya adalah sebagai tempat di mana berbagai komponen lainnya dipasang untuk dapat bekerja sesuai dengan tugasnya. Biasanya, body dibuat dari bahan plastik. Penting untuk dicatat bahwa semakin tinggi kualitas dan harga pressure switch otomatis, semakin kokoh juga body-nya atau semakin berkualitas bahan yang digunakan dalam pembuatannya.

2. Input

Bagian input pada pressure switch melibatkan probe atau membran, yang langsung berinteraksi dengan tekanan yang akan diukur. Komponen ini memiliki kontak langsung dengan fluida, khususnya air, dan memiliki sifat yang fleksibel serta berbentuk mirip membran. Probe atau membran ini berfungsi sebagai sensor yang mendeteksi perubahan tekanan dalam sistem, sehingga dapat memberikan informasi yang akurat kepada pressure switch untuk mengatur operasionalnya sesuai dengan kebutuhan.

3. Proses Kontrol

Bagian proses kontrol pada pressure switch melibatkan pegas spiral. Pegas spiral ini berfungsi untuk merespon tekanan air yang meningkat dengan tertekannya membran. Bila tekanan air meningkat, membran akan menekan pegas spiral ini. Kelebihan tekanan ini dapat diatur melalui baut pengatur, yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan seberapa kuat pegas ini ditekan. Meskipun demikian, sebagian besar pressure switch telah disesuaikan dengan optimal oleh pabrik pembuatnya.

4. Pegas Daun atau Tuas

Pegas daun atau tuas pada pressure switch memiliki peran kunci dalam mengatur gap set point ON atau OFF. Fungsinya adalah mencegah pompa mengalami siklus ON-OFF secara terus menerus. Pengaturan yang tepat dari pegas daun atau tuas ini memastikan bahwa pompa aktif atau non-aktif sesuai dengan kebutuhan, mengoptimalkan efisiensi operasionalnya.

5. Output

Bagian output pada pressure switch melibatkan anak kontak. Anak kontak ini merupakan mekanisme kelistrikan akhir dari pressure switch. Fungsinya adalah untuk menghubungkan atau memutus arus listrik sesuai dengan kondisi tekanan air yang terdeteksi. Anak kontak ini memainkan peran vital dalam mengendalikan operasional peralatan terkait, seperti pompa, dengan menyediakan sinyal elektrik yang sesuai berdasarkan kondisi tekanan air yang diukur.

Baca Juga :   √ Cara Merangkai Banyak Elco Untuk Power Supply Power Amplifier

Cara Kerja Otomatis Pressure Switch Pompa Air

Secara singkat, prinsip kerja otomatis atau pressure switch ini dapat diuraikan sebagai berikut: pompa air akan menyala saat kran dibuka dan mati ketika kran ditutup. Lebih rinci, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Ketika tekanan air meningkat, membran akan mendorong ke dalam, menyebabkan pegas turut terdorong. Selanjutnya, tuas juga akan mengalami dorongan, mendorong pegas daun. Pegas daun kemudian mendorong tuas terakhir, membuka anak kontak, dan akhirnya mematikan pompa.

Sebaliknya, jika terjadi penggunaan air yang mengakibatkan penurunan tekanan, membran akan ditarik keluar. Bersamaan dengan itu, pegas spiral akan mengembang, menggerakkan tuas, dan mendorong pegas daun. Akibatnya, pegas daun menarik tuas dan menutup anak kontak, menyebabkan pompa kembali menyala.

Penting untuk dicatat bahwa peran kunci pegas daun di sini adalah untuk mengatur set point ON dan OFF. Umumnya, tekanan yang digunakan untuk ON adalah sekitar 1.1Kg/cm2, sedangkan untuk OFF digunakan tekanan sekitar 1.8Kg/cm2.

Cara Setel Otomatis (Pressure Switch) Pompa Air

Sebelum kalian memulai penyetelan pada otomatis pompa air, pastikan untuk menyiapkan obeng yang akan digunakan untuk mengatur baut pengontrol tekanan yang terletak di bagian atas otomatis pompa air. Berikut adalah langkah-langkah penyetelan yang dapat kalian ikuti:

  1. Mulailah dengan membuka tutup cover otomatis pompa air. Lakukan ini dengan membuka baut kecil yang terletak di samping cover pompa air. Setelah cover terbuka, kalian akan melihat baut pengontrol dengan simbol arah (+) dan (-). Pergunakan obeng untuk melakukan penyetelan. Jika baut pengontrol diputar ke arah (+), tekanan pada pir akan meningkat. Sebaliknya, jika diputar ke arah (-), tekanan pir akan melemah.
  2. Jika mesin pompa air mengeluarkan bunyi cetak-cetak ketika dinyalakan, putarlah baut pengontrol ke arah (+) hingga bunyi tersebut hilang. Bunyi cetak-cetak disebabkan oleh tekanan pir yang lemah, sehingga saklar otomatis tidak dapat ditekan dengan sempurna. Dengan memutar baut ke arah (+), tekanan pada pir akan diperkuat.
  3. Jika mesin pompa air tidak menyala saat dinyalakan, putarlah baut pengontrol ke arah (-) hingga mesin menyala. Mesin yang tidak dapat menyala biasanya disebabkan oleh tekanan pir yang terlalu kuat, sehingga saklar otomatis tidak dapat berfungsi dengan baik. Dengan memutar baut ke arah (-), tekanan pada pir akan sedikit melemah, memungkinkan saklar otomatis untuk berfungsi secara normal.
Baca Juga :   Pengertian Flip-Flop, Fungsi dan Cara Kerjanya Secara Lengkap

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kalian dapat dengan mudah menyesuaikan tekanan pada otomatis pompa air sesuai kebutuhan, memastikan kinerjanya optimal.

BACA JUGA :

Penutup

Dalam dunia peralatan air, Pressure Switch Pompa Air menjadi salah satu komponen kritis yang sering kali diabaikan.

Namun, seberapa pentingkah perannya dalam menjaga keseimbangan tekanan air? Dalam artikel ini, kita telah menjelajahi secara mendalam apa itu Pressure Switch Pompa Air dan bagaimana cara kerjanya.

Dari bentuk fisik hingga proses kontrol yang terjadi di dalamnya, kita telah mengupas tuntas setiap elemen yang membentuk keberhasilan pompa air otomatis.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang Pressure Switch, kita dapat menghargai betapa esensialnya perannya dalam memastikan ketersediaan air yang lancar dan efisien di rumah atau tempat kerja kita.

Jadi, apakah kalian sudah siap memahami lebih lanjut mengenai teknologi yang seringkali tersembunyi ini? Baca artikel ini dan temukan dunia Pressure Switch Pompa Air yang menarik dan penuh manfaat.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Apa Itu Pressure Switch Pompa Air? Serta Cara Setelnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *