Cara Mencari Sinyal Parabola Goldsat

Cara Mencari Sinyal Parabola Goldsat Semua Tipe Yang Tepat

Posted on

Finoo.id – Cara Mencari Sinyal Parabola Goldsat Semua Tipe Yang Tepat. Antena parabola memiliki daya jangkau tinggi dan umumnya digunakan untuk komunikasi radio, televisi, radiolocation atau radar, dan sebagainya. Antena parabola berbentuk seperti piringan yang dapat digunakan untuk mentransmisikan berbagai data melalui gelombang, seperti sinyal telepon, sinyal radio, sinyal televisi, dan beragam data lainnya.

Terdapat beberapa jenis antena parabola yang tersedia di pasaran, yang paling umum digunakan adalah antena parabola tipe jaring dan solid. Antena parabola solid terbuat dari plat campuran logam besi baja dan aluminium sebagai reflektor. Antena parabola tipe solid dapat dibagi menjadi dua berdasarkan ukurannya, yaitu antena parabola bentuk offset focus dan prime focus.

Antena parabola bentuk offset focus memiliki diameter kecil sekitar 45-100 cm dan sering disebut sebagai antena parabola mini. Beberapa merk antena parabola tipe ini cukup terkenal, seperti Golsat, Matrix, Ninmedia, dan sebagainya. Antena parabola tipe prime focus biasanya memiliki ukuran 4-12 feet, namun ukuran 6 feet yang banyak digunakan. Sedangkan untuk antena parabola tipe jaring, reflektornya menggunakan bahan berbentuk seperti jaring dengan ukuran 6-16 feet.

Untuk proses pengaturan dan pencarian sinyal, umumnya semua tipe dan ukuran antena parabola sama saja, yang membedakan hanya nama dan tata letaknya saja, termasuk antena parabola Golsat. Meskipun cara mencari sinyal tergolong mudah, namun masih ada beberapa pengguna yang bingung tentang hal tersebut.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini teknisitv akan membagikan informasi mengenai cara mencari sinyal antena parabola Golsat. Jadi, bagi yang penasaran atau bingung mengenai cara mencari sinyal antena parabola Golsat, bisa simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Mengenai Antenna Parabola

Antena Parabola adalah perangkat dalam sistem telekomunikasi yang berfungsi untuk menerima sinyal (downlink) dan memancarkan sinyal kembali (uplink) menggunakan gelombang elektromagnetik atau Radio Frequency (RF). Antena Parabola juga dapat digunakan di rumah untuk mendapatkan channel televisi dari luar negeri.

Baca Juga :   Cara Menghubungkan Receiver Parabola ke TV LED Sharp Aquos

Antena Parabola yang utama dalam sistem adalah antena parabola yang terdapat pada stasiun bumi dengan ukuran yang lebih besar dan memiliki kebutuhan tertentu dalam sistem telekomunikasi. Bagian-bagian dan fungsi dari antena parabola adalah sebagai berikut:

Pedestal, berfungsi sebagai dukungan bagi parabola/reflektor agar tetap tegak dan dapat diarahkan pada posisi satelit yang ingin terhubung.

Feed Support, berfungsi untuk menjaga posisi feedhorn/LNB agar tetap berada di tengah reflector. Feed Support juga bertujuan untuk menjaga LNB agar dapat menerima dan memancarkan sinyal RF dengan baik pada Antena Parabola.

Reflector, adalah benda yang terdapat pada antena parabola yang berfungsi memantulkan sinyal RF yang diterima dari satelit dan diterima oleh perangkat feedhorn/LNB. Reflector juga berfungsi sebaliknya, yaitu memancarkan sinyal dari perangkat LNB dan dipantulkan oleh reflector agar sinyal tersebut dapat diterima oleh satelit yang berada di ruang angkasa.

Feedhorn/LNB, berfungsi sebagai perangkat yang melakukan proses menerima (downlink) dan memancarkan (uplink) sinyal RF dalam sistem telekomunikasi melalui pantulan sinyal yang dihasilkan oleh reflector. LNB memiliki tiga tipe modelnya, yaitu: C-Band, Ku-Band, dan Ka-Band. LNB tipe C-band tahan terhadap cuaca panas atau hujan, tetapi tidak tahan terhadap suara yang bising karena dapat mengganggu sinyal yang dihasilkan. Sedangkan Ku-Band / Ka-Band merupakan kebalikan dari C-Band.

Cara Mencari Sinyal Parabola Goldsat

Cara mencari sinyal pada antena parabola Goldsat pada dasarnya sama dengan mencari sinyal pada antena parabola lainnya, yang membedakan hanyalah jenis parabolanya saja (parabola Offset atau Fokus). Contohnya, untuk parabola Fokus, digunakan parabola jaring dengan LNB C Band, sedangkan untuk parabola Offset, digunakan parabola mini dengan LNB KU Band.

Untuk mencari sinyal pada antena parabola Goldsat, pertama-tama harus mengetahui satelit yang akan dituju dan lokasinya. Contohnya, satelit Telkom 3S berada pada posisi 118 derajat bujur timur, Measat pada posisi 91,5 derajat bujur timur, Chinasat 11 pada posisi 98 derajat bujur timur, SES 9 pada posisi 108 derajat bujur timur, Laosat pada posisi 128 derajat bujur timur, dan lain sebagainya.

Baca Juga :   Download Firmware STB DVB-T2 : Semua Merk Paling Tepat

Setelah mengetahui satelit dan lokasinya, selanjutnya bisa memperkirakan arah antena parabola Goldsat. Perhatikan posisi koordinat domisili terhadap posisi koordinat satelit tujuan. Lokasi satelit penyiaran berada di atas khatulistiwa. Setelah mengetahui semua koordinat (lokasi, satelit, dan lintasan satelit), dapat memperkirakan posisi satelit tujuan.

Selanjutnya, cek/periksa transponder terkuat dari satelit tujuan, yang berisi frekuensi polaritas dan simbol rate. Transponder ini akan diisi pada receiver Goldsat dengan cara sebagai berikut:

  1. Masuk ke menu Setting atau Instalasi.
  2. Pilih satelit.
  3. Pilih edit parameter, yang letaknya di sebelah kanan layar.
  4. Isikan data transponder terkuat. Untuk pengaturan LNB C Band pada parabola jaring, setting dengan nilai 5150. Untuk parabola mini KU Band, nilainya adalah 9750 – 10600 universal pada receiver Goldsat.

Setelah receiver dan antena parabola Goldsat terhubung dengan kabel, posisikan layar monitor pada indikator kualitas dan intensitas sinyal, maka proses pointing antena parabola Goldsat ke arah satelit tujuan dapat dimulai.

Pada antena parabola mini atau Offset, mencari transponder KU Band dapat menggunakan aplikasi bantu bernama Satfinder. Sedangkan pada antena parabola C Band Goldsat, pastikan posisi LNB mengarah ke timur atau barat. Lakukan proses pointing secara hati-hati dan perlahan sehingga fokus antena parabola Goldsat dapat ditemukan. Semakin jauh ke barat atau timur, antena parabola Goldsat juga harus dimiringkan ke arah khatulistiwa untuk menyesuaikan lokasi lintasan satelit.

Jika sinyal antena parabola Goldsat sudah ditemukan, lock secara perlahan hingga menemukan sinyal maksimal. Setelah itu, scan receiver Goldsat menggunakan fitur Blind scan, tunggu beberapa saat (5-10 menit) hingga proses pencarian channel selesai.

Cara Scan Otomatis Pada Receiver Goldsat

Scan otomatis adalah cara untuk mencari saluran TV atau radio pada suatu satelit, di mana saluran TV dan radio yang tersedia pada satelit akan ditampilkan dan diaktifkan secara otomatis tanpa harus memasukkan frekuensi, polaritas, dan simbol rate untuk mendapatkan saluran yang diinginkan.

Meskipun melakukan scan otomatis pada receiver Goldsat tergolong mudah, terkadang pengguna tidak memperhatikan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan scan otomatis, sehingga hasil scanning tidak sesuai dengan yang diinginkan. Beberapa hal tersebut antara lain:

Baca Juga :   Berikut Tower Pemancar TV Digital Terdekat Seluruh Indonesia

  1. Mengetahui berapa banyak LNB yang dipasang pada tiang fokus antena parabola Goldsat.
  2. Memastikan arah payung antena parabola Goldsat mengarah ke barat atau timur.
  3. Memastikan sinyal LNB terhubung ke receiver Goldsat, caranya tekan tombol info pada remot receiver lalu lihat berapa intensitas dan kualitas sinyalnya (di atas 50%).
  4. Memastikan kualitas sinyal mencapai posisi satelit yang akan di-scan agar semua saluran dapat ditampilkan.
    Memastikan program antena sudah benar.

Setelah melakukan persiapan di atas, langkah selanjutnya adalah melakukan scan otomatis. Berikut adalah caranya:

  1. Tekan tombol menu pada remot receiver, maka akan muncul tampilan menu baru.
  2. Kemudian pilih opsi pengaturan program/program setting, lalu pilih scan otomatis.
  3. Selanjutnya pilih satelit (misalnya satelit Palapa C2) dan gunakan tombol arah untuk navigasi.
  4. Setelah itu, tekan tombol arah bawah sekali, lalu pilih pencarian (search) maka akan muncul pilihan perintah pencarian Semua (All) atau Bebas (Free). Lalu tukar perintah pencarian tersebut, Semua menjadi Bebas dan Bebas menjadi Semua (gunakan tombol arah kiri dan kanan).
  5. Berikutnya, tekan tombol Ok/Enter untuk memulai proses scan dan tunggu beberapa menit sampai proses scan otomatis selesai 100%.
  6. Tekan tombol Exit/Menu untuk keluar, maka channel akan tersimpan otomatis.

Baca Juga :

Penutup

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencari sinyal parabola Goldsat.

Pastikan Anda memperhatikan semua langkah dengan seksama, mulai dari menentukan posisi dish, memasang LNB, hingga melakukan scanning sinyal.

Dengan melakukan semua langkah tersebut dengan benar, diharapkan Anda bisa menikmati siaran TV dengan sinyal yang jernih dan lancar. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *