Cara Menghitung Biaya Cor Dak Bondek

Cara Menghitung Biaya Cor Dak Bondek Terbaru Paling Tepat

Posted on

Finoo.id – Cara Menghitung Biaya Cor Dak Bondek Terbaru Paling Tepat. Bondek adalah salah satu jenis bahan baja ringan yang sering digunakan sebagai lapisan bawah pada pengecoran dak beton. Bahan ini dirancang khusus untuk mengurangi ketebalan pengecoran beton, sehingga lebih hemat dan efisien.

Selain itu, Bondek juga sering digunakan sebagai tulangan positif pada beton karena memiliki bentuk bergelombang dan tonjolan yang mencegah pergeseran beton. Oleh karena itu, bahan ini dapat menggantikan peran papan atau triplek dalam pekerjaan pengecoran dak beton.

Jika kalian berencana untuk menggunakan Bondek dalam proyek pengecoran atap rumah, sangat penting untuk membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang matang dari awal. Perhitungan biaya ini sangat diperlukan untuk memperkirakan total dana yang perlu kalian siapkan.

Dengan demikian, kami akan menjelaskan secara rinci cara menghitung perkiraan biaya pengecoran atap dengan Bondek agar kalian tidak perlu lagi bingung. Simak dengan baik cara menghitung biaya pengecoran atap dengan Bondek di bawah ini.

Cor Dak Bondek

Pertama-tama, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan “dak”. Dak adalah bagian dari struktur konstruksi yang menjadi lantai, dan biasanya tidak berada langsung di atas tanah. Untuk melihat contoh bentuk Bondek, kalian dapat merujuk pada gambar di atas.

Bondek adalah sebuah bahan bangunan yang digunakan sebagai alternatif untuk papan atau triplek. Fungsinya utama adalah sebagai pengganti lantai pengecoran konvensional dalam bangunan, menggantikan penggunaan triplek yang lebih mahal dan kurang efisien.

Sistem pengecoran dak dengan Bondek dapat mengurangi biaya hingga 30 persen. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika sistem ini menjadi sangat populer, tidak hanya dalam proyek-proyek kecil yang berusaha menghemat biaya, tetapi juga dalam pembangunan gedung pencakar langit di seluruh dunia.

Apa Itu Bondek atau Floordeck?

Dalam proses konstruksi bangunan, Bondek memegang peran krusial. Bondek, yang sering disebut sebagai floordeck, adalah bahan bangunan yang digunakan sebagai pelapis dasar cetakan beton dengan bentuk plat bergelombang. Fungsinya adalah menggantikan penggunaan besi, papan, atau triplek yang biasanya digunakan dalam pembuatan lantai cor dalam struktur bangunan bertingkat.

Bondek atau floordeck termasuk dalam kategori baja ringan dan umumnya digunakan dalam proses pembuatan atap. Bahan Bondek terbuat dari galvanis atau aluminium yang membentuk lembaran dengan permukaan bergelombang. Saat digunakan, Bondek memberikan kekuatan yang kuat. Selain berfungsi sebagai alternatif untuk triplek, Bondek juga bertindak sebagai tulangan positif dalam struktur beton.

Baca Juga :   √ Apa Itu Pondasi Umpak? Fungsi, Kelebihan, Hingga Teknik Pembuatannya

Salah satu keuntungan utama Bondek adalah efisiensi penggunaannya yang dapat mengurangi limbah material. Hal ini menjadikan Bondek sebagai pilihan yang lebih diunggulkan dibandingkan triplek.

Ukuran Bondek dapat disesuaikan dengan panjang, lebar, dan ketebalannya. Berbagai toko bangunan menyediakan variasi ukuran panjang, mulai dari 3 hingga 6 meter, dengan lebar yang berkisar antara 60 cm, 70 cm, 80 cm, hingga 100 cm. Lebar 100 cm adalah ukuran yang paling umum digunakan, memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya. Dengan demikian, Bondek menjadi komponen penting dalam konstruksi modern, yang membawa manfaat efisiensi dan fungsionalitas yang tak terbantahkan.

Ukuran Standar Cor Dak Bondek

Sebelum kita melanjutkan pembahasan tentang cara menghitung biaya pengecoran dengan Bondek, penting untuk memahami ukuran-ukuran stkalianrnya terlebih dahulu. Di pasaran Indonesia, Bondek memiliki variasi panjang yang mencakup 3 meter, 4 meter, 6 meter, bahkan ada yang mencapai 8 meter.

Selain itu, lebar Bondek juga bervariasi, mulai dari 60 cm, 70 cm, 80 cm, hingga 1 meter. Bahan material pengecoran dak beton ini juga tersedia dalam berbagai ketebalan, yang berkisar antara 0,65 mm, 0,70 mm, hingga 0,75 mm.

Cara Menghitung Biaya Cor Dak Bondek

Harus diingat bahwa biaya pengecoran atap rumah dengan Bondek akan bergantung pada kebutuhan material, spesifikasi proyek, dan volume pekerjaan. Sebagai contoh, jika kalian berencana untuk mengecor atap rumah dengan ukuran luas 5 x 11 meter dan ketebalan cor 10 cm menggunakan teknik pengecoran manual, berikut adalah cara menghitung perkiraan biaya pengecoran atap dengan Bondek.

Kebutuhan Material Bondek

Jika kalian menggunakan Bondek dengan ukuran 1 m x 6 m x 0,75 mm dan wiremesh dengan ukuran 5,4 m x 2,1 m untuk mengecor atap rumah seluas 5 x 11 meter, berikut adalah perincian kebutuhan materialnya:

  • Bondek: Volume pekerjaan ÷ 6
  • Bondek: (5 x 11) ÷ 6 = 9,1 lembar (sekitar 10 lembar)
  • Wiremesh: 4 lembar
  • Semen: 40 sak
  • Pasir beton: 4 colt
  • Batu split: 5 colt

Biaya Cor Dak Bondek

Langkah selanjutnya adalah menghitung total biaya pembelian bahan material untuk pengecoran atap dengan Bondek. Mari kita anggap bahwa HARGA BONDEK saat ini sekitar Rp 530.000 per lembar, maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

  • Bondek: 10 lembar x Rp 530.000 = Rp 5.300.000
  • Wiremesh: 4 lembar x Rp 510.000 = Rp 2.060.000
  • Semen: 40 sak x Rp 52.000 = Rp 2.080.000
  • Pasir beton: 4 colt x Rp 220.000 = Rp 880.000
  • Batu split: 5 colt x Rp 260.000 = Rp 1.300.000

Jadi, total biaya yang perlu kalian siapkan untuk melakukan pengecoran atap dengan Bondek seluas 55 meter persegi adalah sekitar Rp 11.600.000.

Harga Borongan Cor Dak Bondek

Langkah berikutnya adalah mencari tahu HARGA BORONGAN COR BETON PER M3. Kami merekomendasikan untuk mencari jasa pemborong atau kontraktor yang berpengalaman. Hal ini penting agar konstruksi nantinya memiliki kekuatan dan ketahanan yang optimal. Selain itu, pastikan juga kalian menggunakan bahan material berkualitas, meskipun mungkin harganya sedikit lebih tinggi.

Baca Juga :   √ Harga Talang Air PVC Kotak Per Batang Terbaru Semua Merk & Ukuran

Kelebihan dan Kekurangan Cor Dak Bondek

Setiap jenis bahan bangunan tentu memiliki karakteristik yang berbeda, dan hal ini juga berlaku untuk material Bondek. Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut ini kami akan menguraikan beberapa kelebihan dan kekurangan penggunaan Bondek sebagai bahan pengecoran atap beton.

Kelebihan Bondek

Meskipun Bondek memiliki beragam jenis dan ukuran, intinya bahan ini memiliki sejumlah keunggulan yang perlu kalian ketahui:

  1. Praktis dan Efisien:
    Penggunaan Bondek dapat menghemat hingga 25% volume beton karena tidak memerlukan banyak penyangga, seperti bekisting kayu. Proses pemasangannya juga lebih praktis, mempercepat pengecoran. Meskipun diperlukan tiang penyangga, biasanya tiang tersebut dapat dilepas setelah beton mengeras selama 7-14 hari. Selain itu, Bondek tidak menghasilkan limbah seperti triplek, dan strukturnya yang tetap ada setelah pengecoran dapat memberikan kekuatan tambahan.
  2. Bangunan Lebih Kokoh:
    Penggunaan Bondek dalam konstruksi telah terbukti meningkatkan kekokohan bangunan. Dengan struktur bergelombang dan material yang kuat, Bondek memberikan dukungan yang kokoh terhadap beban struktural. Ini berarti bangunan yang menggunakan Bondek lebih mampu menahan tekanan dan gaya eksternal, serta cenderung lebih tahan terhadap keropos akibat kebocoran dibandingkan dengan triplek.
  3. Berperan Sebagai Tulangan Positif:
    Keunggulan lainnya adalah kemampuan Bondek berperan sebagai tulangan positif, membantu meningkatkan ketahanan beton terhadap retak dan deformasi.
  4. Ramah Lingkungan:
    Bondek dapat didaur ulang, mendukung konstruksi yang berkelanjutan, dan merupakan pilihan ramah lingkungan. Dengan beragam keunggulan ini, tidak heran jika Bondek menjadi pilihan utama para profesional konstruksi.

Kekurangan

Selain memiliki sejumlah kelebihan, Bondek juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan:

  1. Pengolahan Harus Tepat:
    Penggunaan Bondek memerlukan kehati-hatian dan pengaturan yang tepat. Beberapa tukang atau pekerja mungkin tidak memiliki keterampilan yang cukup dalam pengolahan, pemasangan, dan pemakaian Bondek. Hal ini dapat mengakibatkan pemborosan karena banyak sisa Bondek yang tidak digunakan dan akhirnya terbuang.
  2. Biaya Lebih Mahal:
    Harga Bondek sangat tergantung pada harga baja, sehingga perlu dipertimbangkan secara efisien sebelum pembelian. Biaya Bondek cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan material lain seperti triplek.
  3. Perlakukan Khusus:
    Bondek memerlukan perlakuan khusus dalam penanganan dan penyimpanan agar permukaannya tidak rusak sebelum pemasangan. Selain itu, plat Bondek sulit untuk dipotong dan dibentuk, sehingga diperlukan alat khusus seperti angle grinder untuk pemotongan.
  4. Aspek Konduktif:
    Bondek bersifat konduktif, sehingga perlu perhatian ekstra terhadap insulasi termal dan akustik dalam desain bangunan.
  5. Memerlukan Tenaga Ahli:
    Pemasangan Bondek tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Diperlukan orang yang berpengalaman atau aplikator yang terampil untuk memastikan kualitas struktural dan keselamatan bangunan.
  6. Izin dan Persetujuan Khusus:
    Dalam beberapa kasus, penggunaan Bondek mungkin memerlukan izin khusus atau persetujuan dari otoritas yang berwenang, terutama dalam proyek-proyek yang lebih besar atau kompleks.
  7. Sistem Pemasangan:
    Bondek tidak dapat dipasang pada satu titik tumpuan atau pada bagian beton yang tidak memiliki balok penyangga, seperti pada kantilever.
Baca Juga :   √ Apa Itu Atap Sirap? Jenis, Kelebihan & Kekuranganya

Tips Memilih Bondek

Kami telah menjelaskan secara rinci cara menghitung biaya pengecoran atap dengan Bondek. Namun, ketika kalian membeli bahan untuk pengecoran Bondek, baik itu di toko bangunan atau pemasok material, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.

Pertama-tama, disarankan untuk mencari produk Bondek yang dilengkapi dengan masa garansi. Ini akan memberikan jaminan bahwa jika produk yang telah kalian beli mengalami kecacatan atau masalah dalam penggunaannya, kalian dapat menukarkannya kembali tanpa biaya tambahan. Garansi ini memberikan perlindungan tambahan dan memberi kalian kepercayaan dalam kualitas material yang kalian beli.

Selain itu, penting untuk mempersiapkan dana cadangan sekitar 10% dari total biaya pembuatan pengecoran atap. Dana ini berfungsi sebagai cadangan untuk menghadapi situasi yang mungkin tidak terduga atau hal-hal di luar perkiraan yang mungkin muncul selama proses konstruksi. Dengan memiliki dana cadangan ini, kalian dapat mengatasi masalah yang mungkin timbul tanpa mengganggu kelangsungan proyek konstruksi.

Dengan memperhatikan masalah garansi dan dana cadangan ini, kalian dapat menjalankan proyek pengecoran atap dengan Bondek dengan lebih tenang, tahu bahwa kalian memiliki perlindungan dan rencana untuk mengatasi berbagai situasi yang mungkin terjadi.

Baca Juga :

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, menghitung biaya cor dak dengan menggunakan Bondek membutuhkan perencanaan dan perhitungan yang matang.

Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah kami jelaskan sebelumnya, kalian dapat memperkirakan dengan lebih akurat berapa biaya yang perlu kalian siapkan untuk proyek pengecoran atap menggunakan Bondek.

Selain itu, penting untuk mencari produk Bondek yang memiliki masa garansi, memberikan perlindungan tambahan terhadap pembelian material kalian.

Juga, jangan lupa untuk menyiapkan dana cadangan sekitar 10% dari total biaya sebagai antisipasi terhadap kemungkinan masalah yang mungkin muncul selama proses konstruksi.

Dengan perencanaan yang matang, kalian dapat menjalankan proyek pengecoran atap dengan Bondek secara efisien, efektif, dan tanpa khawatir akan biaya yang tidak terduga.

Semoga artikel finoo.id ini bermanfaat dalam membantu kalian merencanakan dan menghitung biaya proyek kalian dengan Bondek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *