Jenis Pengkilap Kayu

√ Jenis Pengkilap Kayu dan Cara Mengaplikasikannya Paling Mudah

Posted on

Finoo.id – √ Jenis Pengkilap Kayu dan Cara Mengaplikasikannya Paling Mudah. Penggunaan pengkilap kayu dapat mengembalikan kesan kebaruan pada furniture tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk pembelian baru. Siapa yang tidak ingin memiliki furniture yang indah di dalam rumah? Terdapat beberapa cara untuk menyegarkan kembali penampilan furniture yang telah digunakan dalam waktu yang cukup lama. Bahkan, kalian dapat mengkilapkan kembali kayu secara gratis. Bagaimana caranya?

Terkadang, furniture kehilangan kilauannya setelah digunakan dalam waktu yang lama, bahkan bertahun-tahun. Tanpa perawatan, hal ini tidak hanya membuat penampilannya tampak kusam, tetapi juga dapat mempengaruhi ketahanan barang tersebut, terutama jika terbuat dari bahan kayu.

Menggunakan pengkilap kayu bukan hanya akan memberikan tampilan segar pada furniture, tetapi juga memberikan tambahan daya tahan yang sangat berguna untuk penggunaan jangka panjang.

Lapisan Memberi Ketahanan Lebih

Hal tersebut disebabkan oleh lapisan pelindung pada bagian permukaan teratas, terutama jika furniture ditempatkan di area luar, seperti kursi atau bangku taman yang dilengkapi dengan meja.

Area luar cenderung lebih rentan terhadap kerusakan furniture. Hal ini disebabkan oleh variasi kondisi dan perubahan yang cepat di lingkungan area luar.

Mulai dari pagi hingga siang, termasuk cuaca berangin, hujan, dan pertumbuhan jamur, semuanya dapat mempengaruhi furniture, terutama yang terbuat dari kayu. Jika dibandingkan dengan material seperti besi, kayu lebih rentan karena serat-seratnya dapat ditembus oleh kondisi cuaca eksternal.

Setelah terkena dampak, struktur kayu dapat mengalami kerusakan secara bertahap. Oleh karena itu, penggunaan lapisan atau unsur pengkilap kayu dapat menjaga keawetan furniture dengan lebih baik dibandingkan yang tidak menggunakan, dan tentu saja memberikan tampilan yang lebih segar, bukan?

Jenis Pengkilap Kayu dan Langkah-Langkah Pengaplikasiannya

1. Plitur

Pertama-tama, terdapat jenis pengkilap kayu yang dikenal sebagai plitur. Plitur terbuat dari bahan resin alami yang berasal dari serangga. Meskipun plitur dapat digunakan sebagai bahan poles pengkilap kayu yang menghasilkan efek transparan, namun karena berasal dari resin serangga, efek transparan yang dihasilkannya cenderung memiliki sedikit warna kuning dibandingkan dengan jenis pengkilap lainnya.

Baca Juga :   √ Cara Merawat Besi agar Tidak Berkarat Dengan Mudah

2. Pernis Kayu

Jenis pengkilap kayu berikutnya adalah pernis kayu. Pernis kayu merupakan bahan pelapis transparan untuk kayu. Kandungan padatan yang tinggi dalam pernis mampu memberikan efek glossy yang sangat baik, sekaligus memberikan perlindungan optimal bagi kayu dalam jangka waktu yang lama. Pernis terdiri dari kombinasi drying oil, resin, dan thinner. Penggunaan pernis sangat disarankan untuk benda-benda yang ditempatkan di luar ruangan, seperti meja dan kursi taman, serta beberapa jenis furniture lainnya.

3. Menggunakan Cat Kayu Khusus

Alternatif lain adalah penggunaan cat kayu khusus. Ini merupakan cara mudah untuk merubah warna asli kayu (jika kalian memilih warna yang berbeda), sehingga tampilannya terlihat lebih segar dan baru. Beberapa jenis cat kayu telah dilengkapi dengan pengkilap khusus untuk meningkatkan kilau dan daya tahan kayu.

Setiap jenis pengkilap kayu memiliki keunggulannya sendiri, dan pemilihan tergantung pada preferensi estetika dan kebutuhan perlindungan furniture kayu kalian. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tepat untuk mencapai hasil yang optimal.

4. Minyak Zaitun

Minyak zaitun, pada dasarnya, merupakan hasil perasan buah zaitun yang melalui serangkaian proses mekanik dengan suhu yang terkontrol. Proses ini dirancang sedemikian rupa agar kandungan minyaknya tetap utuh. Minyak zaitun ternyata tidak hanya bermanfaat dalam dunia kuliner, tetapi juga dapat digunakan sebagai pengkilap kayu. Dengan mengoleskannya pada furnitur kayu, minyak zaitun dapat memberikan tampilan yang lebih berkilau dan segar, sambil tetap menjaga keaslian kayu.

5. Ampas Teh

Alternatif lain yang cukup unik adalah menggunakan ampas teh untuk memoles furniture kayu di rumah kalian. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan menggosokkan ampas teh ke permukaan kayu. Hasilnya tidak kalah dengan penggunaan pengkilap kayu yang dirancang khusus. Ampas teh dapat memberikan sentuhan alami pada furnitur kayu, meningkatkan kilau, dan memberikan lapisan pelindung ringan. Selain itu, ampas teh juga dapat memberikan nuansa warna yang hangat dan menarik pada kayu, menciptakan efek yang unik dan memikat.

Dengan berbagai opsi ini, kalian dapat memilih jenis pengkilap kayu yang sesuai dengan preferensi kalian atau bahkan mencoba variasi untuk mencapai efek yang diinginkan pada furniture kayu di rumah kalian. Selalu penting untuk melakukan uji coba terlebih dahulu pada area kecil untuk memastikan hasil yang optimal dan sesuai dengan keinginan kalian.

Baca Juga :   √ Cara Membersihkan Lantai Granit Yang Kusam Agar Berkilau

6. Kemiri

Kemiri, yang biasanya dikenal sebagai bumbu dapur, memiliki manfaat lebih dari sekadar untuk masakan. Biji kemiri dapat dimanfaatkan sebagai sumber minyak alami untuk mengkilapkan furnitur kayu. Untuk menggunakan biji kemiri sebagai pengkilap kayu, langkah pertama adalah membakar biji kemiri hingga minyak alaminya keluar. Setelah itu, bungkus biji kemiri menggunakan kain dan hancurkan hingga membentuk bubuk. Dengan langkah ini, kalian dapat dengan mudah mengoleskan kain tersebut ke permukaan furnitur yang ingin kalian kilapkan. Biji kemiri tidak hanya memberikan kilau alami pada kayu, tetapi juga memberikan lapisan pelindung yang ringan dan menyegarkan.

7. Polyurethane

Polyurethane merupakan jenis pengkilap kayu yang sangat terkenal sebagai bahan finishing terbaik. Kekuatan dan kemudahan penggunaannya membuatnya menjadi pilihan yang populer. Polyurethane tersedia dalam dua jenis, yaitu solvent based dan water based. Proses aplikasinya dapat dilakukan dengan menggunakan kuas atau disemprot untuk menciptakan lapisan yang tebal, meningkatkan daya tahan kayu secara signifikan.

Dengan penggunaan polyurethane, furnitur kayu outdoor dapat memiliki keawetan yang tinggi, tahan lama, dapat menahan panas, tahan air, dan tentu saja memberikan tampilan yang mengkilap. Dengan kemampuannya untuk meningkatkan durabilitas kayu, polyurethane menjadi pilihan ideal untuk menjaga keindahan dan ketahanan furniture kayu kalian.

Tips Merawat Furniture Kayu Supaya Tetap Kuat dan Tahan Lama

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat furnitur kayu favorit kalian:

1. Bersihkan Debu Secara Rutin

Menjaga furnitur kayu dimulai dengan tindakan sederhana seperti membersihkan debu secara teratur. Debu bukan hanya mengganggu penampilan furnitur kalian, tetapi juga dapat menyebabkan goresan pada permukaannya. Gunakan kain lembut atau kuas halus untuk membersihkan debu secara berkala. Selalu perhatikan arah serat kayu saat membersihkannya agar menghindari timbulnya goresan.

2. Letakkan Furniture Kayu di tempat yang aman dari sinar matahari

Furnitur kayu yang terkena langsung sinar matahari cenderung mengalami kerusakan lebih cepat. Paparan terus-menerus terhadap sinar UV dapat mengakibatkan perubahan warna dan retakan pada kayu. Oleh karena itu, pastikan untuk menempatkan furnitur kayu kalian di tempat yang tidak terpapar langsung sinar matahari. Jika hal tersebut tidak dapat dihindari sepenuhnya, pertimbangkan untuk menggunakan gorden atau tirai pelindung guna mengurangi dampak paparan sinar matahari.

3. Merawat Furniture Menggunakan Coating (Pelapis Kayu)

Salah satu cara terbaik untuk merawat furnitur kayu adalah dengan menggunakan Coating (Pelapis Kayu) yang sesuai. Coating yang berkualitas dapat mencegah kerusakan pada furniture. Tersedia berbagai jenis Coating di pasaran, seperti minyak kayu, vernis, atau pelapis poliuretan; pilihlah pelapis yang sesuai dengan jenis kayu furniture kalian.

Baca Juga :   √ Cara Mencuci Kain Microfiber Paling Tepat Agar Awet

Melakukan aplikasi pelapis kayu secara berkala akan membantu menjaga keberlanjutan perlindungan dan membuat furniture kayu kalian tetap terlihat seperti baru. Pastikan untuk membersihkan dan mengamplas permukaan kayu dengan lembut sebelum mengaplikasikan pelapis baru. Dengan cara ini, furniture kayu kalian akan tetap kokoh dan tahan lama.

4. Menggunakan Alas di Bawah Furniture

Seiring berjalannya waktu, furniture yang sering digeser atau ditempatkan langsung di atas lantai dapat menimbulkan goresan atau kerusakan pada permukaan kayu dan lantai. Untuk menghindari masalah ini, gunakan alas atau coasters yang sesuai di bawah kaki furnitur, terutama jika furnitur tersebut sering digeser atau digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Alas ini tidak hanya melindungi permukaan kayu furnitur, tetapi juga merawat keindahan lantai di sekitarnya. Pastikan untuk memilih alas yang sesuai dengan furnitur dan jenis lantai yang kalian miliki. Dengan pemilihan alas yang tepat, kalian dapat menghindari goresan di lantai dan menjaga kekokohan serta ketahanan furniture kalian.

5. Gunakan Cairan Anti Jamur

Siapa di sini yang mengalami masalah furniture yang lembab dan tumbuh jamur? Seringkali, masalah ini muncul ketika furniture ditempatkan di area yang lembab dan kurang ventilasi udara. Namun, pertumbuhan jamur dapat dicegah jika kita tahu cara merawat dan merawat furniture kayu dengan benar.

BACA JUGA :

Penutup

Dalam merawat dan mempercantik furniture kayu, pemilihan jenis pengkilap kayu menjadi kunci utama. Jenis pengkilap yang tepat tidak hanya memberikan kilau yang memukau, tetapi juga melindungi permukaan kayu dari kerusakan.

Dari minyak kayu hingga varnis dan pelapis poliuretan, pilihan jenis pengkilap kayu dapat memengaruhi tampilan dan daya tahan furniture kalian.

Oleh karena itu, memahami karakteristik masing-masing jenis pengkilap kayu sangat penting untuk mencapai hasil yang optimal.

Temukan panduan lengkap dalam artikel finoo.id ini mengenai berbagai jenis pengkilap kayu untuk merawat dan mempertahankan keindahan furniture kayu kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *