Apa Itu Conblock

√ Apa Itu Conblock? Jenis, Kelebihan dan Kekuranganya

Posted on

Finoo.id –Apa Itu Conblock? Jenis, Kelebihan dan Kekuranganya. Dalam dunia konstruksi dan perencanaan bangunan, istilah “conblock” seringkali menjadi pembicaraan. Namun, bagi sebagian orang mungkin masih belum familiar dengan konsep atau fungsi sebenarnya dari conblock. Apakah itu sebuah bahan bangunan, elemen dekoratif, atau bagian penting dari sebuah proyek konstruksi? Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi secara mendalam tentang apa sebenarnya conblock, serta peran dan kegunaannya dalam berbagai konteks konstruksi. Mari kita mulai dengan memahami konsep dasar dari conblock.

Apa Itu Conblock?

Conblock adalah bahan bangunan yang dibuat dari semen dan biasanya digunakan untuk menutup permukaan tanah. Penggunaan conblock di Indonesia sangat umum. Tidak hanya di jalan-jalan umum, bahkan di halaman rumah pun sekarang conblock sering dipasang.

Berdasarkan ketentuan dalam SNI Nomor 03-0691-1996, conblock seharusnya terbuat dari campuran semen Portland. Semen ini kemudian dicampur dengan air dan agregat, dengan atau tanpa bahan tambahan lain yang tidak mengubah komposisi beton tersebut.

Jenis Conblock

Di luar negeri, paving blok lebih dikenal dengan sebutan concrete block atau clay block, yang di Indonesia sering disebut juga dengan nama batu bata. Ada dua jenis paving blok ini.

Sementara itu, di Indonesia istilah paving blok lebih sering dikenal dengan sebutan conblock. Ada beragam jenis conblock di Indonesia. Berikut beberapa di antaranya.

Jenis Conblock Berdasarkan Cara Pembuatannya

Berikut adalah jenis-jenis conblock berdasarkan metode pembuatannya:

1. Conblock press manual

Conblock jenis ini dibuat secara manual dengan menggunakan tenaga manusia. Proses pembuatannya dilakukan dengan tangan, yang membuatnya memiliki harga yang lebih terjangkau. Namun, karena pembuatannya tidak melalui proses yang sangat terkontrol, kualitas conblock ini cenderung rendah atau tidak terlalu baik.

Conblock press manual sering digunakan sebagai penutup tanah di taman, trotoar jalan, serta di halaman rumah yang digunakan untuk parkir mobil atau benda berat lainnya. Meskipun kualitasnya mungkin tidak sebaik conblock yang dibuat dengan mesin, namun conblock jenis ini tetap menjadi pilihan yang ekonomis untuk kebutuhan penutupan permukaan tanah.

2. Conblock press mesin getar

Conblock jenis ini diproduksi dengan menggunakan mesin press yang dilengkapi dengan sistem getar. Proses pembuatannya lebih terkontrol dan konsisten dibandingkan dengan conblock press manual. Dengan bantuan getaran yang dihasilkan oleh mesin, conblock dapat terkompaksi dengan lebih baik, menghasilkan produk akhir yang lebih padat dan kuat.

Penggunaan conblock press mesin getar umumnya difokuskan pada pelataran garasi, lahan parkir, dan karpot. Karena kekuatan dan ketahanannya yang lebih baik dibandingkan dengan conblock manual, jenis ini cocok digunakan di area-area yang membutuhkan daya tahan ekstra terhadap beban berat, seperti kendaraan bermotor. Meskipun mungkin sedikit lebih mahal dalam harga, namun kualitas yang lebih baik membuatnya menjadi pilihan yang populer untuk proyek-proyek konstruksi yang membutuhkan kekalianlan dan ketahanan yang tinggi.

Baca Juga :   √ Apa Itu Kayu MDF? Manfaat, Kelebihan dan Kekuranganya

3. Conblock press mesin hidrolik

Conblock jenis ini diproduksi dengan menggunakan mesin press yang menggunakan sistem hidrolik untuk menekan atau memadatkan bahan-bahan pembuatnya. Metode pembuatan ini memberikan keunggulan dalam hal daya tahan dan kekuatan produk akhir.

Karena proses pembuatannya melibatkan tekanan hidrolik yang kuat, conblock jenis ini memiliki kemampuan untuk menahan beban yang sangat berat. Ini membuatnya sangat cocok digunakan di area-area yang membutuhkan struktur yang kuat dan tahan lama.

Conblock press mesin hidrolik banyak ditemukan di area-area yang menampung beban berat, seperti terminal atau pelataran peti kemas di pelabuhan. Kemampuannya untuk menahan beban yang besar membuatnya menjadi pilihan utama untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan ketahanan dan kekalianlan yang tinggi dalam menopang beban. Meskipun harganya mungkin sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan jenis conblock lainnya, namun kekuatan dan ketahanannya yang superior membuatnya menjadi investasi yang bernilai dalam jangka panjang.

Jenis Conblock Berdasarkan Ketebalannya

Merujuk pada peraturan SNI, terdapat tiga jenis conblock berdasarkan ketebalannya, yaitu:

  • Conblock dengan ketebalan 60 mm, digunakan untuk menanggung beban lalu lintas ringan. Jenis conblock ini cocok untuk penggunaan di area-area yang jarang dilalui kendaraan berat, seperti trotoar di lingkungan perumahan atau jalan kecil di kompleks perkantoran.
  • Conblock dengan ketebalan 80 mm, dirancang untuk menahan beban lalu lintas sedang sampai berat. Conblock ini sering dipilih untuk penggunaan di jalan-jalan utama perkotaan, pelataran parkir, atau akses jalan menuju garasi yang sering dilalui oleh kendaraan bermotor.
  • Conblock dengan ketebalan 100 mm, disiapkan khusus untuk menanggung beban lalu lintas super berat. Jenis conblock ini sangat ideal untuk aplikasi di area-area dengan lalu lintas yang sangat padat, seperti terminal bus, pelabuhan, atau jalan-jalan raya yang sering dilalui truk besar dan kendaraan komersial lainnya.

Dengan mengacu pada ketebalan yang sesuai dengan beban lalu lintas yang diantisipasi, pemilihan jenis conblock yang tepat akan memastikan keamanan dan kekalianlan struktur yang dibangun serta memperpanjang masa pakai conblock tersebut.

Jenis Conblock Berdasarkan Bentuknya

Conblock juga diklasifikasikan berdasarkan bentuk atau modelnya. Berikut ini uraiannya:

  1. Model uskup: Conblock ini menyerupai topi uskup dalam bentuknya. Dengan ukuran yang cukup besar, sekitar 30 sentimeter panjang dan lebar sekitar 21 sentimeter, conblock uskup banyak digunakan di area pejalan kaki karena kokohnya.
  2. Model trihex: Conblock trihex, juga dikenal sebagai paving blok segitiga, memiliki bentuk yang mirip dengan sarang lebah. Ukurannya sekitar 19×10 sentimeter dengan ketebalan sekitar 10 sentimeter.
  3. Model bata: Conblock model bata adalah salah satu jenis conblock stkalianr yang umum digunakan di banyak tempat, baik untuk rumah maupun bangunan besar seperti parkiran mal. Pemasangannya mudah dan polanya dapat diatur sesuai keinginan.
  4. Model heksagonal: Conblock heksagonal memiliki pemasangan yang sederhana tetapi cukup kuat dan tahan lama. Biasanya digunakan untuk paving pekarangan rumah atau jalan dalam kompleks perumahan.
  5. Model cacing: Conblock cacing memiliki bentuk yang mirip dengan conblock bata namun dengan estetika yang lebih menarik. Banyak orang memilihnya untuk menambah keindahan eksterior rumah.
  6. Model rumput: Berbeda dengan conblock lainnya, conblock model rumput memiliki permukaan yang tidak rata dengan lubang di tengahnya yang berfungsi sebagai area pertumbuhan rumput.
Baca Juga :   √ Harga Borongan Pasang Atap Seng Per Meter Terbaru Paling Tepat

Kelebihan dan Kekurangan Conblock

Sebelum membeli, pastikan Pins sudah memahami kelebihan dan kekurangan conblock agar tidak menyesal di kemudian hari. Berikut ini dijelaskan kelebihan dan kekurangan conblock sebagai bahan pertimbangan.

Kelebihan Conblock

Berikut adalah beberapa kelebihan conblock yang perlu diperhatikan:

  1. Harga yang Terjangkau: Conblock memiliki harga yang relatif murah, sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan.
  2. Perawatan Mudah: Perawatan conblock mudah dilakukan, sehingga tidak memerlukan biaya tambahan yang besar untuk mempertahankan kondisinya.
  3. Daya Serap Air yang Baik: Conblock mampu menyerap air dengan baik, menjadikannya cocok untuk area yang sering terkena air, seperti halaman atau pekarangan.
  4. Tahan Lumut: Tidak mudah berlumut seperti lantai keramik, sehingga mengurangi kebutuhan untuk membersihkannya secara teratur.
  5. Pemasangan Fleksibel: Pemasangan conblock mudah dilakukan dan bisa dilepas, memungkinkan untuk melakukan perubahan desain atau perbaikan dengan cepat dan tanpa kesulitan.
  6. Komponen Ringan: Meskipun terbuat dari beton, conblock memiliki komponen yang ringan sehingga dapat dipasang sendiri tanpa memerlukan bantuan tenaga berat.
  7. Estetika yang Menarik: Bentuknya yang unik memberikan sentuhan estetika yang menarik dan mempercantik eksterior rumah atau bangunan lainnya.

Kekurangan Conblock

Berikut adalah beberapa kekurangan conblock yang perlu diperhatikan:

  1. Resiko Pemakaian pada Pondasi yang Tidak Kuat: Jika pondasi tempat conblock dipasang tidak baik dan kuat, conblock dapat mudah bergelombang dan bahkan lepas dari tempatnya.
  2. Kurang Cocok untuk Penggunaan di Dalam Rumah dan Jalur Kendaraan Cepat: Conblock kurang cocok dipasang di dalam rumah atau pada jalur kendaraan yang cepat, karena tidak cukup kuat untuk menahan beban yang terus-menerus atau tekanan yang tinggi.
  3. Kemungkinan Bergesernya Susunan: Conblock dapat mudah bergeser dalam susunannya, terutama jika tidak direkatkan dengan benar saat pemasangan.
  4. Risiko Terbentuknya Lubang: Jika pemasangan conblock tidak dilakukan dengan rapat atau longgar, dapat menyebabkan terbentuknya lubang di antara conblock, mengurangi keindahan dan juga kualitas permukaan tersebut.

Tips Memilih Conblock Sesuai Kebutuhan

Conblock merupakan bahan yang sering dipilih untuk menutup permukaan tanah. Namun, pemilihan conblock harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak sembarangan. Oleh karena itu, Pins perlu mengetahui beberapa tips dalam memilih conblock agar paving yang dibelinya sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat menjadi panduan dalam memilih conblock.

1. Tentukan Model dan Polanya

Conblock memiliki beragam model yang tersedia. Namun, tidak semua model cocok untuk semua jenis area. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertimbangkan jenis area tempat pemasangan sebelum memilih model conblock.

Jika conblock akan dipasang di pekarangan rumah, maka disarankan untuk memilih model seperti conblock cacing atau trihex yang memiliki desain yang lebih unik dan estetis. Hal ini akan memberikan sentuhan visual yang menarik pada lingkungan rumah.

Baca Juga :   √ Apa Itu Kuat Tekan Beton? Serta Faktor Yang Mempengaruihnya

2. Perhatikan Ketebalan Conblock

Penting untuk memilih conblock dengan ketebalan yang sesuai dengan kebutuhan dan beban yang akan ditanggung. Jika conblock akan digunakan untuk area parkir mobil, disarankan untuk memilih conblock dengan ketebalan enam sentimeter.

Namun, jika area tersebut akan menerima beban yang lebih berat seperti mobil berukuran besar seperti bus atau truk, lebih baik memilih conblock dengan ketebalan delapan sentimeter. Dengan begitu, conblock akan lebih mampu menahan beban yang diberikan dan memastikan kekuatan serta kekalianlan struktur paving.

3. Pilih yang Dicetak dengan Mesin Hidrolik

Lebih baik memilih conblock yang diproduksi dengan menggunakan mesin hidrolik karena memiliki tingkat ketahanan yang lebih baik. Conblock yang dibuat dengan mesin hidrolik cenderung lebih tahan lama dibandingkan dengan yang dibuat secara manual.

Selain itu, conblock jenis ini juga lebih tahan terhadap abrasi karena materialnya tidak mudah berlumut, sehingga akan tetap terlihat bersih dan terawat dalam jangka waktu yang lebih lama. Dengan memilih conblock yang dicetak dengan mesin hidrolik, kalian dapat memastikan kekalianlan dan kualitas dari paving yang kalian beli.

4. Harga Conblock

Sebelum memutuskan untuk memilih atau membeli dari satu produsen, penting untuk melakukan riset terlebih dahulu di beberapa toko atau produsen yang berbeda. Ini diperlukan agar kalian dapat menemukan conblock yang memiliki harga lebih terjangkau namun tetap memiliki kualitas yang baik.

Meskipun demikian, disarankan untuk tetap memilih conblock yang sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan agar pembelian conblock tidak terlalu membebani pengeluaran kalian, namun tetap memperoleh produk dengan kualitas yang memadai. Dengan melakukan penelitian dan perencanaan yang matang terkait harga, kalian dapat memperoleh conblock yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang dimiliki.

BACA JUGA :

Penutup

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa conblock memiliki peran yang penting dalam dunia konstruksi, baik sebagai elemen struktural maupun dekoratif.

Kemampuannya untuk memberikan kekuatan, keindahan, serta kemudahan dalam pemasangan membuatnya menjadi pilihan yang populer di berbagai proyek pembangunan.

Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang apa sebenarnya conblock dan berbagai keunggulannya, kita dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dan tepat dalam penggunaannya di masa mendatang.

Apa pun tujuan penggunaannya, conblock tetap menjadi salah satu elemen kunci yang tidak bisa diabaikan dalam menciptakan bangunan yang kokoh dan estetis.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Apa Itu Conblock? Jenis, Kelebihan dan Kekuranganya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *