Apa Itu Dehumidifier

√ Apa Itu Dehumidifier? beserta Fungsi dan Cara Kerjanya

Posted on

Finoo.id – √ Apa Itu Dehumidifier? beserta Fungsi dan Cara Kerjanya. Apakah rumah kalian dipenuhi oleh jamur, kapang, dan tungau debu, yang membuat lingkungan menjadi tidak nyaman? Jangan khawatir, karena masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan dehumidifier, sebuah perangkat canggih yang membantu mengontrol tingkat kelembaban.

Dehumidifier adalah solusi sempurna untuk menghilangkan kelembaban berlebih yang dapat menyebabkan kerusakan pada dinding, perabotan, dan juga berdampak pada kesehatan kalian. Bagaimana dehumidifier dapat mewujudkan hal ini?

Apa itu Dehumidifier?

Dehumidifier merupakan suatu perangkat elektronik yang berfungsi untuk menurunkan dan mengontrol tingkat kelembapan di dalam sebuah ruangan agar tidak mencapai tingkat yang terlalu tinggi. Alat ini sangat berguna untuk menghilangkan aroma tidak sedap dan mencegah terbentuknya embun dengan cara mengeluarkan uap air di sekitar lingkungan kalian.

Banyak industri besar yang menggunakan dehumidifier, seperti gelanggang ice skating yang memerlukan udara yang tidak lembab agar es tidak cepat mencair. Pabrik manufaktur elektronik juga sering menggunakan alat ini untuk mencegah kerusakan pada perangkat elektronik akibat tingkat kelembapan yang berlebihan.

Fungsi Dehumidifier

Dalam penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, dehumidifier memiliki beberapa fungsi yang penting untuk diketahui. Ingin mengetahui apa saja fungsinya? Ayo, lihat beberapa fungsi berikut ini.

1. Mengurangi kadar kelembapan udara di sebuah ruangan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, fungsi utama dehumidifier adalah menjaga tingkat kelembapan udara di suatu ruangan agar tetap dalam batas normal. Waktu yang tepat untuk menggunakan dehumidifier adalah ketika tingkat kelembapan di ruangan rumah kalian melebihi 65%. Rentang kadar kelembapan udara yang dianggap normal oleh para ahli kesehatan dunia adalah antara 45% hingga 64%. Untuk mengukur tingkat kelembapan udara di dalam rumah, kalian dapat menggunakan perangkat seperti psikrometer atau higrometer.

2. Meningkatkan kualitas udara di sebuah ruangan

Ketidakcukupan pencahayaan dan kurangnya ventilasi dapat membuat kondisi ruangan menjadi sangat lembap. Untuk mengatasi tingkat kelembapan yang tinggi di ruangan tersebut, kalian dapat menggunakan dehumidifier. Fungsi utama dari penggunaan dehumidifier adalah meningkatkan kualitas udara dalam suatu ruangan dengan cara mengurangi tingkat kelembapan udara. Dengan demikian, kalian dan keluarga dapat beraktivitas dengan nyaman dan aman tanpa perlu khawatir terkena penyakit gangguan pernapasan yang mungkin disebabkan oleh kelembapan berlebihan di dalam ruangan.

3. Fungsi dehumidifier mencegah tumbuhnya jamur

Jamur dapat berkembang pesat di ruangan dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Beberapa jenis jamur dapat menghasilkan alergen, zat yang dapat menyebabkan alergi pada manusia. Dengan mengurangi tingkat kelembapan udara di ruangan kalian, pertumbuhan jamur dan bakteri dalam ruangan tersebut juga akan berkurang, sehingga kalian tidak perlu lagi merasa cemas.

Baca Juga :   Pengertian Thermistor Beserta Fungsi, Jenis & Simbolnya

4. Mencegah iritasi pada kulit

Tiap orang tentu memiliki tingkat sensitivitas kulit yang berbeda. Namun, jika kalian memiliki kulit yang sensitif terhadap kelembapan, mungkin kalian mengalami masalah kulit. Udara panas dan lembap dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Dehumidifier dapat membantu mencegah iritasi kulit dengan menurunkan tingkat kelembapan udara di dalam ruangan.

5. Memperpanjang usia pakaian, buku, dan furniture

Fungsi selanjutnya dari dehumidifier adalah memberikan perlindungan terhadap barang-barang di dalam rumah, terutama pada situasi di mana sistem ventilasi rumah kurang optimal. Kerusakan tidak hanya terjadi karena terkena air, tetapi barang-barang seperti pakaian, buku, dan perabot kayu dapat menjadi rentan terhadap kerusakan jika kelembapan udara di tempat mereka terlalu tinggi. Dengan menggunakan dehumidifier, tingkat kelembapan udara di rumah dapat dijaga agar tetap dalam batas normal, memastikan agar barang-barang kesayangan kalian dapat bertahan lebih lama, bahkan jika sistem ventilasi rumah tidak optimal.

6. Alternatif pengganti sinar matahari saat menjemur pakaian di musim hujan

Salah satu masalah yang sering muncul saat musim hujan adalah kesulitan mengeringkan pakaian karena kurangnya sinar matahari saat menjemurnya setelah dicuci. Banyak orang memilih menggunakan layanan laundry untuk mencuci dan mengeringkan pakaian mereka.

Namun, alternatif lain yang dapat kalian pertimbangkan adalah menggunakan dehumidifier sebagai pengganti sinar matahari saat menjemur pakaian. Dengan mengurangi tingkat kelembapan udara, pakaian akan lebih cepat kering ketika dijemur di dalam rumah.

Komponen Dehumidifier

Dehumidifier adalah alat yang memiliki beberapa komponen utama untuk menurunkan kelembaban udara di dalam ruangan. Berikut adalah penjelasan mengenai empat komponen utama tersebut.

  1. Kondensor:
    Kondensor merupakan bagian dehumidifier yang berfungsi mendinginkan udara lembab yang masuk. Udara tersebut melewati kumparan pipa yang dingin di kondensor, sehingga kelembaban di udara mengkondensasi menjadi air.
  2. Wadah Air atau Saluran Pembuangan:
    Air yang terkondensasi akibat pendinginan di kondensor dikumpulkan dalam wadah air di dalam dehumidifier. Beberapa model juga dilengkapi dengan saluran pembuangan yang mengarahkan air langsung ke luar, memudahkan proses pengosongan wadah air.
  3. Kipas:
    Kipas pada dehumidifier berfungsi menghisap udara lembab dari ruangan melalui filter dan mengalirkannya ke kondensor. Kipas membantu mengatur aliran udara dan mendukung proses penghilangan kelembaban.
  4. Pemanas:
    Setelah kelembaban di udara dikondensasi menjadi air, udara yang lebih kering dikeluarkan kembali ke ruangan melalui pemanas. Fungsi pemanas adalah untuk menghangatkan udara sebelum dikeluarkan, menjaga agar suhu ruangan tetap nyaman.

Dengan kerjasama empat komponen tersebut, dehumidifier mampu efektif mengurangi kelembaban di ruangan, menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan mencegah pertumbuhan jamur serta kerusakan pada barang-barang yang rentan terhadap kelembapan.

Cara Kerja Dehumidifier

Dehumidifier beroperasi dengan prinsip dasar mengumpulkan kelembaban dari udara dan mengeluarkannya dalam bentuk air. Udara lembab yang dihisap oleh dehumidifier melewati serangkaian kumparan yang dingin. Kumparan tersebut mendinginkan udara hingga mencapai titik embun, menyebabkan uap air dalam udara mengalami kondensasi dan berubah menjadi cairan.

Baca Juga :   √ Apa Itu NTC Thermistor? Fungsi, Cara Kerja dan Aplikasinya

Setelah air berhasil dihilangkan, udara yang telah dikeringkan melanjutkan perjalanan melalui kumparan pemanas untuk dipanaskan kembali sebelum dilepaskan kembali ke ruangan. Proses ini membantu menjaga suhu ruangan agar tetap nyaman.

Air yang terkondensasi dikumpulkan dalam wadah penyimpanan di dalam dehumidifier. Beberapa model dehumidifier dilengkapi dengan sistem pembuangan yang memungkinkan air langsung dialirkan ke saluran pembuangan atau dapat dikumpulkan dalam wadah yang dapat dikosongkan secara manual.

Dehumidifier juga dilengkapi dengan sensor kelembaban yang mengukur tingkat kelembaban di ruangan. Dengan menggunakan pengaturan yang tepat, kalian dapat mengontrol tingkat kelembaban yang diinginkan. Ketika kelembaban udara melebihi ambang batas yang ditentukan, dehumidifier akan secara otomatis aktif untuk mengurangi kelembaban hingga mencapai tingkat yang diinginkan.

Jenis-Jenis Dehumidifier

Ada beberapa jenis dehumidifier yang perlu kalian ketahui. Setiap jenis memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mengurangi tingkat kelembaban di dalam sebuah bangunan. Perbedaan terletak pada cara kerja masing-masing unit. Berikut adalah beberapa contohnya:

1. Refrigerant Dehumudifier

Alat ini memiliki fungsi yang sedikit berbeda dari perangkat penurun kelembapan lainnya. Jenis alat ini memiliki kemampuan untuk menurunkan suhu dalam sebuah ruangan, mirip dengan unit HVAC atau pendingin udara, namun tetap dapat menjaga kelembapan agar rendah dan menciptakan kenyamanan untuk hunian.

Uap air yang terkondensasi akan dikumpulkan di dalam alat ini, sehingga ruangan kalian tetap terasa kering dan tingkat kelembapan dapat berkurang signifikan. Meskipun terdengar sangat efisien dan menarik, alat ini memerlukan daya yang cukup besar untuk beroperasi. Tidak hanya itu, kondisi lingkungan yang sudah dingin juga dapat membuat kinerja alat menjadi lebih berat.

2. Desiccant Dehumidifier

Alat ini beroperasi dengan menyerap uap air menggunakan desikan atau bahan yang dapat kalian kenali sebagai silica gel. Uap air yang diserap akan dikumpulkan dalam wadah, dan kalian dapat mengosongkannya ketika sudah penuh. Dari segi ukuran, alat ini termasuk yang paling kecil dan mudah dipindahkan.

3. Dehumidifier Ukuran Besar

Dari segi fungsionalitas, alat yang berukuran besar ini memiliki fungsi yang sama dengan yang berukuran kecil. Namun, penggunaannya lebih umum di kantor atau pabrik yang memerlukan perangkat penurun kelembaban dengan kapasitas dan daya yang lebih besar. Dalam hal biaya operasional, alat ini juga lebih ekonomis dibandingkan dengan yang berukuran kecil karena kemampuannya dalam menyerap kelembaban sangat baik.

Tips Memilih Dehumidifier

Setelah memahami definisi, fungsi, mekanisme kerja, dan keunggulan dehumidifier, penting juga bagi kalian untuk mengetahui tips dalam memilihnya. Dehumidifier dapat dipasang secara portabel atau permanen di rumah kalian. Agar tidak bingung dalam memilih, perhatikan beberapa tips berikut saat akan membeli dehumidifier.

1. Pilih Ukuran Dehumidifier yang Tepat

Agar dehumidifier beroperasi secara efektif, penting untuk memilih ukuran yang sesuai dengan ruangan kalian. Salah satu tipsnya adalah dengan mengukur dimensi ruangan yang akan dipasangi dehumidifier terlebih dahulu. Selain itu, kalian dapat menentukan tingkat kelembapan udara di ruangan menggunakan higrometer yang tersedia secara eceran. Jika higrometer tidak tersedia, kalian juga bisa melakukan pemeriksaan dengan mencium apakah ada aroma jamur di ruangan tersebut atau tidak.

Baca Juga :   Pengertian PWM (Pulse Width Modulation) & Penjelasan Lengkapnya

Tingkat kelembapan udara juga dapat diperkirakan dari kondisi dinding ruangan. Jika terdapat perubahan warna dan tekstur pada dinding, terutama hingga menghitam, ini menunjukkan bahwa ruangan memiliki tingkat kelembapan yang tinggi. Dalam hal ini, diperlukan dehumidifier berukuran besar untuk menangani masalah tersebut.

2. Beli Dehumidifier Khusus

Saat ini, dehumidifier telah dirancang untuk penggunaan spesifik dalam suatu ruangan. Jika kalian berencana untuk memasang dehumidifier di kamar mandi, kalian dapat memilih dehumidifier yang khusus dibuat untuk digunakan di ruangan tersebut. Sebaiknya, konsultasikan langsung dengan penjual untuk mendapatkan informasi terkait penempatan dehumidifier yang sesuai dengan karakteristik ruangan tertentu.

3. Pertimbangkan Dehumidifier Portabel

Jika tingkat kelembapan di berbagai ruangan di rumah kalian relatif seragam dan tidak terlalu tinggi, disarankan untuk memilih dehumidifier portabel yang mudah dipindahkan. Dehumidifier portabel umumnya dilengkapi dengan roda agar dapat dengan mudah dipindahkan. Meskipun begitu, terdapat juga dehumidifier portabel yang dirancang dengan bobot yang lebih ringan. Selain itu, dehumidifier portabel cenderung memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan dehumidifier permanen.

4. Hitung Jumlah Penghuni Rumah

Selain menghasilkan keringat, manusia juga mengeluarkan nafas yang hangat dan lembap. Semakin banyak orang yang tinggal di sebuah rumah, tingkat kelembapan di dalamnya cenderung meningkat. Jika rumah memiliki lebih dari empat penghuni dan ukurannya tidak terlalu besar, disarankan untuk memasang dehumidifier berukuran besar di ruangan yang sering dijadikan tempat berkumpul bagi penghuni rumah.

Baca Juga :

Penutup

Dengan memahami esensi dan fungsi Dehumidifier, kini kita dapat menyimpulkan, “Apa Itu Dehumidifier.” Dehumidifier bukan sekadar perangkat elektronik biasa, melainkan solusi cerdas untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

Dengan kemampuannya menurunkan tingkat kelembapan, dehumidifier tidak hanya melindungi rumah dari risiko jamur dan kerusakan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang nyaman dan sehat bagi penghuninya.

Keseluruhan, Dehumidifier adalah sekutu tak tergantikan dalam menjaga keseimbangan kelembapan udara di berbagai ruangan, menciptakan suasana yang lebih bersih, segar, dan nyaman.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Apa Itu Dehumidifier? beserta Fungsi dan Cara Kerjanya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *