Cara Memperbaiki Receiver Tidak Ada Sinyal

Cara Memperbaiki Receiver Tidak Ada Sinyal Paling Mudah

Posted on

Finoo.id – Cara Memperbaiki Receiver Tidak Ada Sinyal Paling Mudah. Ada beberapa masalah yang sering terjadi pada perangkat receiver, salah satunya adalah kehilangan sinyal atau dengan kata lain, receiver tidak ada sinyal. Sebenarnya, kerusakan seperti ini bisa diperbaiki dengan mudah tanpa harus membawanya ke tukang servis. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mendiagnosis dan mencari tahu penyebab permasalahan tersebut, baru kemudian dapat menentukan langkah berikutnya untuk memperbaiki receiver yang tidak ada sinyal dengan benar dan tepat.

Cara memperbaiki receiver yang tidak ada sinyal sebenarnya tidaklah sesulit yang dibayangkan. Masalah sebenarnya adalah keterbatasan pengetahuan di bidang elektronik yang menghambat pengguna untuk menyelesaikan permasalahan tersebut sendiri. Receiver yang tidak ada sinyal biasanya disebabkan oleh beberapa hal, seperti kabel yang putus, konektor yang kendur, LNB yang berkarat atau mati, dan lain sebagainya.

Seorang teknisi tentu sudah paham betul apa yang sebenarnya menyebabkan hilangnya sinyal pada sebuah receiver. Ada beberapa cara atau metode dan langkah perbaikan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Namun, untuk seorang pengguna atau pemula dan awam tentang dunia elektronik, akan sulit menghadapi kerusakan receiver yang tidak ada sinyal.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini, finoo.id ingin memberikan sedikit informasi tentang masalah tersebut atau langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Cara memperbaiki receiver yang tidak ada sinyal memerlukan pengecekan khusus terhadap beberapa komponen yang biasanya menjadi penyebab permasalahan tersebut. Untuk informasi lebih jelas, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Mengenal Sekilas Tentang Receiver

Receiver adalah perangkat yang sangat penting untuk menikmati siaran televisi. Namun, terkadang receiver mengalami masalah dan tidak dapat menangkap sinyal, yang menyebabkan tidak adanya siaran televisi. Hal ini dapat sangat mengganggu dan merusak pengalaman menonton televisi kalian. Oleh karena itu, jika kalian mengalami masalah dengan receiver kalian, penting untuk segera memperbaikinya. Berikut adalah beberapa cara untuk memperbaiki receiver yang tidak ada sinyal.

Baca Juga :   Daftar Frekuensi Parabola Semua Satelit Terbaru

Penyebab Parabola Tidak ada Sinyal

Ketika channel pada parabola tidak menampilkan gambar dan suara, itu menkaliankan bahwa tidak ada sinyal yang masuk. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya tidak adanya sinyal, di antaranya:

  1. Channel Pindah Frekuensi
    Frekuensi channel yang tidak menampilkan sinyal mungkin sudah pindah ke frekuensi lain atau tidak lagi ditayangkan.
  2. Seting Satelit pada Receiver Berubah
    Ini biasanya disebabkan oleh kesalahan penggunaan, seperti tombol yang tidak sengaja ditekan atau receiver dijadikan mainan oleh anak-anak.
  3. Terjadi Kerusakan pada Perangkat Parabola
    Kerusakan dapat terjadi pada receiver, LNB, atau switch.
  4. Parabola Bergeser dari Satelit yang Dilock
    Ini dapat disebabkan oleh angin kencang atau mainan layang-layang yang terjebak di parabola dan ditarik, sehingga parabola bergeser dari posisi yang seharusnya. Parabola juga dapat bergeser karena tertimpa sesuatu sehingga dapat menyebabkan kerusakan.
  5. Kabel dari Parabola ke Receiver Putus.

Cara Memperbaiki Receiver Tidak Ada Sinyal

Secara umum, parabola terdiri dari dua frekuensi, yaitu frekuensi C Band dan KU Band. Frekuensi C Band biasanya digunakan pada jenis parabola besar atau jaring yang memiliki LNB 1-4 dan diameter antara 6-10 kaki. Sedangkan frekuensi KU Band digunakan pada parabola mini pada TV berbayar dengan ukuran 60-80 cm.

Frekuensi C Band rentan terhadap gangguan seperti jaringan komunikasi, jaringan internet, dan interferensi, sedangkan frekuensi KU Band sering mengalami gangguan karena faktor cuaca seperti hujan dan mendung. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, receiver yang tidak menangkap sinyal dapat disebabkan oleh kabel yang putus, LNB yang mati, dan lain sebagainya. Berikut adalah langkah-langkah untuk memperbaiki receiver yang tidak menangkap sinyal:

1. Cara Memperbaiki Receiver Dengan Mengecek Indikator Sinyal Pada Layar Televisi

Receiver yang rusak atau tidak menangkap sinyal biasanya ditkaliani dengan tampilan layar TV seperti “TV No Signal” atau layar biru kosong.

Untuk memperbaiki receiver yang tidak menangkap sinyal, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa indikator sinyal pada layar televisi. kalian dapat menggunakan tombol info pada remote control untuk memeriksa indikator sinyal. Kemudian akan muncul kualitas sinyal dan intensitas. Jika salah satu atau bahkan keduanya memiliki nilai 0, maka ini menkaliankan bahwa receiver tidak dapat menerima sinyal satelit (inilah mengapa pada layar TV tertulis “No Signal”).

2. Cara Memperbaiki Receiver Dengan Memeriksa Settingan Parameter dan Receiver

Cara memperbaiki receiver yang tidak menangkap sinyal selanjutnya adalah dengan memeriksa setting parameter dan receiver. Untuk memeriksa ini, kalian dapat memeriksa lampu indikator pada receiver. Caranya adalah dengan merestart receiver dan mencabut colokan listrik selama sekitar 5 menit sebelum menghidupkannya kembali.

Baca Juga :   Harga Paket MNC Vision - Menikmati Hiburan Tanpa Batas

Selain itu, kalian juga harus memeriksa parameter dari receiver. Caranya adalah dengan masuk ke Menu, lalu klik Instalasi, dan pilih Satelit. Setelah itu, periksa pengaturan transponder, motor, LNB, actuator, serta diseq 1.0 dan diseq 1.1.

3. Cek Sambungan Konektor Kabel Coaxcial

Cara memperbaiki receiver selanjutnya adalah dengan memeriksa sambungan kabel koaksial. Umumnya, pada receiver terdapat kabel antena yang dapat dilepas. Periksa konektornya apakah sudah terpasang dengan benar, apakah tembaga sudah berkarat, apakah tembaga tidak bersentuhan dengan serat (ground), apakah lubang konektor di receiver berkarat, apakah pemasangan konektor sudah kencang, dan sebagainya.

Jika semua sudah diperiksa, langkah berikutnya adalah memeriksa sambungan konektor pada LNB dan diseq. Saat memeriksa LNB, pastikan posisi antena parabola tidak berubah dari posisi titik fokusnya.

4. Mengecek Fokus Parabola

Salah satu cara untuk memperbaiki receiver yang tidak menangkap sinyal selanjutnya adalah dengan memeriksa fokus parabola. Pada parabola jenis C Band, perlu diperhatikan fokus antenanya terlebih dahulu sebelum memeriksa konektor diseq dan LNB. Beberapa hal yang perlu diperiksa meliputi kekencangan baut, robeknya jaring, ada halangan, fokus bergeser, adanya penyok, dan sebagainya.

5. Mengecek LNB

Posisi LNB pada parabola C Band harus menghadap ke arah barat, sedangkan pada KU Band, LNB harus menghadap ke arah utara atau selatan. Jika semua posisi sudah benar, periksa pemasangan LNB apakah sudah terpasang dengan kencang dan benar atau belum. Oleh karena itu, memeriksa LNB merupakan salah satu cara untuk memperbaiki receiver yang tidak menangkap sinyal.

Cara Memilih Receiver Parabola Yang Bagus

Berikut ini kami berikan Cara Memilih Receiver Parabola yang Bagus yang dapat menjadi acuan kalian dalam memilih receiver parabola, berikut adalah sebagai berikut:

1. Pilih berdasarkan jenis

Berdasarkan penyedia layanan TV satelit, terdapat dua jenis receiver parabola yang tersedia, yaitu receiver rekomendasi dan non-rekomendasi.

Receiver rekomendasi adalah receiver yang telah bekerja sama dengan penyedia layanan TV satelit.

Sementara itu, receiver non-rekomendasi adalah receiver dari pihak ketiga yang tidak terikat dengan penyedia layanan TV satelit manapun. Receiver non-rekomendasi biasanya cocok untuk digunakan oleh mereka yang memasang parabola besar.

Baca Juga :   Cara Setting K Vision Mudah & Simple Bagi Pemula

2. Periksa LNB Mendukung

LNB dibagi menjadi dua jenis, yaitu LNB C-Band dan LNB Ku-Band.

LNB C-Band merupakan jenis LNB yang sudah banyak digunakan sejak lama karena memiliki karakteristik yang kuat dan stabil saat terjadi hujan deras. Karena memiliki pita frekuensi yang kecil, LNB C-Band lebih cocok digunakan untuk antena parabola berukuran besar dan parabola jaring.

Sementara itu, LNB Ku-Band memiliki pita frekuensi yang cukup kuat sehingga sangat cocok dipasang pada antena parabola mini.

3. Sesuaikan fitur receiver dengan kebutuhan

Untuk memenuhi kebutuhan, receiver parabola juga sudah dilengkapi dengan berbagai fitur menarik. Oleh karena itu, pilihlah produk receiver yang memiliki fitur sesuai dengan kebutuhan kalian.

4. Periksa kelengkapan alat alat

Biasanya, pembelian paket receiver sudah berisikan 1 buah receiver, remote control, buku panduan, kartu garansi, dan juga baterai. Namun, ada juga produsen yang memberikan bonus berupa kabel USB dan HDMI. Jika ingin lebih hemat dan praktis, utamakan produk yang paketnya sudah lengkap.

Baca Juga :

Penutup

Dalam artikel finoo.id yang membahas tentang menghadapi masalah “Receiver Tidak Ada Sinyal”, ada beberapa cara yang dapat kalian coba untuk memperbaikinya. Yang pertama, pastikan antena pada receiver kalian terpasang dengan baik dan tidak ada kabel yang terputus. Jika masih belum berhasil, coba atur ulang posisi antena atau pindahkan receiver ke tempat yang lebih terbuka.

Selain itu, pastikan juga receiver kalian sudah terhubung dengan sumber daya listrik yang cukup dan tidak ada masalah pada kabel power. Jika semua langkah tersebut sudah kalian lakukan namun masih belum ada sinyal, kalian bisa mencoba untuk memperbarui firmware pada receiver kalian.

Jika semua cara tersebut tidak berhasil, kemungkinan besar ada kerusakan pada receiver kalian dan perlu diperbaiki oleh teknisi yang berpengalaman. Namun, sebelum membawanya ke tempat reparasi, pastikan untuk mencatat kondisi dan spesifikasi dari receiver kalian agar teknisi dapat memperbaikinya dengan lebih cepat dan tepat. Semoga informasi ini dapat membantu kalian memperbaiki masalah “Receiver Tidak Ada Sinyal”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *