Pengertian Peltier

Pengertian Peltier: Kegunaan, Kelebihan dan Kekurangan

Posted on

Finoo.id – Pengertian Peltier: Kegunaan, Kelebihan dan Kekurangan. Istilah Peltier tentu sudah tidak asing di dalam dunia elektronika. Pada dasarnya, Peltier merupakan sebuah komponen berbentuk lempengan yang sering digunakan untuk menciptakan efek pendinginan atau pemanasan pada alat-alat tertentu.

Bagi mereka yang bukan ahli dalam bidang ini, mungkin akan sulit untuk memahami prinsip kerja yang sangat unik dari Peltier. Oleh karena itu, berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai pengertian, cara kerja, dan pemanfaatan Peltier dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Peltier

Peltier merupakan sebuah komponen berbentuk lempengan yang memiliki fungsi untuk menciptakan efek panas maupun dingin pada alat tertentu.

Ketika mendengar namanya, banyak orang langsung membayangkan suatu alat. Namun, sejarahnya menunjukkan bahwa peltier sebenarnya bukanlah alat melainkan efek yang dihasilkan oleh sebuah komponen listrik.

Agar efek ini lebih mudah disebut, banyak orang menggunakan istilah “alat pendingin”. Sementara itu, komponen yang bertanggung jawab untuk menghasilkan efek ini disebut TEC.

Thermo-Electric Cooler (TEC) menerima aliran tegangan listrik yang menghasilkan efek pendinginan di satu sisi dan efek pemanasan di sisi lain secara bersamaan.

TEC akan memindahkan panas dari sisi yang dingin ke sisi lainnya, yang berfungsi sebagai tempat pelepasan panas.

Penggunaan Peltier

Dengan memanfaatkan efek pendinginan di satu sisi dan pemanasan di sisi lainnya, Peltier sering kali digunakan dalam beberapa alat elektronik yang bersifat manual.

Meskipun kapasitasnya tidak besar, efek ini tetap memberikan manfaat dalam pembuatan beberapa alat berikut ini, di antaranya.

Baca Juga :   √ Apa Itu Sistem Ground? Fungsi, Jenis dan Cara Kerjanya

1. Kulkas Mini

Fungsi utama kulkas adalah sebagai alat pendingin yang mampu membekukan cairan. Dengan bantuan Peltier, kalian bahkan bisa membuat kulkas mini secara manual, meskipun dalam skala kecil.

Namun, sebelum kalian merakitnya, perlu untuk mengetahui tegangan yang diperlukan untuk mencapai efek pembekuan yang diinginkan.

Agar mampu membekukan cairan, diperlukan tegangan dengan daya lebih dari 60 watt. Jika tegangan yang digunakan sebanding atau lebih rendah, maka efek yang terjadi hanya akan sebatas pendinginan.

Selain itu, hal penting lainnya dalam pembuatan kulkas mini adalah penggunaan thermal paste untuk mengalirkan panas dari Peltier.

Thermal paste digunakan untuk menjaga kondisi suhu prosesor tetap stabil dan tidak terlalu panas. Jika prosesor tidak stabil dan suhu terlalu tinggi, dapat mengakibatkan kerusakan.

2. Alat Penetas telur

Proses inkubasi telur secara artifisial juga dapat dijalankan dengan memakai efek peltier dalam teknologi TEC.

Untuk mencapai penetasan telur, kondisi suhu dan kelembaban udara yang serupa diperlukan, mirip dengan proses penetasan yang diatur secara alami oleh induk.

Dengan memanfaatkan TEC, jumlah telur yang mampu menetas dapat bertambah lebih cepat dan dalam jumlah yang lebih banyak dalam satu periode.

Pada perangkat penetas telur, terdapat dua bagian utama. Pertama, area di mana telur diletakkan yang terbuat dari tripleks, yang disebut sebagai area mekanis. Kedua, terdapat ruang listrik yang mengandung desain pemanas dan pengatur suhu.

Ruang listrik inilah tempat peran peltier dimanfaatkan melalui pengaturan termoset yang menghasilkan perangkat penetas telur.

3. Pendingin Prosesor

Walaupun masih banyak pembeli yang merasa bingung mengenai cara menggunakan pendingin prosesor, namun pendingin yang menggunakan teknologi peltier sudah banyak tersedia dalam perdagangan online.

Hal tersebut disebabkan oleh efektivitas pendingin prosesor dalam menjaga suhu tetap stabil.

Rentang suhu yang biasanya digunakan oleh pendingin prosesor berada antara minus 50 derajat hingga 80 derajat Celsius.

Baca Juga :   √ Penyebab MCB On Tapi Listrik Mati Serta Cara Mengatasinya

Sementara itu, rentang tegangan yang ideal untuk operasi pendingin prosesor adalah antara 12 hingga 15 volt.

Untuk memaksimalkan fungsi pendingin prosesor, penggunaan kipas dan heatsink menjadi kewajiban, karena keduanya membantu dalam mengeluarkan panas berlebihan.

Berbagai Manfaat Menggunakan Teknologi TEC

Penggunaan teknologi TEC membawa sejumlah manfaat yang beragam. Di bawah ini adalah beberapa contoh manfaat yang bisa dinikmati melalui pemanfaatan teknologi TEC:

  1. Perawatan Lebih Sederhana
    Dalam teknologi TEC, unsur-unsurnya tidak memiliki gerakan mekanis. Ini mengakibatkan perawatan menjadi lebih mudah dan bahkan jarang diperlukan.
  2. Bebas dari CFC
    Absennya kloro fluoro karbon dalam teknologi ini memungkinkan pengaturan suhu yang lebih tepat dengan rentang derajat yang lebih baik.
  3. Fleksibilitas Bentuk TEC
    Bentuk yang fleksibel dan dimensi yang sangat kecil membuatnya cocok untuk digunakan di lingkungan yang jauh lebih terbatas dibandingkan dengan pendingin konvensional.
  4. Teknologi yang Tahan Lama
    Teknologi TEC memiliki masa pakai yang panjang. MTBF atau rata-rata waktu antara kegagalan mencapai lebih dari 100.000 jam.
  5. Pengendalian yang Mudah
    Kontrol perangkat ini juga sangat sederhana. kalian dapat mengatur teknologi TEC yang menghasilkan efek Peltier ini dengan mengubah aliran atau tegangan input.

Bentuk TEC dan Berbagai Ukuran yang Tersedia

TEC adalah penggabungan beberapa pasangan thermocouple yang dihubungkan secara seri. Seluruh rangkaian tersebut ditempatkan dalam sebuah wadah dengan bentuk persegi.

Dimensi fisik dari teknologi TEC ini bersifat bervariasi. Namun, ukuran stkalianr yang paling umum adalah 4 cm x 4 cm dengan ketebalan sekitar 4 mm.

Kelebihan dan Kekurangan TEC

Alat penghasil efek peltier ini membawa sejumlah kelebihan dan kekurangan. Di bawah ini disajikan beberapa kelebihan dan kelemahan yang dihadirkan oleh teknologi TEC:

Kelebihan:

  1. Praktis dan Kompak:
    Ukurannya yang kecil menjadikan alat ini praktis dan mudah diakomodasi.
  2. Instalasi Mudah:
    Proses pemasangan atau instalasinya cukup sederhana.
  3. Tidak Memerlukan Dukungan Mekanik Rumit:
    TEC tidak memerlukan struktur mekanik yang rumit atau besar untuk berfungsi.
  4. Portabilitas:
    Cocok diterapkan pada perangkat pendingin berbasis portabel.
  5. Tahan Lama dengan Penanganan yang Tepat:
    Tidak mudah rusak jika penanganan panas, tegangan, dan arus sesuai dengan pedoman.
Baca Juga :   Kode Menghemat Token Listrik 1300 VA, Apakah Benar Bisa?

Kekurangan:

  1. Keterbatasan Kemampuan Pendinginan:
    Teknologi ini memiliki batasan dalam kemampuan pendinginan yang dapat dihasilkan.
  2. Efisiensi Rendah:
    Tingkat efisiensi tergolong rendah, berkisar 10-15% saja.

Pemanfaatan alat TEC yang menghasilkan efek peltier yang istimewa akan sangat menguntungkan jika kalian memiliki pemahaman yang tepat mengenai penggunaannya.

Pastikan kalian mengerti langkah-langkah yang diperlukan untuk memanfaatkan teknologi TEC dalam pembuatan berbagai perangkat, sehingga teknologi ini dapat beroperasi secara optimal.

Baca Juga :

Penutup

Dalam merangkum pembahasan kita, penting untuk selalu mengingat bahwa Peltier bukan sekadar kata, melainkan sebuah fenomena fisika yang menggambarkan perubahan suhu pada sebuah konduktor saat dilewati arus listrik.
Pengertian Peltier telah membuka banyak pintu inovasi dalam dunia teknologi, terutama pada aplikasi pendinginan. Semoga melalui pemahaman yang mendalam tentang Peltier, kita dapat semakin menghargai keajaiban ilmu pengetahuan dan terus mendorong batas-batas kemajuan teknologi.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang Pengertian Peltier: Kegunaan, Kelebihan dan Kekurangan. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *