Rangkaian Kipas Angin 3 Kecepatan

Rangkaian Kipas Angin 3 Kecepatan & Jalur Kabel Dinamonya

Posted on

Finoo.id – Rangkaian Kipas Angin 3 Kecepatan & Jalur Kabel Dinamonya. Rangkaian kipas angin 3 kecepatan dapat dianggap sebagai rangkaian yang sederhana karena dapat dibuat dengan menggunakan komponen elektronik dasar yang mudah ditemukan di toko elektronik.

Apabila kalian tertarik untuk membuat rangkaian kipas angin sederhana dengan 3 kecepatan, kalian memerlukan beberapa komponen dasar seperti resistor, kapasitor, transistor, dan potensiometer.
Selain itu, kalian juga membutuhkan kipas angin, adaptor atau baterai sebagai sumber daya listrik, serta kabel dan solder untuk menghubungkan komponen tersebut. Dengan memiliki semua komponen ini, kalian dapat dengan mudah membuat rangkaian kipas angin sederhana yang dapat diatur kecepatannya sesuai dengan kebutuhan kalian.

Mengenai Kipas Angin

Fungsi utama kipas angin adalah menciptakan angin dengan berbagai tujuan, seperti menjaga suhu ruangan tetap stabil, menghilangkan bau, sirkulasi udara, atau bahkan sebagai pengering.

Selain itu, kipas angin juga sering digunakan sebagai dekorasi ruangan pada alat penyedot debu dan benda-benda hias.

Beberapa jenis kipas angin yang umum digunakan adalah kipas angin tradisional seperti kipas angin tangan, serta kipas angin listrik yang menggunakan sumber energi listrik.

Komponen Untuk Dapat Membuat rangkaian Kipas Angin 3 Kecepatan Sederhana

Tidaklah sulit untuk membuat kipas angin dengan dilengkapi pengaturan kecepatan seperti yang dijual di toko-toko elektronik. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, rangkaian kipas angin yang menggunakan 3 kecepatan termasuk salah satu rangkaian yang sederhana.

Untuk membuat rangkaian kipas angin sederhana ini, kecepatan baling-baling alat elektronik dapat diatur menggunakan potensiometer yang dianggap lebih murah dan mudah didapatkan. Selain itu, beberapa komponen lain yang dibutuhkan untuk membuat rangkaian ini adalah:

  1. T1: Z0607
  2. C1: 100NF
  3. R1: 500KΩ
  4. R2: 37KΩ
  5. D1: C312

Namun sebelum merakit rangkaian kipas angin 3 kecepatan, tidak ada salahnya juga untuk mempelajari hal lain seputar alat elektronik ini, seperti jalur kabel kipas angin, saklar, dan tentunya tentang dinamo kipas angin 3 kabel.

Baca Juga :   Skema Kipas Angin Tanpa Kapasitor & Cara Memperbaikinya

Bagian atau Rangkaian Kelistrikan Kipas Angin 3 Kecepatan

Bagian kelistrikan akan dibahas mengenai rangkaian atau jalur kelistrikan yang membuat produk elektronik ini dapat bekerja dengan semestinya. Berikut ini adalah rangkaian kelistrikan dari alat elektronik ini.

1. Sumber Berasal Dari Stop Kontak

Ini adalah kabel utama yang akan menghubungkan kipas angin dengan sumber listrik.

2. Saklar Speed

Saklar kecepatan merupakan tempat di mana kalian dapat mengatur kecepatan kipas angin dan menghentikannya. Saklar kipas angin 3 kecepatan dapat memiliki 4 tombol saklar dengan fungsinya sebagai berikut:

  • Saklar 0 digunakan untuk menghentikan baling-baling kipas.
  • Saklar 1 digunakan untuk mengatur kecepatan baling-baling pada kecepatan rendah.
  • Saklar 2 digunakan untuk mengatur kecepatan baling-baling pada kecepatan sedang.
  • Saklar 3 digunakan untuk mengatur kecepatan baling-baling pada kecepatan tertinggi.

Setiap kabel saklar memiliki warna yang berbeda-beda tergantung pada mereknya, jadi jangan sembarangan menghubungkannya jika kalian berniat memperbaiki kipas angin yang rusak.

3. Kapasitor

Kapasitor umumnya memiliki ukuran 1,5 mikro farad, namun ada juga yang memiliki ukuran 1,2 – 2,1 mikro farad tergantung pada ukuran dan mereknya.

4. Motor Listrik atau Dinamo

Motor listrik atau dinamo adalah komponen yang akan menerima kabel dari saklar, kapasitor, dan sumber listrik. Dinamo kipas angin umumnya memiliki 6 keluaran kabel, tetapi ada juga yang hanya memiliki 5 atau 3 keluaran kabel.

Untuk dinamo kipas angin yang memiliki 3 keluaran kabel, terdapat 3 warna kabel dengan fungsi masing-masing, yaitu:

  • Kabel hitam (netral) digunakan untuk mematikan kipas.
  • Kabel putih digunakan untuk sambungan langsung dengan sumber listrik dan kapasitor.
  • Kabel merah digunakan untuk sambungan dengan kapasitor saja.

Dibandingkan dengan dinamo kipas angin 6 keluaran kabel, dinamo kipas angin 3 keluaran kabel lebih mudah dipahami.

Jenis-Jenis Kabel Pada Dinamo Kipas Angin

Sebelum melanjutkan pembahasan tentang arti dari masing-masing warna kabel pada kipas angin Miyako atau merek lainnya, sebaiknya kalian mengetahui berbagai jenis kabel pada dinamo kipas angin.

Hal ini sangat berguna saat kalian mencoba menyambung kabel dan memahami arti dari warna kabel pada kipas angin.

1. Kabel Speed

Kabel speed adalah salah satu dari 5-6 kabel pada dinamo kipas angin yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri. Kabel speed digunakan untuk mengatur kecepatan baling-baling kipas. Kebanyakan kipas angin memiliki 3 kabel speed, yaitu untuk mengatur kecepatan rendah, sedang, dan tinggi.

Baca Juga :   √ Cara Memperbaiki Kipas Angin Rusak Yang Efektif

Namun, terdapat juga kipas mini yang hanya memiliki 2 kabel speed karena hanya ada dua mode kecepatan, yaitu cepat dan lambat.

2. Kabel Power

Kabel power atau kabel daya digunakan untuk menghubungkan dinamo kipas angin dengan sumber listrik. Jumlah kabel power hanya satu, namun terbagi menjadi dua bagian.

Satu bagian mengarah ke tombol speed 0 atau tombol ON/OFF, dan satu bagian lagi mengarah ke dinamo.

3. Kabel Kapasitor

Kabel kapasitor atau kabel sinkron adalah salah satu jenis kabel yang menghubungkan dinamo kipas angin dengan kapasitor. Kabel ini terdiri dari dua kabel yang sama-sama terhubung ke kapasitor.

Fungsi utama kabel kapasitor adalah untuk menyimpan muatan listrik pada medan listrik yang dihasilkan oleh dinamo kipas angin.

Arti Warna Kabel pada Dinamo Kipas Angin 5 Kabel

Kipas angin dengan 5 warna kabel adalah jenis kipas angin yang paling umum ditemukan di pasaran, seperti kipas angin dinding, meja, hingga kipas tornado. Bahkan, kipas angin mini yang terhubung dengan USB juga termasuk dalam kategori kipas angin dengan 5 warna kabel.

Berikut ini adalah penjelasan rinci tentang 5 jenis warna kabel pada kipas angin tersebut:

NoWarna KabelJenis KabelFungsi Kabel
1.       HitamKabel powerSebagai kabel ON/OFF yang fungsi utamanya untuk menghubungkan arus listrik dari sumber listrik PLN menuju ke dinamo.
2.       KuningKabel kapasitorKabel yang terhubung langsung antara kapasitor dengan generator listrik / dinamo.
3.       BiruKabel speed 1Sebagai penghubung antara tombol speed 1 dengan dinamo sehingga dapat digunakan untuk mengontrol kipas dengan putaran rendah.
4.       PutihKabel speed 2Berguna untuk mengontrol kecepatan sedang. Beberapa jenis kipas ada yang tidak memiliki tipe ini terutama kipas yang hanya punya 2 speed.
5.       MerahKabel speed 3Kabel yang berfungsi untuk mengontrol kecepatan maksimal kipas yang terhubung langsung antara tombol speed 3 dan generator listrik.

Arti Warna Kabel Kipas Angin dengan Dinamo 4 Kabel

Berbeda dengan kipas angin 5 kabel, jenis kipas angin 4 kabel umumnya ditemukan pada kipas angin dengan kapasitor yang menyatu dengan dinamo, seperti kipas angin kotak. Oleh karena itu, kabel ini tidak akan terlihat jika mesinnya tidak dibongkar secara keseluruhan.

Baca Juga :   Cara Menyambung Kabel Kipas Angin 6 Kabel Paling Mudah

Berikut ini adalah penjelasan tentang 4 jenis warna kabel pada dinamo tipe 4 kabel beserta artinya:

NoWarna KabelJenis KabelFungsi Kabel
1.       HitamKabel powerJenis kabel yang berfungsi sebagai kabel ON/OFF untuk menghubungkan arus listrik dari sumber listrik PLN menuju ke dinamo dan tombol 0.
2.       BiruKabel speed 1Sebagai penghubung antara tombol speed 1 dengan dinamo sehingga dapat digunakan untuk mengontrol kipas dengan putaran rendah.
3.       PutihKabel speed 2Berguna untuk mengontrol kecepatan sedang. Beberapa jenis kipas ada yang tidak memiliki tipe ini terutama kipas yang hanya punya 2 speed.
4.       MerahKabel speed 3Kabel yang berfungsi untuk mengontrol kecepatan maksimal kipas yang terhubung langsung antara tombol speed 3 dan generator listrik.

Artikel Terkait :

Penutup

Dalam artikel finoo.id ini, telah dibahas tentang Rangkaian Kipas Angin 3 Kecepatan yang merupakan salah satu jenis rangkaian elektronika yang sering digunakan di rumah, kantor, maupun tempat-tempat lainnya. Dengan adanya rangkaian ini, pengguna kipas angin dapat mengatur kecepatan kipas sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan.

Dalam pembuatan rangkaian ini, dibutuhkan beberapa komponen elektronika seperti resistor, kapasitor, transistor, dan potensiometer yang dihubungkan secara teratur dan berkesinambungan sehingga dapat menghasilkan kipas angin dengan 3 kecepatan yang berbeda. Rangkaian ini dapat diaplikasikan pada berbagai jenis kipas angin, baik kipas angin meja, kipas angin dinding, maupun kipas angin plafon.

Dalam mengaplikasikan rangkaian ini, perlu diperhatikan kelistrikan yang digunakan agar rangkaian dapat bekerja secara optimal dan aman bagi pengguna. Selain itu, perlu juga memahami cara merangkai komponen yang benar sehingga rangkaian dapat bekerja dengan baik dan tidak mengalami kerusakan.

Dengan memahami dan menerapkan Rangkaian Kipas Angin 3 Kecepatan ini dengan baik, diharapkan pengguna kipas angin dapat merasakan kenyamanan dan penghematan energi yang lebih baik, serta dapat memperpanjang umur penggunaan kipas angin. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *