Penyebab TV LED Bergaris

Penyebab TV LED Bergaris Semua Merk dan Cara Mengatasinya

Posted on

Finoo.id – Penyebab TV LED Bergaris Semua Merk dan Cara Mengatasinya. Ada berbagai jenis permasalahan atau kerusakan yang dapat terjadi pada sebuah televisi, dan pada kesempatan kali ini, finoo.id akan membahas salah satunya, yaitu tentang TV LED yang mengalami garis-garis pada layarnya.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan tampilan layar TV LED menjadi bergaris-garis, seperti kerusakan pada firmware data yang rusak atau korup, kerusakan pada bagian hardware seperti board atau panel/layar televisi.

Garis-garis yang muncul dapat berbentuk vertikal atau horizontal mendatar, dan jumlahnya pun bervariasi. Ada yang hanya satu garis dan ada juga yang lebih dari satu, bahkan terkadang garis-garis tersebut menutupi hampir seluruh layar televisi. Bentuk garis juga bisa berupa garis tebal berwarna atau benang halus.

Berikut ini adalah pembahasan lengkap mengenai TV LED bergaris. Jadi bagi kalian yang sedang mengalami permasalahan ini, simaklah pembahasannya di bawah ini.

Penjelasan Mengenai TV LED Bergaris Horizontal

Jika layar TV LED menunjukkan garis-garis horizontal, itu menkaliankan adanya permasalahan atau kerusakan pada bagian vertikal televisi tersebut.

Penyebab utamanya bisa karena solderan di bagian vertikal yang sudah tidak berfungsi dengan baik atau sudah longgar, sehingga tidak terhubung dengan sempurna. Namun, kerusakan tersebut juga bisa disebabkan oleh komponen IC vertikal yang rusak.

Untuk memperbaiki TV LED bergaris horizontal, diperlukan pengecekan komponen satu per satu pada bagian vertikal TV LED tersebut. Meskipun kerusakan semacam ini sering terjadi, tetapi diperlukan ketelitian dalam memperbaikinya agar televisi dapat kembali normal seperti semula.

Layar TV LED terdiri dari dua bagian utama, yaitu backlight dan glass panel, yang memiliki fungsi yang berbeda. Glass panel berfungsi menampilkan gambar yang terdiri dari LED dan transistor mikro dalam jumlah yang sangat banyak.

Pada setiap baris vertikal dan horizontal, terdapat transistor pengontrol sweep yang bertanggung jawab agar tampilan gambar di layar menjadi normal dan maksimal.

Namun, masalah umum yang sering terjadi pada panel LED adalah munculnya garis-garis putih atau berwarna-warni di layar. Masalah ini disebabkan oleh transistor/IC/jalur pixel transistor driver pada rangkaian panel yang mati atau tidak berfungsi dengan baik. Jika banyak transistor driver yang mati, maka akan semakin banyak garis-garis yang muncul di layar.

Penyebab Gambar Bergaris

Sebelum mengambil kesimpulan bahwa TV LED rusak, sebaiknya dicoba untuk menganalisis penyebab permasalahan terlebih dahulu. Berikut ini adalah beberapa langkah troubleshoot yang dapat digunakan untuk memastikan apakah penyebab permasalahan atau kerusakan ada pada bagian hardware atau software.

Baca Juga :   Cara Menghidupkan TV Panasonic Tanpa Remot dengan Mudah

Langkah-langkah troubleshootnya adalah sebagai berikut:

  1. Periksa garis-garis pada layar TV, apakah bergerak atau permanen.
  2. Jika garis bergerak, selanjutnya periksa sumber input pada televisi seperti HDMI, Video, PC, dan lainnya. Periksa apakah terhubung dengan benar. Cabut kemudian hubungkan kembali kabel pada sumber input untuk memeriksa apakah masalah teratasi.
  3. Periksa apakah masalah masih ada dengan cara membuka Menu pada TV.
  4. Kemudian lakukan tes gambar dengan cara memilih opsi dari menu (tiap merk TV berbeda dalam cara tes gambar). Contohnya pada TV Samsung: Buka Menu lalu pilih opsi Support, lalu Self Diagnosis, lalu Picture Test, setelah itu ikuti petunjuknya.
  5. Jika pada gambar tidak terlihat ada garis horizontal atau vertikal, berarti masalah bukan pada televisi, kemungkinan ada pada kabel TV atau layanan satelit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
  6. Sedangkan jika pada layar terlihat garis, coba untuk menggunakan sumber input yang berbeda, seperti DVD atau receiver parabola.
  7. Jika pada layar masih terlihat garis, selanjutnya periksa proses pemesanan layanan unit tersebut serta garansi, karena mungkin memerlukan layanan service dari service center.
  8. Selanjutnya, jika gangguan bersifat permanen dan terjadi pada semua saluran dan semua sumber, berarti televisi memerlukan penanganan lebih lanjut.
  9. Sebaliknya, jika gangguan hanya bersifat sementara, kemungkinan permasalahan ada pada software yang memerlukan pembaruan pada perangkat lunak.

Beberapa kerusakan yang kemungkinan terjadi pada hardware TV LED adalah:

  • Panel atau layar rusak.
  • IC Cof rusak, baik cof bagian bawah maupun cof bagian samping.
  • Modul T con rusak, yang bisa juga menyebabkan kerusakan bergaris pada layar TV LED. Modul ini ada yang menyatu dengan panel, ada juga yang terpisah.

Cara Memperbaiki TV LED Bergaris Vertikal

Jika terjadi permasalahan seperti ini pada TV tabung, maka mudah untuk diperbaiki. Jika pada layar terdapat garis horizontal, berarti kerusakan ada pada IC Vertikal. Sebaliknya, jika garis berbentuk vertikal, berarti kerusakan ada pada IC horizontal. Namun, jika permasalahan seperti ini terjadi pada TV LED, maka mengatasinya akan lebih sulit.

1. Kerusakan Pada IC COF

IC COF pada TV LED terletak pada fleksibel yang menyambungkan mesin ke panel televisi. IC ini berbentuk panjang dan berwarna hitam, yang memiliki kekurangan mudah rapuh dan menjadi salah satu penyebab garis vertikal pada layar.

Biasanya, IC yang longgar disebabkan oleh fleksibel yang terlipat atau bisa juga karena efek panas, sehingga menyebabkan IC tidak menempel pada jalurnya dengan sempurna.

Jadi, disarankan untuk mengecek kondisi IC COF dan juga komponen lain terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengganti panel LED. Cara mengatasinya bisa dengan memanaskan ulang menggunakan blower atau solder, namun perlu hati-hati karena IC ini cukup rapuh.

Selain itu, jangan lupa untuk mengoleskan cairan flux disekitar IC sebelum memanaskan ulang IC tersebut, agar panas merata serta mencegah hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :   Kode Remot Giatex dan Cara Settingnya Dengan Mudah

2. Memodifikasi Source Tegangan Row

Jika muncul garis vertikal pada layar yang menutupi setengah atau bahkan seluruh layar LED, maka mengatasinya bisa dilakukan dengan melakukan sedikit modifikasi tegangan source pada rownya. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pertama, bongkar seluruh bagian yang menutupi panel televisi sambil memastikan tidak ada jalur FCP yang short atau terbakar.
  2. Selanjutnya, cek seluruh tegangan output pada IC power T con, serta pastikan tidak ada tegangan yang kurang di semua sistem tegangan.
  3. Kasus garis vertikal yang sering terjadi biasanya disebabkan oleh IC scan friver. Tegangan normal namun pada saat diflickernya muncul, maka tegangan akan mengalami penurunan pada pin 13-22.
  4. Putus jalur pin out 21 yang menuju panel, lalu pastikan untuk mengukur kembali tegangan. Biasanya ketika TV hidup, tegangan tanpa bebannya berkisar antara 21-24 volt.
  5. Terdapat dua kemungkinan kerusakan, yaitu karena panel atau IC yang rusak. Jika IC yang rusak, maka bisa dilakukan penggantian untuk mengatasinya. Namun, jika panel yang rusak, bisa mencoba tutorial berikut untuk mengatasinya:
  • Lakukan jumper antara tegangan out IC power dengan jalur in panel yang sudah diputus, dengan menggunakan resistor 10 ohm agar aman.
  • Akan ada jalur FCP yang terbakar jika gagal, hal tersebut menkaliankan berarti kerusakan panel sudah parah dan harus diganti. Namun, jika tidak ada jalur yang terbakar serta T con pada suhu normal, dan garis vertikal hilang, maka itu menkaliankan berhasil.

Cara Memperbaiki TV LED Bergaris Horizontal

Untuk mengetahui penyebab permasalahan televisi bergaris vertikal, tidak banyak komponen yang perlu diperiksa. Pada umumnya, komponen berikut inilah yang menjadi penyebabnya:

  • Oscillator Vertikal
  • Output Vertikal
  • IC Vertikal

Ketiga komponen tersebutlah yang harus diperiksa untuk mengetahui penyebab permasalahan televisi bergaris vertikal. Setelah mengetahui komponen yang rusak, maka bisa segera dilakukan perbaikan dengan mengganti komponen yang baru atau bekas, asalkan masih berfungsi dengan baik.

1. Solusi Pertama

Langkah pertama untuk menangani permasalahan televisi bergaris horizontal adalah dengan memeriksa bagian IC vertikal. Bagian ini merupakan bagian yang sangat rawan rusak dan menyebabkan garis horizontal pada layar televisi. IC ini terletak dekat dengan flyback, IC Croma, dan regulator, sehingga fokuskan pemeriksaan pada komponen yang dekat dengan IC vertikal ini.

Untuk mengetahui kondisi apakah masih normal atau sudah rusak, bisa dilakukan dengan cara mengukur IC vertikal menggunakan multitester. Caranya adalah dengan melakukan pengukuran pada kaki vcc (B+) IC Vertikal. Jika pada multitester menunjukkan nilai 24 VDC, berarti IC dalam kondisi yang baik. Sebaliknya, jika tidak terdapat tegangan sama sekali, berarti kerusakan ada pada komponen ini.

Selanjutnya, lakukan pengukuran juga pada sumber tegangan yang menuju IC vertikal. Sumber tegangan yang dimaksud adalah dari FBT, tepatnya di kaki flyback 24 volt. Ketika B+ IC diukur tidak ada tegangan, ini menunjukkan ada komponen yang menuju B+ vertikal yang rusak.

Baca Juga :   Penyebab TV LED Berubah Warna Serta Cara Mengatasinya

Untuk menemukan komponen mana yang rusak, harus menelusuri seluruh komponen yang satu jalur dengan B+ IC. Biasanya, komponen yang sering mengalami kerusakan adalah resistor, sehingga perlu dilakukan penggantian dengan yang baru jika ternyata resistor yang mengalami kerusakan.

2. Solusi Kedua

Sebelum mengambil tindakan yang lebih drastis, sebaiknya lakukan terlebih dahulu pengecekan pada beberapa komponen yang sering menjadi penyebab masalah garis horizontal pada layar televisi. Komponen-komponen tersebut antara lain IC vertikal, Ocillator, IC Croma, dan beberapa komponen dekatnya.

Pada tahap awal, fokuskan pemeriksaan pada IC vertikal yang terletak dekat dengan flyback, IC Croma, dan regulator. Lakukan pengukuran pada kaki vcc (B+) IC Vertikal dengan menggunakan multitester untuk mengetahui kondisinya. Kemudian lakukan pemeriksaan pada sumber tegangan yang menuju IC vertikal dari FBT di kaki flyback 24 volt.

Jika belum menemukan masalah, langkah selanjutnya adalah memeriksa komponen Ocillator yang biasanya terletak dekat IC Croma. Pastikan tegangan IC Croma tidak lebih dari 16 VDC dan periksa juga apakah IC vertikal panas secara tidak wajar. Jika IC vertikal tidak menunjukkan nilai atau tanpa tegangan, maka cek juga komponen Ocillator vertikal out.

Namun, perlu diingat bahwa tidak hanya satu komponen yang menjadi penyebab garis horizontal pada layar televisi. Oleh karena itu, telusuri komponen satu per satu hingga menemukan akar masalahnya.

Baca Juga :

Penutup

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang beberapa penyebab TV LED bergaris pada semua merk dan beberapa cara mengatasinya yang dapat kalian lakukan. Penting untuk diingat bahwa TV LED yang bergaris bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari masalah pada kabel, panel layar, hingga masalah pada komponen internal lainnya.

Jika kalian mengalami masalah seperti ini, kalian dapat mencoba untuk mengidentifikasi penyebabnya terlebih dahulu sebelum mengambil langkah-langkah perbaikan. Jangan ragu untuk menghubungi teknisi profesional jika kalian kesulitan dalam menyelesaikan masalah ini.

Ingatlah bahwa dengan merawat TV LED kalian dengan baik dan menghindari faktor-faktor yang dapat menyebabkan kerusakan, kalian dapat memperpanjang umur TV LED kalian dan menghemat biaya perbaikan yang mahal di masa depan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kalian!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *