Arti Warna Kabel Dinamo Mesin Cuci

Arti Warna Kabel Dinamo Mesin Cuci Berbagai Merek

Posted on

Finoo.id – Arti Warna Kabel Dinamo Mesin Cuci Berbagai Merek. Setiap kabel dalam perangkat elektronik memiliki jenis dan fungsi yang berbeda-beda di dunia elektronik. Sebagai contoh, kabel mesin cuci yang terdiri dari beberapa warna memiliki arti warna yang berbeda-beda untuk setiap kabelnya.

Alasan utama mengapa warna kabel pada setiap komponen dibedakan adalah untuk memudahkan teknisi dalam mengidentifikasi jenis kabel yang digunakan. Hal ini memungkinkan teknisi untuk mengganti kabel yang putus atau rusak dengan kabel yang sesuai dengan jenisnya.

Apa Fungsi Kabel Dinamo Mesin Cuci?

Sebagai tambahan informasi, kabel dinamo pada mesin cuci memiliki beberapa fungsi yang berbeda sesuai dengan stkalianr pabrikannya. Fungsi utamanya adalah untuk menghubungkan dinamo mesin cuci dengan kapasitor. Jalur kabel ini sangat penting untuk penyediaan daya saat mesin dinyalakan atau dihidupkan.

Warna Kabel Mesin Cuci dan Artinya

Setiap produsen elektronik memiliki stkalianr penggunaan warna yang berbeda-beda tergantung pada negara di mana produk tersebut dibuat. Sebagai contoh, warna kabel mesin cuci Samsung buatan Korea tentu berbeda dengan warna kabel mesin cuci AQUA Sanyo yang berasal dari Jepang. Hal yang sama juga berlaku untuk produk lokal.

Perbedaan jenis warna pada kabel mesin cuci ini menjadi suatu masalah bagi para teknisi elektronik. Oleh karena itu, hal ini perlu diperhatikan secara detail agar tidak terjadi kesalahan dalam proses penyambungan.

Secara umum, warna kabel mesin cuci merek Panasonic, Sharp, Polytron, dan merek lain yang tersedia di pasaran adalah sebagai berikut:

Warna KabelFungsi Kabel
Kabel BiruMenghubungkan antara dinamo dengan sumber listrik AC yang melalui komponen sekering.
Kabel HitamMenghubungkan antara dinamo dengan kapasitor, tidak tersambung ke komponen lainnya.
Kabel MerahMenghubungkan antara dinamo dengan kapasitor sekaligus juga ke dalam rangkaian kabel timer.
Kabel KuningMenghubungkan antara dinamo dengan kapasitor sekaligus ke tombol ON/OFF atau tombol daya.
Baca Juga :   Skema Dinamo Mesin Cuci Front Loading Samsung

Informasi tambahan:

  1. Setiap produsen memiliki kebijakan sendiri dalam menentukan warna kabel pada mesin cucinya sehingga rincian yang telah disebutkan di atas mungkin tidak cocok dengan merek mesin cuci yang kalian miliki.
  2. Kebanyakan dinamo mesin cuci memiliki 3 jenis warna kabel yang berbeda-beda dalam fungsi. Namun, ada juga dinamo tipe internal yang memiliki 4 jenis fungsi kabel.
  3. Arti warna kabel dinamo mesin cuci dapat berbeda tergantung pada jenis mesin cuci yang kalian miliki.
  4. Mesin cuci 1 tabung dan 2 tabung tidak memiliki perbedaan yang signifikan, tetapi mesin cuci 2 tabung memiliki dinamo tambahan yaitu dinamo spin yang memiliki warna kabel yang berbeda lagi.
  5. Untuk mengetahui informasi secara lebih rinci, kalian dapat melihat diagram kawat (wiring) pada label mesin cuci.

Cara Mengetahui Arti Warna Kabel Mesin Cuci

Jika kalian ingin mengetahui arti warna kabel pada mesin cuci, ada beberapa langkah yang dapat dicoba. Berikut ini adalah beberapa langkahnya:

1. Cek Info Diagram Pada Mesin Cuci

Biasanya, setiap jenis mesin cuci memiliki gambar “diagram kawat” (wiring diagram) yang menjelaskan sistem kelistrikan dan jalur kabel yang dilewati oleh motor wash dan motor spin.

Contoh di atas menunjukkan bahwa kita dapat dengan mudah mengetahui warna kabel mesin cuci hanya dengan melihat gambar tersebut. Dari diagram kawat tersebut, kita dapat mengetahui bahwa:

  • Kabel berwarna biru: terhubung ke arus listrik AC yang melewati komponen FUSE.
  • Kabel berwarna merah: terhubung ke kapasitor serta ke kabel timer.
  • Kabel berwarna kuning: terhubung ke kapasitor saja, tanpa ke komponen lain.

2. Gunakan Alat Bantu Avometer

Avo meter atau multitester adalah alat yang digunakan untuk mengukur nilai tegangan, arus, dan hambatan listrik sekaligus. Bagi seorang teknisi, alat ini sangat berguna untuk menentukan arti warna kabel pada mesin cuci tanpa harus melihat diagram kelistrikan.

Berikut cara menggunakan avometer untuk menentukan kabel mesin cuci secara tepat:

  • Siapkan avometer digital atau analog.
  • Setel avometer ke angka 2000 Ω (biasanya tertulis 2K Ω).
  • Ukur masing-masing warna kabel (merah, hitam, biru, kuning).
  • Kabel dengan nilai Ω paling tinggi adalah kabel yang terhubung ke kapasitor.
  • Kabel dengan nilai Ω terendah adalah kabel yang terhubung ke listrik AC.
  • Sisanya adalah kabel yang terhubung ke kapasitor dan kabel arus listrik timer.
  • Setelah mengetahui jenis-jenis kabel yang tepat pada setiap warna, kalian dapat mencoba untuk menyambung dan memasangkannya sesuai dengan jenisnya masing-masing.
Baca Juga :   Skema Mesin Cuci Otomatis Dirubah Menjadi Manual Bagini Caranya

Cara Menyambung Kabel Dinamo Pengering Mesin Cuci Dengan Mudah

Pengenalan Komponen Secara Singkat dan Alat yang Dibutuhkan

Sebelum mulai menyambung kabel pada dinamo, kita harus memahami apa saja yang terdapat pada dinamo tersebut, seperti berapa jumlah kabel yang ada, warna kabel tersebut harus disambungkan ke mana, dan lain sebagainya.

Selain itu, kita juga perlu mengetahui berapa jumlah kaki pada kapasitor dan bagian mana yang harus disambungkan ke dinamo. Selanjutnya, kita juga perlu mengetahui alat-alat yang diperlukan untuk melakukan penyambungan kabel ini.

Berikut adalah pengenalan singkat terhadap alat yang akan digunakan.

1. Dinamo Pengering

Dalam dinamo pengering, terdapat 3 kabel yang harus disambungkan ke kapasitor, listrik AC, dan timer. Ketiga kabel ini memiliki warna yang berbeda-beda, seperti kombinasi merah, hitam, dan merah, atau kombinasi kuning, cokelat, dan sebagainya.

Untuk dinamo baru atau bekas, biasanya terdapat diagram yang menunjukkan arah kabel yang harus disambungkan. Namun, terkadang diagram tersebut tidak tersedia, sehingga kita harus menggunakan alat yang disebut Avometer multitester. Penjelasan mengenai cara menggunakan alat tersebut akan kami tuliskan di bawah.

2. Kapasitor

Kapasitor pada dinamo memiliki 2 kaki atau kabel yang harus disambungkan ke kabel dinamo.

Komponen Kapasitor pada mesin cuci ada dua jenis, yaitu yang memiliki 4 kabel dan yang memiliki 2 kabel. Komponen dengan 4 kabel berarti digunakan untuk motor wash dan pengering. Jika ingin memasangnya, kita harus mengetahui kabel mana yang harus disambungkan ke dinamo pengering dan kabel mana yang harus disambungkan ke dinamo wash.

Sementara itu, kapasitor yang memiliki 2 kabel dapat langsung disambungkan ke dinamo pengering.

Berikut ini adalah alat bantu yang dibutuhkan:

3. Avometer atau Multitester (optional)

Multitester sebenarnya adalah alat yang opsional, tetapi dibutuhkan jika diagram kelistrikan pada dinamo tidak tersedia, sehingga kita harus mencari kabel mana yang harus disambungkan ke dinamo, kapasitor, dan listrik AC.

Multitester tersedia dalam dua jenis, yaitu analog dan digital. Jika kalian pemula dan ingin mudah dibaca, sebaiknya pilih yang digital. Alat ini bisa dibeli di toko elektronik dengan harga sekitar 25.000 hingga 100.000 rupiah.

4. Isolasi Listrik

Isolasi listrik diperlukan untuk melindungi kabel yang terbuka. Saat menyambung kabel, kita hanya melilitkan antar kabel, sehingga bagian yang terbuka harus ditutup menggunakan isolasi ini..

Cara Menyambung Kabel Dinamo Pengering Mesin Cuci

1. Identifikasi Kabel Dinamo

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, dinamo memiliki 3 kabel dengan warna yang berbeda. Tugas pertama adalah mengidentifikasi jalur kabel tersebut secara benar agar sesuai dengan jalurnya. Dengan demikian, kita dapat menyambungkan kabel-kabel tersebut ke tempat yang tepat.

Baca Juga :   √ Apa itu Dinamo Sepeda Listrik? Fungsi, dan Jenisnya

2. Cara Menyambung Kabel Dinamo Pengering Dengan Diagram

Untuk kondisi pertama, kita perlu melihat diagram kelistrikan seperti pada gambar di bawah ini.

Perhatikan tkalian dan warna kabel pada diagram tersebut. Berdasarkan diagram tersebut, kita dapat mengetahui bahwa:

  • Kabel biru disambungkan ke arus listrik.
  • Kabel kuning disambungkan ke kapasitor saja.
  • Kabel merah disambungkan ke kapasitor dan kabel timer.

Alurnya seperti ini:

  • Sambungkan salah satu kabel AC atau kabel listrik (yang akan dihubungkan ke sumber listrik) ke kabel dinamo warna biru dan satu lagi ke kabel timer (timer/spin memiliki 2 kabel).
  • Kabel kuning disambungkan ke kapasitor saja.
  • Kabel merah disambungkan ke kapasitor dan juga disambungkan ke kabel timer yang satu lagi (ingat, kabel timer memiliki 2 kabel).

Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat diagram kelistrikan di bawah ini:

Jika kabel sudah disambungkan seperti ini, maka pengering mesin cuci sudah bisa digunakan kembali.

Artikel Terkait :

Kesimpulan

Ketika kalian membuka mesin cuci kalian, kalian mungkin pernah memperhatikan warna-warna kabel yang terhubung ke dinamo. Ternyata, setiap warna kabel memiliki arti dan fungsi tertentu dalam menjalankan mesin cuci.

Warna kabel merah biasanya digunakan sebagai kabel fase atau kabel arus listrik utama yang memberikan daya ke mesin cuci. Sedangkan warna kabel hitam biasanya digunakan sebagai kabel netral yang berfungsi untuk mengembalikan arus listrik ke sumber daya.

Selain itu, ada juga warna kabel hijau-kuning yang digunakan sebagai kabel grounding untuk menghindari terjadinya korsleting listrik dan melindungi pengguna dari bahaya listrik.

Dalam menjalankan mesin cuci, memahami arti warna kabel sangat penting untuk memastikan mesin cuci berfungsi dengan aman dan maksimal. Jadi, pastikan kalian selalu memeriksa kabel-kabel tersebut ketika melakukan perbaikan atau perawatan pada mesin cuci kalian.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahs tentang Arti Warna Kabel Dinamo Mesin Cuci Berbagai Merek. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *