Ukuran Paving Block

√ Ukuran Paving Block Untuk Halaman Rumah dan Tips Memilihnya

Posted on

Finoo.id – √ Ukuran Paving Block Untuk Halaman Rumah dan Tips Memilihnya. Paving block, atau yang sering disebut conblock, merupakan bahan lantai outdoor yang terdiri dari campuran beton atau tanah liat. Seperti lantai dalam rumah, paving block juga memiliki beragam ukuran yang dapat ditemukan. Setiap ukuran memiliki keunggulan tersendiri dan disarankan untuk berbagai bagian rumah. Temukan informasi lebih lanjut tentang jenis dan ukuran paving block untuk kebutuhan rumah kalian di bawah ini.

Tips Memilih Ukuran Paving Block yang Tepat

Menentukan ukuran yang pas untuk paving block dapat memengaruhi banyak hal. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu kalian dalam memilih ukuran yang sesuai.

1. Luas area yang akan dipasang

Ketika memilih ukuran paving block, hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah luas area tempat pemasangan. Semakin luas area tersebut, semakin besar dimensi paving block yang diperlukan. Dengan memilih paving block yang berukuran besar, kalian dapat mengurangi jumlah sambungan antarblok, sehingga menciptakan tampilan yang lebih bersatu dan estetis.

2. Fungsi dari area

Selain luas area, penting juga untuk mempertimbangkan fungsi dari area yang akan dipasangi paving block. Misalnya, jika area tersebut digunakan hanya untuk lalu lintas pejalan kaki, paving block dengan ketebalan sekitar 4 cm sudah cukup memadai. Namun, jika area tersebut akan digunakan sebagai tempat parkir untuk mobil atau motor, maka kalian perlu memilih paving block dengan ketebalan yang lebih besar, kisaran 6 hingga 8 cm. Hal ini akan memastikan bahwa paving block dapat menahan beban yang lebih berat dan lebih tahan terhadap tekanan yang berulang dari kendaraan. Dengan memilih ketebalan yang sesuai dengan fungsi area, kalian dapat memastikan keamanan dan ketahanan paving block dalam jangka waktu yang lebih lama.

3. Tata letak dan gaya

Ukuran paving block juga harus disesuaikan dengan tata letak dan gaya desain rumah atau area outdoor yang akan dipasangi. Pemilihan ukuran paving block yang lebih kecil seringkali cocok untuk rumah dengan gaya konvensional atau klasik. Di sisi lain, untuk menciptakan kesan yang lebih modern dan luas, paving block dengan ukuran yang lebih besar dapat menjadi pilihan yang tepat. Penggunaan paving block berukuran besar memberikan kesan ruang terbuka yang lebih luas dan menghasilkan estetika yang lebih kontemporer.

4. Total anggaran

Selain itu, penting juga untuk mempertimbangkan total anggaran yang tersedia. Harga paving block dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan jenisnya. Oleh karena itu, perlu dilakukan perhitungan yang matang agar memilih ukuran yang tepat sesuai dengan anggaran yang dimiliki. Pastikan bahwa pemilihan ukuran paving block tidak melebihi anggaran pembangunan rumah yang telah ditetapkan, sehingga proyek pembangunan dapat tetap berjalan sesuai rencana tanpa mengalami kenaikan biaya yang tidak terduga. Dengan melakukan perhitungan yang cermat, kalian dapat menghindari risiko pembengkakan anggaran dan memastikan kelancaran proyek pembangunan.

Ukuran Paving Block Berdasarkan jenisnya

Untuk diketahui, bentuk paving block memiliki variasi yang cukup banyak dan tentu saja, hal ini memengaruhi ukurannya. Berikut adalah penjelasan mengenai ukuran paving block berdasarkan jenisnya masing-masing.

1. Ukuran paving block persegi panjang

Paving block persegi panjang atau yang sering disebut sebagai paving block bata, merupakan jenis yang paling umum digunakan. Bentuknya mirip dengan batu bata konvensional yang sering digunakan dalam pembangunan rumah. Paving block ini sangat fleksibel digunakan baik untuk keperluan rumah tangga maupun untuk fasilitas umum.

Baca Juga :   √ Harga Borongan Konstruksi Baja WF Terbaru Per KG & Per Meter

Ukuran stkalianr dari jenis paving block ini biasanya adalah 21 x 10,5 cm. Namun, beberapa toko material juga menyediakan ukuran alternatif seperti 20 x 10 cm. Ketebalan paving block bata biasanya tersedia dalam variasi 6 cm, 8 cm, dan 10 cm, memberikan fleksibilitas dalam penggunaannya sesuai dengan kebutuhan konstruksi.

2. Ukuran paving block cacing

Paving block cacing mendapat namanya karena memiliki bentuk zig-zag yang menyerupai cacing. Jenis paving block ini juga populer di kalangan banyak orang karena mudah dipasang dan memiliki kekuatan yang cukup baik. Bahkan, sebagian orang berpendapat bahwa paving block cacing memiliki kekuatan yang lebih tinggi daripada paving block bata.

Ukuran stkalianr yang umum ditemui untuk paving block cacing adalah 21 x 10,5 cm dengan ketebalan 6 cm dan 8 cm. Penggunaan paving block ini juga dapat menghemat biaya karena kebutuhannya yang lebih sedikit dibandingkan dengan paving block bata.

3. Ukuran paving block trihex

Paving block trihex sering digunakan untuk pembuatan trotoar atau jalur setapak. Bentuknya yang tersusun dari tiga segi enam membuatnya menjadi lebih kokoh dalam menanggung beban. Selain itu, paving block trihex juga cocok untuk penggunaan di teras rumah atau area parkir mobil.

Ukuran stkalianr yang biasanya tersedia di pasaran adalah 10,5 x 10,5 cm. Untuk ketebalannya, paving block trihex juga tersedia dalam variasi 6 cm, 8 cm, dan 10 cm, memberikan fleksibilitas dalam pemilihan sesuai dengan kebutuhan proyek konstruksi.

4. Ukuran paving block hexagon

Paving block dengan bentuk segi enam atau hexagon terkenal karena kemudahannya dalam pemasangan, sehingga sering dipilih untuk area dengan luas yang cukup besar. Bentuk conblock yang segi enam ini juga sering digunakan untuk trotoar di jalanan, terutama di area yang ramai.

Paving block hexagon biasanya tersedia dalam ukuran stkalianr 21 x 10,5 cm dengan ketebalan 6 cm dan 8 cm. Banyak yang memilih jenis ini karena selain mudah dipasang, juga memberikan sentuhan estetika yang indah pada jalanan. Selain itu, tersedia dalam berbagai pilihan warna seperti abu-abu, merah, dan hitam, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan desain dan gaya.

5. Ukuran paving block kotak

Paving block kotak, atau sering juga disebut sebagai ubin kecil, merupakan bentuk yang sederhana namun cukup kuat untuk menahan beban berat seperti mobil. Ukurannya yang kecil, 10,5 x 10,5 cm, membuatnya menjadi pilihan yang cocok untuk memberikan sentuhan modern dan indah pada area tertentu.

Mengingat ukurannya yang kecil, diperlukan sekitar 88 paving block kotak untuk menutupi area 1 x 1 meter persegi. Namun, penggunaan paving block kotak dapat menciptakan tampilan yang menarik dan estetis.

6. Ukuran paving block ubin besar

Bagi mereka yang memiliki rumah dengan gaya minimalis, paving block ubin besar bisa menjadi pilihan yang tepat. Jenis paving block ini juga dikenal dengan sebutan fullpave karena ukurannya yang dua kali lebih besar dari paving block kotak.

Ukuran stkalianr paving block kotak besar adalah 21 x 21 cm. Dengan ukuran ini, kalian hanya membutuhkan sekitar 22 buah paving block untuk menutupi area seluas 1 meter persegi. Pilihan ini memberikan kesan yang lebih luas dan modern pada area yang dipasanginya.

7. Ukuran paving block topi

Salah satu bentuk paving block yang cukup unik adalah yang menyerupai topi uskup. Jenis ini biasanya digunakan untuk menutupi bagian sisi-sisi area halaman. Penggunaan paving block berbentuk topi ini juga bisa memberikan aksen menarik di bagian taman rumah atau digunakan sebagai pembatas tanaman.

Paving block berbentuk topi biasanya memiliki panjang sekitar 30 cm dengan pilihan ketebalan hingga 8 cm. Karena ukurannya yang cukup besar, biasanya hanya diperlukan 3 hingga 4 buah paving block saja untuk menutupi area seluas 1 meter persegi.

Baca Juga :   √ Apa Itu Angkur? Fungsi, Jenis dan Cara Memasangnya

8. Ukuran paving block set

Beberapa toko bangunan menyediakan pilihan paving block dalam bentuk set, yang merupakan kombinasi dari beberapa ubin yang sudah dibentuk. Jenis ini memberikan fleksibilitas dengan pilihan hingga 2 hingga 3 warna berbeda dalam setiap setnya. Tujuan utamanya tentu saja untuk meningkatkan nilai estetika setelah dipasang.

Terdapat beberapa jenis ukuran paving block dalam set, mulai dari yang berukuran 21 x 21 cm hingga yang berukuran 10,5 x 10,5 cm. Menggabungkan berbagai ukuran ini bisa menciptakan nuansa yang berbeda di halaman atau taman rumah.

9. Ukuran paving block rumput

Paving block rumput, atau yang sering disebut sebagai grass block, memiliki bentuk berlubang yang dirancang khusus untuk pertumbuhan rumput di tengahnya. Jenis paving block ini umumnya digunakan di taman atau area parkir mobil untuk menciptakan kesan hijau. Banyak pihak yang mengklaim bahwa grass block lebih tahan lama karena memiliki rongga di tengahnya yang memungkinkan pertumbuhan tanaman.

Ada dua jenis paving block rumput yang dibedakan berdasarkan jumlah lubangnya. Untuk yang memiliki 5 lubang, ukurannya biasanya sekitar 40 x 40 cm dengan ketebalan 8 cm. Sedangkan yang memiliki 8 lubang, ukurannya sekitar 45 x 30 cm dengan ketebalan 6 cm atau 8 cm.

Tips Merawat Paving Block Agar Tetap Awet

Seperti halnya komponen bangunan lainnya, paving block juga membutuhkan perawatan yang tepat untuk mencegah kerusakan yang cepat. Apakah kalian menggunakan paving block untuk halaman depan, taman, atau jalan masuk rumah, tentu kalian ingin memastikan bahwa keindahan eksterior rumah kalian tetap terjaga bertahun-tahun ke depan. Oleh karena itu, penting untuk mempelajari cara merawat paving block dengan baik agar tetap kokoh dan awet dalam jangka waktu yang panjang.

Perawatan Reguler

Tidak peduli seberapa baik pemasangannya dilakukan, tanpa perawatan rutin, paving block rentan terhadap penumpukan debu dan kotoran. Akibatnya, dengan cepat rumput liar dan lumut dapat tumbuh di permukaannya secara alami. Untuk menghindari hal ini, ada beberapa tips perawatan paving block yang bisa kalian ikuti:

  1. Perawatan Harian: Lakukan penyapuan harian menggunakan sapu lidi untuk menghilangkan daun, ranting pohon, atau sampah lainnya yang menumpuk di atas paving block. Ini akan membantu mencegah penumpukan debu dan kotoran.
  2. Membersihkan Kotoran Tertentu: Jika ada noda atau kotoran tertentu yang menempel pada permukaan paving block, gunakan sikat berbulu kaku dan air yang dicampur dengan detergen untuk membersihkannya. Gosoklah dengan lembut untuk menghilangkan kotoran tanpa merusak paving block.
  3. Cabut Rumput Liar: Segera cabut rumput liar yang tumbuh di sela-sela paving. Rumput liar yang dibiarkan tumbuh tak terkendali dapat menyebabkan retak pada paving block.
  4. Isi Kembali Sela-Sela: Pastikan untuk mengisi kembali sela-sela paving block dengan pasir setelah proses pembersihan selesai. Pasir tersebut akan membantu mencegah tumbuhnya rumput liar dan menjaga kekokohan paving block.
  5. Hindari Penggunaan Cairan Pembersih Kimia Berbasis Asam: Sebaiknya hindari penggunaan cairan pembersih kimia berbasis asam, kecuali benar-benar diperlukan. Cairan pembersih seperti ini dapat merusak permukaan paving block dan mengganggu pigmentasinya secara permanen. Lebih baik menggunakan metode pembersihan yang lebih aman dan ramah lingkungan.

Perawatan Khusus

Ada kalanya, beberapa jenis kotoran pada paving block tidak dapat dihilangkan hanya dengan perawatan reguler. Dalam beberapa situasi, kalian mungkin memerlukan teknik perawatan khusus untuk menghilangkan noda-noda tertentu yang melekat pada paving block kalian.

1. Rumput

Rumput sering kali tumbuh di sela-sela paving block. Meskipun perawatan reguler yang telah disebutkan sebelumnya dapat membantu mengendalikan pertumbuhan rumput, pada beberapa kasus yang lebih parah, kalian mungkin memerlukan pendekatan yang lebih kuat. Salah satu metode yang efektif adalah dengan menyiram area yang terkena rumput liar dengan cuka atau cairan pemutih. Ini dapat membantu menghentikan pertumbuhan rumput liar tanpa merusak paving block. Namun, pastikan untuk mengulangi proses ini secara teratur untuk memastikan kebersihan sela-sela paving block.

2. Lumut

Daerah yang lembab dan teduh cenderung menjadi tempat yang ideal bagi pertumbuhan lumut. Untungnya, cara penanganan lumut hampir mirip dengan cara menangani rumput liar. kalian dapat menggunakan cuka atau cairan pemutih untuk membersihkan area yang terkena lumut. Namun, kalian mungkin perlu menggosok permukaan paving block dengan lebih keras untuk menghilangkan lumut yang menempel. Untuk mencegah pertumbuhan lumut yang lebih lanjut, disarankan untuk melakukan perawatan ini secara berkala, misalnya setiap beberapa bulan sekali. Dengan demikian, kalian dapat menjaga paving block kalian tetap bersih dan bebas dari pertumbuhan lumut yang tidak diinginkan.

Baca Juga :   √ Apa Itu Conblock? Jenis, Kelebihan dan Kekuranganya

3. Minyak

Tumpahan minyak dapat dengan cepat menyerap ke dalam material paving block, sehingga penting untuk menanganinya secepat mungkin. Langkah pertama adalah menyerap minyak menggunakan handuk atau kain yang kering untuk mengurangi penyerapan lebih lanjut. Setelah itu, kalian dapat membersihkan area yang terkena dengan menggunakan air sabun, lalu bilas dengan air panas. Proses ini dapat diulangi beberapa kali sampai paving block terlihat bersih dan bebas dari noda minyak.

4. Goresan Ban

Noda goresan ban sering kali ditemui pada paving block yang sering digunakan di halaman rumah atau lahan parkir. Meskipun secara alami noda ini akan menghilang seiring waktu melalui proses pelapukan, namun menggosoknya dengan air sabun dan air panas secara berkala dapat membantu mempercepat proses ini. Dengan membersihkan area yang terkena secara teratur, kalian dapat membantu mempertahankan keindahan dan kebersihan paving block kalian.

5. Noda Karat

Noda karat biasanya muncul akibat rembesan air kotor yang telah teroksidasi oleh oksida besi. Dibandingkan dengan noda lainnya, noda karat merupakan yang paling sulit untuk dihilangkan. Untuk mengatasinya, diperlukan penggunaan cairan kimia khusus berupa larutan asam klorida. Namun, penggunaan cairan ini harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak berlebihan agar tidak merusak warna dan permukaan paving.

Seiring berjalannya waktu, bahkan paving block terbaik yang dipasang dengan sempurna pun akan mengalami penurunan tampilan dan kinerja jika tidak dirawat dengan baik. Namun, tidak perlu khawatir, karena dengan melakukan usaha dan perawatan reguler yang relatif sederhana seperti yang telah disebutkan sebelumnya, umumnya kalian dapat menjaga paving block pada eksterior rumah kalian tetap terlihat bagus dan dalam kondisi optimal hingga puluhan tahun ke depan.

BACA JUGA :

Penutup

Dalam merencanakan proyek luar ruangan seperti halaman depan, taman, atau jalan masuk rumah, pemilihan ukuran paving block memainkan peran penting dalam mencapai hasil akhir yang memuaskan.

Dari paving block persegi panjang yang serbaguna hingga paving block hexagon yang unik, setiap ukuran memiliki karakteristik dan kegunaannya sendiri.

Dengan memperhatikan luas area yang akan dipasangi, fungsi dari area tersebut, dan gaya desain yang diinginkan, kalian dapat menentukan ukuran paving block yang tepat untuk memenuhi kebutuhan proyek kalian.

Selain itu, perawatan rutin juga merupakan kunci untuk menjaga keindahan dan kekokohan paving block kalian selama bertahun-tahun.

Saat kalian memilih ukuran paving block yang sesuai dan merawatnya dengan baik, kalian tidak hanya memastikan tampilan estetis yang indah, tetapi juga kekalianlan konstruksi yang tahan lama.

Dengan demikian, pastikan untuk melakukan penelitian yang cermat dan konsultasi dengan profesional jika diperlukan agar proyek eksterior kalian dapat berlangsung dengan lancar dan menghasilkan hasil yang memuaskan.

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang √ Ukuran Paving Block Untuk Halaman Rumah dan Tips Memilihnya. Semoga artikel kami dapat bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *