Cara Cek Dinamo Mesin Cuci

Cara Cek Dinamo Mesin Cuci Dengan Multitester Paling Mudah

Posted on

Finoo.id – Cara Cek Dinamo Mesin Cuci Dengan Multitester Paling Mudah. Dinamo merupakan komponen esensial dalam mesin cuci yang memungkinkan perangkat elektronik tersebut beroperasi secara normal dan berfungsi dengan optimal. Namun, komponen ini tentu saja tidak luput dari kerusakan, sehingga kalian perlu mengetahui cara memeriksa dinamo mesin cuci.

Kerusakan pada komponen dinamo tidak hanya berpengaruh pada proses pencucian, tetapi juga dapat mempengaruhi komponen mesin lainnya. Jika dibiarkan, hal ini akan menghambat kinerja mesin cuci, sehingga perangkat tersebut akan mudah mengalami kerusakan dan tidak dapat beroperasi dengan normal.

Pengertian Dinamo Mesin Cuci

Dinamo pada mesin cuci merupakan komponen yang sangat penting, yang berperan dalam mengkonversi energi listrik menjadi energi kinetik.

Fungsi dinamo dalam mesin cuci adalah menggerakkan tabung pengering serta pulsator, sehingga mesin cuci mampu berputar dan bekerja, baik saat mencuci pakaian maupun selama proses pengeringan.

Tanpa keberadaan dinamo, mesin cuci tidak akan bisa berfungsi. Jadi, peranan dinamo ini sangat krusial bagi kinerja mesin cuci.

Fungsi Dinamo Mesin Cuci

Dinamo dalam mesin cuci adalah komponen yang bertugas mengkonversi energi listrik menjadi energi kinetik.

Fungsi dinamo pada mesin cuci tidak terbatas pada proses pencucian saja, melainkan juga sangat diperlukan saat proses pengeringan pakaian.

Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai hal tersebut.

1. Untuk Mencuci Pakaian

Fungsi dinamo pada mesin cuci adalah sebagai penggerak mesin yang bekerja pada tabung pencucian pakaian.

Baca Juga :   √ Apa itu Dinamo Sepeda Listrik? Fungsi, dan Jenisnya

Dalam rangka mencuci pakaian, dinamo dirancang untuk memiliki putaran mesin yang kuat. Tujuannya adalah untuk dapat mengaduk pakaian dengan tenaga yang besar.

2. Untuk Mengeringkan Pakaian

Tak hanya berfungsi pada proses pencucian, dinamo juga digunakan saat proses pengeringan.

Dalam proses pengeringan, dinamo didesain untuk menghasilkan putaran yang cepat. Hal ini bertujuan agar pakaian dapat mengering lebih cepat.

Bagaimana Cara Tes Dinamo Mesin Cuci?

Sebagai informasi, dinamo adalah komponen krusial dalam mesin cuci, karena memungkinkan perangkat elektronik tersebut bergerak secara normal dan berfungsi dengan baik. Namun, tentu saja komponen ini tidak terhindar dari kerusakan, sehingga kalian perlu mengetahui cara memeriksa dinamo pengering mesin cuci. Jika kerusakan pada dinamo dibiarkan tanpa penanganan, komponen mesin lainnya dapat terpengaruh dan mengganggu operasional mesin cuci.

Oleh karena itu, kalian bisa memeriksa dinamo mesin cuci dengan dua cara mudah, yaitu menggunakan multitester digital atau AVOmeter. Langkah-langkah pengecekan dinamo mesin cuci dapat kalian simak pada penjelasan berikut.

1. Bagaimana Cara Cek Dinamo Mesin Cuci dengan Multitester Digital?

Oleh karena itu, perlu dilakukan cara pengecekan yang mudah, salah satunya dengan menggunakan alat yang disebut multimeter. Alat yang kadang juga dikenal sebagai avometer ini bisa digunakan untuk memeriksa apakah kondisi dinamo masih baik atau menunjukkan kelemahan dan memerlukan perbaikan.

Seperti yang kita ketahui, dinamo umumnya terdiri dari tiga jenis, yaitu dinamo kapasitor, dinamo universal, dan dinamo shaded pole. Mesin cuci biasanya menggunakan dinamo kapasitor dengan beberapa kabel keluar. Dinamo ini terkadang berisiko konslet karena adanya hubungan arus pendek di dalamnya.

Itulah sebabnya, banyak teknisi mengukur ketiga kabel keluaran tersebut satu per satu dengan multimeter. Misalkan 3 kabel tersebut berwarna merah, kuning, dan biru. Cara pengukuran kurang lebih adalah sebagai berikut:

Baca Juga :   Penyebab Dinamo Mesin Cuci Cepat Panas dan Kurang Bertenaga

  • Pertama, lepaskan kabel dari kapasitor. Hal ini bertujuan agar arus dari kapasitor tidak menyebabkan hasil pengukuran yang salah.
  • Siapkan avometer atau multimeter yang berfungsi dengan normal.
  • Pertama, ukur resistensi kabel biru dan merah. Misalkan hasil pengukuran menunjukkan angka 80 ohm.
  • Selanjutnya, ukur resistensi kabel biru dan kuning. Contohnya, hasil pengukuran kabel tersebut menunjukkan angka 100 ohm.
  • Lakukan hal yang sama pada kabel merah dan kuning. Jika angka pada avometer menunjukkan angka 80 + 100 = 180 ohm, maka dapat disimpulkan bahwa dinamo tersebut masih dalam kondisi baik.

2. Cara Cek Dinamo Pengering Mesin Cuci dengan AVOmeter

Selain memeriksa dinamo pada mesin cuci menggunakan multitester digital, kalian juga bisa memakai alat lain yang disebut AVOmeter. Cara pengecekannya hampir sama dengan menggunakan multitester digital, yaitu sebagai berikut.

  • Siapkan alat AVOmeter, lalu atur untuk pengukuran Ohm.
  • Kemudian, kalibrasikan jarum pengukur dan sambungkan dua jarum pada masing-masing kabel. Jika kalibrasi tidak terlalu jauh, maka ada resistensi dan dinamo dalam keadaan baik.
  • Selanjutnya, pindahkan satu jarum ke kabel yang belum diukur, sementara jarum yang lain tetap pada kabel yang sama.
  • Periksa kembali, dan jika ada resistensi, maka kondisi dinamo baik.
  • Setelah mengukur antar kabel, ukur kabel dengan bodi untuk mengetahui apakah ada arus yang bocor.
  • Jika kalian menemukan resistensi, itu menkaliankan ada arus bocor pada bodi mesin cuci, yang merupakan masalah. Sementara jika tidak ada resistensi, kondisinya masih baik.
  • Setelah pengecekan selesai, kalian juga perlu memeriksa kapasitor untuk memastikan kondisinya baik dan berfungsi dengan normal.

Kendala Cara Mengecek Dinamo dengan Multitester dan Langkah Perbaikannya

Memeriksa dinamo pada mesin cuci memang bisa dilakukan secara langsung dengan alat ukur multimeter. Namun, beberapa orang mengalami kendala dalam pengukuran ini karena hasil yang berbeda. Misalnya, pengukuran kabel biru dan merah menghasilkan angka 80 ohm, maka angka tersebut seharusnya juga berlaku pada pengukuran kabel biru dan kuning, yaitu sama-sama 80 ohm.

Baca Juga :   Ciri Ciri Dinamo Pengering Mesin Cuci Rusak & Penyebab

Jika keduanya menunjukkan angka yang sama, dapat dikatakan dinamo tersebut masih dalam kondisi baik. Tetapi jika tidak, tentu menjadi pertanyaan, sehingga dinamo tersebut kemungkinan sudah rusak dan tidak dapat digunakan lagi.

Selain cara memeriksa dinamo mesin cuci menggunakan multimeter, kalian juga bisa melihat secara langsung apakah ada masalah pada dinamo tersebut. Jika ada kabel yang putus atau penampakan fisik dinamo yang kurang bagus, tentu bisa dijadikan tolak ukur apakah dinamo tersebut masih berfungsi dengan normal atau tidak, sehingga diperlukan tindakan.

Perbaikan bisa dilakukan dengan menyambungkan kabel lilitan yang terputus. Namun, cara ini cukup berisiko jika kalian tidak mengetahui langkah-langkah penyambungan yang benar. Cara alternatif adalah mengganti dinamo yang rusak dengan yang baru, tetapi pastikan kembali bahwa kalian dapat melakukan pemasangan secara tepat.

Artikel Terkait :

Penutup

Demikianlah artikel finoo.id yang membahas tentang cara cek dinamo mesin cuci dengan multitester yang dapat dilakukan dengan mudah.

Jangan lupa untuk selalu berhati-hati dan memastikan mesin dalam keadaan mati sebelum memulai pemeriksaan.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian yang ingin melakukan perbaikan sendiri pada mesin cuci. Terima kasih telah membaca!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *